Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPemanfaatan buku cerita bergambar untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar oleh Mayske Rinny Liando
PenulisLiando, Mayske Rinny
Pembimbing1. AHMAD ROFI'UDDIN ; 2. JOHANNES A. PRAYOGO
PenerbitanTesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD, S2 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD. 2008
Subyek1. MEMBACA PERMULAAN
LabelRt 372.4 LIA p
Abstrak

ABSTRAK





Liando, Mayske. 2008. Pemanfaatan Buku Cerita Bergambar untuk meningkatkan Minat dan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri Sumbersari II Malang.. Tesis, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SD Pascasarjana Universitas

Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Ahmad Rofi’uddin, M.Pd, (II) Dr. Johannes A. Prayogo, M.Pd.,M.Ed.



Kata kunci: buku cerita bergambar, minat, kemampuan, membaca permulaan.





Pembelajaran membaca permulaan di sekolah dasar bertujuan agar siswa mengenal dan menguasai sistem tulisan sehingga mereka dapat membaca dengan menggunakan sistem tersebut. Siswa sekolah dasar harus mampu membaca dengan tepat. Ketepatan membaca permulaan sangat dipengaruhi oleh keaktifan dan kreativitas guru yang mengajar di kelas I SD. Keberhasilan belajar siswa dalam mengikuti proses kegiatan belajar mengajar ditentukan oleh penguasaan kemampuan membaca mereka. Banyak pakar pendidikan mencari solusi bagaimana cara memperbaiki pembelajaran kemampuan membaca permulaan.

Kenyataan menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan yang dimiliki siswa belum sesuai dengan harapan. Berdasarkan informasi dan pengamatan awal teramati bahwa pembelajaran membaca permulaan yang dilaksanakan di kelas I sekolah dasar terteliti belum optimal. Sebagian besar siswa kelas I belum dapat membaca dengan tepat dan lancar. Faktor-faktor penyebabnya adalah metode mengajar yang kurang tepat, guru kurang fareatif mengembangkan metode mengajar yang digunakan, dan tidak lengkapnya perlengkapan pendukung sepertu buku-buku bacaan yang menarik simpati siswa.. Pemanfaatan Buku Cerita Bergambar (BCB) dalam pembelajaran membaca permulaan merupakan salah satu alternatif untuk pemecahan masalah pembelajaran membaca di sekolah dasar.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan pemanfaatan BCB dalam pembelajaran membaca permulaan yang meliputi (1) pelaksanaan yang terdiri dari tahap pendahuluan, tahap inti, dan tahap penutup, untuk memperlancar siswa membaca huruf, suku kata, kata, dan kalimat sederhana dengan lafal dan intonasi yang tepat. (2) dan hasil membaca permulaan melalui evaluasi/tes membaca siswa.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan. Rancangan penelitian disusun dalam satuan siklus secara berdaur yang meliputi (1) perencanaan, (2) pelaksanaan dan pengamatan, serta (3) perefleksian. Kegiatan perefleksian dilaksanakan setiap akhir siklus yang kemudian dijadikan dasar penyusunan perencanaan siklus berikutnya. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian dilakukan secara kolaboratif oleh peneliti dan guru sehingga implikasi praktis yang diperoleh ste4lah akhir siklus II dapat diterapkan oleh guru yang bersangkutan.

Data penelitian meliputi perilaku yang bersumber dari peristiwa pembelajaran membaca permulaan dengan mengintegrasikan pemanfaatan Buku Cerita Bergambar (BCB) sebagai media pembelajaran di kelas I SD Negeri Sumbersari II Malang. Data diperoleh dari subjek tertelitih yakni seluruh siswa kelas I SD terteliti yang berjumlah 26 siswa. Khusus data minat siswa, diperoleh dari subjek terteliti yakni 9 siswa dengan kemampuan atas 3 siswa, kemampuan sedang 3 siswa, kemampuan bawah 3 siswa. Data diperoleh dari instrumen utama yakni peneliti yang memanfaatkan format catatan lapangan, wawancara, pedoman pengamatan, rekaman foto, dan tes. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model mengalir yang di dalamnya melibatkan reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan simpulan.

Pelaksanaan pembelajaran membaca melalui pemanfaatan BCB dilaksanakan secara bertahap yaitu tahap pendahuluan yang berisi (1)tahap pengelompokkan, (2)tahap inti yang berisi tahap pemasangan, tahap penyusunan, dan tahap pembahasan, dan (3) tahap penutup. Tahap-tahap pembelajaran tersebut saling terkait, tidak dilaksanakan secara terpisah. .

