• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

Workshop Pembuatan Alat Permainan Edukatif Dalam Rangka Meningkatkan Keterampilan Kegiatan Belajar Mengajar Taman Kanak Kanak di Kota Malang

PDF  Array Cetak Array
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Oleh Usep Kustiawan   

Workshop Pembuatan Alat  Permainan Edukatif Dalam Rangka Meningkatkan Keterampilan Kegiatan  Belajar Mengajar Taman Kanak Kanak di Kota Malang

 Usep Kustiawan*

Pengalaman pada masa anak usia dini memiliki peran yang sangat penting dalam keseluruhan proses perkembangan aspek-aspek kepribadian pada masa-masa selanjutnya.  Program pendidikan anak usia dini sebaiknya memberikan stimulus untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak sebelum memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti sekolah dasar dan seterusnya. Manusia pada dasarnya adalah mahluk belajar, oleh karenanya tidak perlu memaksa anak untuk belajar. Tugas pendidik adalah membawa sebanyak mungkin pengetahuan di dunia ini ke dalam lingkungan kegiatan anak yang dapat memberikan pengalaman belajar  baik di dalam maupun di luar kelas. Salah satu cara yang bisa dilakukan pendidik untuk menunjang proses belajar yang wajar bagi anak adalah menyediakan media belajar dan bermain , karena kegiatan belajar anak usia dini dilakukan melalui kegiatan bermain.


Guru sebagai tenaga pendidik profesional di lingkungan lembaga pendidikan formal pada saat ini peranannya tidak hanya sebagai tenaga pengajar tetapi harus mampu membelajarkan anak. Guru harus mampu melaksanakan kegiatan instruksional atau pembelajaran yaitu kegiatan mengatur atau mengelola informasi dan lingkungan untuk memfasilitasi kegiatan belajar anak. Guru profesional di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini harus mampu melakukan kegiatan pembelajaran secara efektif dan efisien. Salah satu kompetensi guru profesional adalah harus mampu mengelola sistem pembelajaran yang meliputi komponen-komponen: tujuan pembelajaran, bahan pembelajaran, anak yang belajar, model dan metode pembelajaran, sumber belajar dan media pembelajaran, serta evaluasi proses dan hasil belajar.


Sejalan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni (IPTEKS) saat ini proses pembelajaran  tidak cukup dengan memanfaatkan sumber belajar dan media pembelajaran sederhana seperti sketsa, gambar, papan, buku, dan lain-lain yang bersifat visual dan konvensional, tetapi  diperkaya dengan  media elektronis yang bersifat audio-visual  dan modern seperti radio tape recorder, televisi, VCD DVD, vido game, komputer, laptop, hand phone dengan  memanfaatkan fasilitas internet. Guru profesional dituntut harus mampu memilih dan memilah serta memanfaatkan berbagai sumber belajar dan media pembelajaran yang ada di sekitarnya. Untuk memenuhi tuntutan tersebut dalam buku ini secara garis besar dipaparkan  tentang: arti, posisi, fungsi, kemampuan, landasan penggunaan, klasifikasi sumber belajar dan media pembelajaran;  jenis,  karakteristik, cara membuat dan memanfaatkan  media pembelajaran sederhana serta alat permainan, yang dilengkapi dengan latihan pengembangan desain media pembelajaran.
 

* Ketua Pelaksana Laporan Pengabdian kepada Masyarakat.


Download daftar isi laporan pengabdian diatas.

 

 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno