Index Jurnal

UPT Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang
http://library.um.ac.id

PROF.DR. KOESNADI HARDASOEMANTRI, SH.ML: PELESTARIAN BUDAYA

Hisbaron Muryantoro

INDEX JURNAL

     
  Prof.Dr. Koesnadi Hardasoemantri, SH.ML: Pelestarian budaya
    Hisbaron Muryantoro
    Jantra: Jurnal Sejarah dan Budaya. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta.
     
    Subyek : KOESNADI HARDJASOEMANTRI (PROF.DR) - BIOGRAFI
     
    Label bendel : Prof. Koesnadi adalah sosok intelektual yang sangat peduli terhadap kebudayaannya sendiri. Meski kepakarannya dibidang hukum lingkungan, tatapi ia secara terus-menerus mensosialisasikan keberadaan kebudayaan Indonesia pada umumnya dan seni trasi seperti pencak silat dan obat-obatan tradisional. Bahkan mengenai pencak silat dan obat-obatan tradisional dikajinya secara ilmiah lewat lembaga-lembaga penelitian yang ada di UGM. Benda-benda budaya yang ada di luar negeri telah dapat dikembalikan ke tanah air. Berkat usahanya ketika ia menjadi Atase Kebudayaan di Negeri Belanda. Sebelum Prof. Koesnadi meninggal dunia ia berpesan bahsa sudah saatnya para ahli dari berbagai disiplin ilmu untuk memperhatikan keberadaan kebudayaan Indonesia, khususnya seni pertunjukan tradisional. Ia memperkenalkan wayang kulit pada generasi muda, khususnya para mahasiswa. Dalam bidang olahraga seperti pencak silat dan pengkajian tentang obat-obatan tradisional. Sudah barang tentu gerak langkah dan aktivitas Prof. Koesnadi perlu di teladani.
     

Abstrak/anotasi :

Prof. Koesnadi adalah sosok intelektual yang sangat peduli terhadap kebudayaannya sendiri. Meski kepakarannya dibidang hukum lingkungan, tatapi ia secara terus-menerus mensosialisasikan keberadaan kebudayaan Indonesia pada umumnya dan seni trasi seperti pencak silat dan obat-obatan tradisional. Bahkan mengenai pencak silat dan obat-obatan tradisional dikajinya secara ilmiah lewat lembaga-lembaga penelitian yang ada di UGM. Benda-benda budaya yang ada di luar negeri telah dapat dikembalikan ke tanah air. Berkat usahanya ketika ia menjadi Atase Kebudayaan di Negeri Belanda. Sebelum Prof. Koesnadi meninggal dunia ia berpesan bahsa sudah saatnya para ahli dari berbagai disiplin ilmu untuk memperhatikan keberadaan kebudayaan Indonesia, khususnya seni pertunjukan tradisional. Ia memperkenalkan wayang kulit pada generasi muda, khususnya para mahasiswa. Dalam bidang olahraga seperti pencak silat dan pengkajian tentang obat-obatan tradisional. Sudah barang tentu gerak langkah dan aktivitas Prof. Koesnadi perlu di teladani.










<< Prev | Next >>