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Buku Cerita Bergambar (BCB) dalam pembelajaran membaca permulaan terbukti efektiv. Efektivitas tersebut terlihat pada hal berikut. Pertama, pemanfaatan BCB dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan gembira, bebas, aktif, dan produktif, sehingga kendala psikologis yang sering menghambat siswa seperti rasa enggan, takut, malu dapat teratasi. Hal ini terlihat ketika siswa melaksanakan kegiatan membaca yang semula malu dan takut untuk membaca menjadi lebih bergairah, gembira, dan semangat dalam melaksanakan kegiatan membaca. Kedua, hasil membaca permulaan siswa semakin meningkat, dari kurang mampu mengenali gambar menjadi tertarik untuk mengenalinya, dari kurang mampu membaca huruf, suku kata, kata, dan kalimat sederhana menjadi tertarik menganalisisnya sampai bisa menguasai kalimat sederhana dengan baik. Dari kurang berminat membaca, menjadi tertarik dan penasaran ingin membaca dan memiliki BCB. Frekuensi baca menjadi meningkat dibanding ketika masih menggunakan buku paket. Ketiga, iswa terlatih untuk berani mengemukakan kesan pembelajaran dan berani membaca tanpa bimbingan guru.

Keberhasilan itu semua dapat tergambar pada hasil tes membaca siswa kelas I tertelitih pada akhir siklus kedua yakni (1) membaca gambar 4.42, (2) membaca huruf 9.03, (3) membaca suku kata 15.23, (4) membaca kata 23.26, dan (5) membaca kalimat sderhana 28.03. Nilai kumulatif semua aspek rata-rata77.23. Hasil pengamatan untuk minat siswa terhadap BCB terlihat pada 9 siswa tertelitih selama perlakuan, yaitu Tifany, Ela, Aldy, Anisah, Teguh, Maharani, Ratih, Ninik, dan Putri yang berhasil membaca BCB sebanyak 21 buku.

Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah dalam melaksanakan pembelajaran membaca permulaan hendaknya guru memanfaatkan BCB sebagai salah satu metode pembelajaran membaca di SD. Guru hendaknya merencanakan dan melaksanakan pembelajaran membaca dengan BCB sesering mungkin agar anak termotivasi dalam membaca.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penerapan permainan kartu huruf untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK Dharma Wanita Persatuan I Tamanan Trenggalek / Ni Kadek Aris Rahmadani
2Penerapan strategi multiple games untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SD Negeri Penanggungan Malang / Sri Agustin Mulyani
3Meningkatkan kemampuan memahami isi bacaan melalui penerapan teknik guided reading pada siswa kelas IV SDN Toyomarto 02 Kecamatan Singosari / Novi Mauludyah
4Penggunaan cerita di majalah anak untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif dalam menyimpulkan cerita kelas V semester 2 SDN Karangbesuki 4 Malang / Indrawati
5Penerapan media flashcard untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 SDLB Autis Laboratorium UM / Santi
6Penggunaan kartu kata dan gambar untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN Banjarimbo 02 Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan / Herlina
7Penerapan metode bermain tebak huruf berbasis neuro sensory untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak di kelompok B RA. 03 Al Khoiriyah Batu / Widyaiswari Lisa Hidayat
8Penggunaan metode silabel untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan di kelas I SDN Lemahbang Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan / Sukhaifa Jum'ati
9Penerapan pendekatan whole language dengan fokus pembelajaran shared reading untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 MI. Ma'arif Nogosari Pandaan / Yamyunah
10Penerapan bermain label untuk meningkatkan kemampuan membaca awal anak kelompok A di TKN Pembina 3 Malang / Chicha Henny Damayanthi
11Penerapan permainan kartu kata bergambar untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK KHA Wahid Hasyim Dermo Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan / Dewi Atikah
12Penerapan permainan kubus huruf untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK Negeri Pembina 1 Kota Malang / Novia Dias Sulistyani
13Pemanfaatan kartu huruf untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 SDN Tulusrejo V Kecamatan Lowokwaru Kota Malang / Sri Wahyuningsih
14Penggunaan media kartu huruf dan kartu kata melalui permainan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN Sudimoro 01 Kecamatan Bululawang / Nur Farikatul Fitriyah
15Penerapan mind mapping melalui kartu kata bergambar untuk meningkatkan kemampuan membaca awal pada anak kelompok B di TK ABA 24 Malang / Muhayati
16Penggunaan buku cerita bergambar untuk meningkatkan kemampuan membaca awal anak kelompok B di TK PGRI Sladi-Kejayan / Umi Saadah
17Pembelajaran membaca permulaan melalui permainan bahasa untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I MI Nurul Burhan Lumbang Pasuruan / Wiwin Nursiswati


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


1Meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas IV SD Islam Sabilillah Malang melalui strategi roulette writing / Erna Febru Aries S.
2Pemanfaatan buku cerita bergambar untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar / Mayske Rinny Liando
3Penerapan teknik skimming scanning untuk meningkatkan pembelajaran membaca pemahaman siswa kelas V SD Negeri Salero 1 Ternate / Samsu Somadayo
4Penerapan strategi multiple games untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SD Negeri Penanggungan Malang / Sri Agustin Mulyani