Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan metode pembelajaran problem solving dan problem posing untuk meningkatkan prestasi belajar mata diklat berkerjasama dengan kolega dan pelanggan : studi pada siswa SMK Bisnis dan Manajemen Ardjuna 02 Malang oleh oleh Rahma Bariroh
PenulisRahma Bariroh
Pembimbing1. SAPIR ; 2. DJOKO DWI K.
PenerbitanSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, S1 Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran,. 2007
Subyek1. KOMUNIKASI DALAM BISNIS
2. MANAJEMEN KANTOR
LabelRs 651.7 RAH p
Abstrak

Di sekolah dasar, keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan yang ditekankan pembinaannya di samping membaca dan berhitung. Keterampilan menulis cerita pendek (cerpen) penting bagi siswa sekolah dasar karena cerpen dapat dijadikan sebagai sarana untuk berimajinasi dan menuangkan ide. Dari hasil observasi yang diadakan di SD Negeri Pasirian 3 Lumajang pada tanggal 30 Oktober 2007, ditemukan bahwa guru masih menggunakan teknik pembelajaran yang lama. Guru hanya memberi tugas kepada siswa untuk menulis cerita berdasarkan tema yang telah ditentukan tanpa membimbing siswa selama proses menulis. Dengan pembelajaran seperti itu, siswa tampak kurang motivasi dan kurang aktif. Selain itu, keterampilan siswa dalam menulis cerpen masih rendah sehingga perlu dilatih dan ditingkatkan.

Kondisi tersebut bisa diatasi bila guru mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah merencanakan metode pembelajaran yang menarik. Berdasarkan pertimbangan tersebut, penulis berusaha untuk memberikan alternatif metode pembelajaran menulis yang kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan media gambar, yaitu metode Belanja Gambar Berangkai. Metode pembelajaran tersebut dikembangkan dari metode inquiry (menemukan sendiri) dengan menggunakan media gambar. Ide ini diperkuat oleh pendapat Latuheru (1988:43) yang mengatakan bahwa media gambar dapat dengan mudah merangsang seseorang untuk mengeluarkan idenya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis cerpen siswa kelas V dengan menerapkan metode Belanja Gambar Berangkai pada tahap pemanasan, tahap belanja, tahap penulisan pokok-pokok cerita, dan tahap pengembangan pokok-pokok cerita.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V di SD Negeri Pasirian 3 Kabupaten Lumajang pada tanggal 29, 30, 31 Oktober 2007 dan 1, 7, 8 Nopember 2007. Siswa yang diamati berjumlah 27 anak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Belanja Gambar Berangkai secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa kelas V pada tahap pemanasan, tahap belanja, tahap penulisan pokok-pokok cerita, dan tahap pengembangan pokok-pokok cerita. Kemampuan menulis cerpen siswa mengalami peningkatan, seperti kemampuan mengurutkan gambar, menentukan pokok cerita, menulis cerita sesuai dengan gambar, membuat kalimat yang koheren, menggunakan diksi, mengembangkan ide, menggunakan ejaan dan tanda baca. Selain itu, siswa juga terlatih dalam berbagai pengalaman seperti bertanya, mengemukakan pendapat, dan kerjasama kelompok. Yang paling penting, dengan menerapkan metode Belanja Gambar Berangkai, guru tidak lagi mendominasi dalam pembelajaran. Siswa menjadi lebih sering dilibatkan dalam pembelajaran mulai dari awal sampai akhir pembelajaran.

Pada siklus I, persentase jumlah siswa yang mendapat nilai menulis cerpen 70 ke atas (KKM) dengan menerapkan metode Belanja Gambar Berangkai mencapai 66,67%. Sedangkan pada siklus II, persentase jumlah siswa yang mendapat nilai menulis cerpen 70 ke atas dengan menerapkan metode Belanja Gambar Berangkai mencapai 70,37%. Hal ini menunjukkan bahwa metode Belanja Gambar Berangkai dapat meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa kelas V.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada Guru Bahasa Indonesia untuk menerapkan metode Belanja Gambar Berangkai untuk meningkatkan intensitas menulis siswa, hasil pembelajaran menulis cerpen siswa, melatih siswa dalam berbagai pengalaman, dan menghindari dominasi guru dalam pembelajaran. Selain itu, juga disarankan untuk menerapkan metode Belanja Gambar Berangkai ini pada pembelajaran menulis lainnya, seperti menulis deskripsi dan menulis narasi.




P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas