Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulMeningkatkan kemampuan menulis puisi dengan media gambar pada siswa kelas V Sekolah Dasar 1 V Bangkuang Kabupaten Barito Selatan oleh Ichyatul Afrom
PenulisAfrom, Ichyatul
Pembimbing1. MOHAMMAD ADNAN LATIEF ; 2. FACHURRAZY
PenerbitanTesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, S2 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 2008
Subyek1. PUISI (PENDIDIKAN DASAR) - MENULIS, KEMAMPUAN
2. PUISI (PENDIDIKAN DASAR) - MEDIA PEMBELAJARAN
LabelRt 372.64044 AFR m
Abstrak

Tujuan pembelajaran menulis di SD diarahkan pada tercapainya kemampuan mengungkapkan pendapat, ide gagasan, pengalaman, informasi pesan, menggunakan ejaan dan memanfaatkan unsur-unsur kebahasaan karya sastra dalam menulis. Pencapaian tujuan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah media pembelajaran. Media pembelajaran dapat meningkatkan motivasi siswa dalam menciptakan suasana belajar secara kolaboratif, dan membuat siswa aktif. Salah satu media pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas siswa adalah media gambar. Dalam pembelajaran menulis, khususnya menulis puisi, media gambar dapat mengatasi masalah yang sering dialami siswa, memadukan empat aspek keterampilan berbahasa, dan memberi kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif dalam proses menulis.



Tujuan penelitian ini adalah menigkatkan kemampuan menulis puisi dengan media gambar pada tahap pratulis, tahap tulis, dan tahap pascatulis itu dapat dilihat dari peningkatan kemampuan siswa dalam menulis puisi dengan media.



Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan. Rancangan disusun dalam satuan siklus dengan sistem berulang, setiap siklus berisi aktivitas pembelajaran pratulis, saat tulis, pascatulis, dan refleksi. Refleksi dilakukan pada setiap akhir siklus. Hasil refleksi digunakan sebagai dasar untuk perbaikan pembelajaran pada siklus berikutnya. Data penelitian diperoleh dari hasil pengamatan, wawancara, dan dokumentasi.



Hasil analisis data penelitian menunjukan bahwa pembelajaran menulis puisi dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas V SD Negeri 1 Bangkuang dengan media gambar. Peningkatan kemampuan menulis puisi dilakukan dalam tahap pembelajaran yang meliputi tahap pratulis, tahap menulis dan tahap pascatulis.



Pada tahap pratulis peran guru sebagai fasilitator dan motivator dalam kegiatan belajar siswa dilakukan melalui aktivitas: (1) mengadakan apersepsi, (2) menampilkan gambar, (3) melakukan tanya jawab untuk membangkitkan skemata siswa tentang puisi, dan (4) menjelaskan langkah-langkah menulis puisi; sedangkan aktivitas siswa pada tahap pratulis dalam kegiatan pembelajaran yaitu: (1) memperhatikan gambar yang ditampilkan, (2) menjawab pertanyaan guru, dan (3) menyimak penjelasan tentang langkah menulis puisi.



Pada tahap menulis aktivitas guru yaitu; (1) membagikan gambar kepada siswa, (2) siswa diminta memilih dan menyebutkan isi gambar, (3) meminta siswa menentukan ide dan mengembangkan ide tersebut menjadi draf puisi, (4) meminta siswa mengembangkan draf menjadi puisi utuh dengan memperhatikan gambar; Sedangkan aktivitas siswa yaitu: (1) memperhatikan gambar yang dibagikan, (2) memilih dan menyebutkan isi gambar, (3) menentukan ide dan mengembangkan ide menjadi draf puisi, (4) mengembangkan draf menjadi puisi utuh.



Pada tahap pascatulis, peran guru sabagai fasilitator dan motivator dengan melakukan aktivitas: (1) menyiapkan karangan yang akan dipublikasikan, (2) memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca karyanya, (3) melayani siswa dengan berdiskusi dan bertanya-jawab, (4) memberikan perhatian terhadap siswa yang berdiskusi dengan mengamati, menunjukkan reaksi yang positif, memotivasi siswa, dan (5) mencatat kelebihan dan kelemahan siswa; sedangkan aktivitas siswa pada tahap pasca tulis ini yaitu; (1) membacakan hasil karya mereka. (2) memperhatikan dan mengomentari hasil karya tersebut, (3) karya yang sudah diperbaiki, dipajang di majalah dinding.



Dengan prosedur yang demikian, diperoleh kemampuan menulis puisi siswa yang meningkat pada setiap tahapan. Secara kuantitatif, kemampuan menulis puisi siswa pada tahap pratulis siklus I adalah 71,5 dan pada siklus II 76,6. Secara kualitatif hasil belajar pada tahap pratulis adalah berkembangnya kemampuan siswa yang mencakup (1) suasana belajar siswa dapat terkendali, (2) siswa dapat berinteraksi dengan temannya, (3) siswa berani menceritakan pengalamannya dan mengemukakan pertanyaan yang berkaitan dengan puisi, dan (4) siswa berani menjawab pertanyaan dari guru mengenai unsur-unsur puisi.



Hasil tindakan pada tahap menulis secara kuantitatif pada siklus I adalah 71 dan pada siklus II 76,5. Secara kualitatif, berkembangnya kemampuan siswa dalam menulis puisi yang ditandai dengan kemampuan (1) mengidentifikasi gambar, (2) menentukan ide sesuai gambar, (3) menulis draf puisi sesuai dengan ide yang ditemukan, dan (4) menggunakan pilihan kata (diksi) dalam menulis puisi.



Hasil tindakan pada tahap pascatulis, secara kuantitatif pada siklus I adalah 72,8 dan siklus II 80. Secara kualitatif, berkembangnya kemampuan siswa dalam memublikasikan karya, yang ditandai dengan (1) keberanian membacakan hasil karyanya, (2) kemampuan merespon hasil karya temannya, (3) kemampuan melakukan perbaikan terhadap hasil karyanya, (4) dapat menunjukkan hasil karyanya di mading atau papan pengumuman.



Penggunaan media gambar dalam pembelajaran menulis puisi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran di kelas V Sekolah Dasar terteliti meliputi ketiga tahap tersebut yakni (a) tahap pratulis: pembangkitan skemata, (b) tahap menulis: menulis puisi, dan (3) tahap pascatulis: pemublikasian hasil karya siswa.



Pembelajaran menulis puisi dengan media gambar juga berdampak positif bagi psikologis siswa, pada mulanya siswa hanya diam dan tidak mempunyai keberanian untuk berinteraksi, baik dengan guru maupun dengan temannya, dan pada siklus II melalui strategi tebak gambar, akhirnya para siswa berani mengemukakan pendapat dan berinteraksi baik dengan guru maupun dengan temannya.



Bertolak dari hasil penelitian ini, maka disarankan kepada guru SD untuk menggunakan media gambar dalam pembelajaran menulis puisi, dengan meningkatkan aktivitas siswa dengan merangsang keterlibatan emosional, perhatian, motivasi, dan ketekunan siswa dalam pembelajaran menulis puisi.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Pemanfaatan lingkungan sekolah untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas V MI Sunan Gunung Jati Kecamatan Sukun Kota Malang / Irfatul Laila
2Pemanfaatan metode drill untuk meningkatkan apresiasi puisi pada siswa kelas IV c SDN Klojen kota Malang / Markus Marthen Djontar
3Penerapan pendekatan modelling untuk meningkatkan kemampuan membacakan puisi siswa kelas V SDN Sambitan 02 Pakel Tulungagung / Ida Marlina Sanyoto
4Penerapan metode karya wisata untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas V SDN Pendem 02 Kecamatan Junrejo kota Batu / Didit Yulian Kasdriyanto
5Meningkatkan kemampuan menulis puisi anak melalui media pembelajaran benda konkret pada siswa kelas III SDN Sumbersari 2 Malang / Deni Saherliawati
6Penggunaan teknik permainan bahasa category bingo untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas V di SDN Tumpakrejo 03 Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang / Harvey Agil Aprianto
7Implementasi pakem melalui olah pikir sejoli untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis pantun di kelas IV SDN Kepanjenlor III kota Blitar / Hari Tutik Purwanti
8Pemanfaatan media gambar ilustrasi untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas III MI. Miftahul Huda 1 Manaruwi Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan / Siti Fauziatul Mufidah
9Penggunaan media audio rekaman untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas V SDN Bareng 4 Malang / Rita Indayati
10Pemanfaatan obyek-obyek konkrit untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi bagi siswa kelas V SDN Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang / Santi Sari
11Penerapan contextual teaching and learning untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi bagi siswa kelas 5 SDN Ketawanggede 1 Kota Malang / Betty Rosmalina Pribadi
12Penerapan teknik permainan bahasa crossword untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi di kelas IV SDN Madyopuro 5 Kecamatan Kedungkandang kota Malang / Tina Wamona
13Penggunaan media poster untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kels V SDN Sumbersari 2 Malang / Reni Puspitasari
14Penerapan metode drill untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman puisi bagi siswa kelas V SDN Kayoman Purwosari Pasuruan / Anik Wijiati


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


1Penggunaan strategi pemodelan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 5 Mataram / Syaiful Musaddat
2Meningkatkan kemampuan menulis puisi dengan media gambar pada siswa kelas V Sekolah Dasar 1 V Bangkuang Kabupaten Barito Selatan / Ichyatul Afrom
3Meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas IV SD Islam Sabilillah Malang melalui strategi roulette writing / Erna Febru Aries S.
4Pemanfaatan buku cerita bergambar untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar / Mayske Rinny Liando
5Penerapan teknik skimming scanning untuk meningkatkan pembelajaran membaca pemahaman siswa kelas V SD Negeri Salero 1 Ternate / Samsu Somadayo
6Penerapan strategi pair check untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas V Sekolah Dasar Muhammadiyah Kabupaten Bantaeng / Abdan Syakur
7Penerapan strategi multiple games untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SD Negeri Penanggungan Malang / Sri Agustin Mulyani
8Penggunaan strategi catalisting untuk meningkatkan kemampuan menulis esai mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia Fakultas Sastra dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta / Setyawan Pujiono
9Meningkatkan teknik berbicara siswa kelas V SD Insan Amanah Malang dengan metode bermain drama / Suhardini Nurhayati
10Penerapan strategi Mind Mapping untuk meningkatkan kemampuan menulis kreatif cerpen berdasarkan pengalaman orang lain siswa kelas X SMA Negeri I Talun Kab. Blitar / Endang Ernawati