Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenggunaan metode drill untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata diklat praktik kerja kayu kelas X di SMK Negeri 1 Balikpapan oleh Nasri Gaja
PenulisGaja, Nasri
Pembimbing1. BAMBANG WIDARTA ; 2. HADI WASITO
PenerbitanSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, S1 Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. 2008
Subyek1. KAYU, PERTUKANGAN - PRESTASI BELAJAR
2. KAYU, PERTUKANGAN - METODE BELAJAR
LabelRs 694.1076 GAJ p
Abstrak

Untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X pada mata diklat praktik kerja kayu diperlukan suatu metode yang tepat, meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Program Studi Teknik Konstruksi Kayu, dicobakan pembelajaran metode drill. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan metode drill terhadap prestasi belajar siswa, dan diharapkan dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pembelajaran yang inovatif untuk peningkatan prestasi belajar siswa.



Metode drill suatau cara pembelajaran yang menekankan pada kegiatan latihan terus menerus sehingga siswa memiliki keterampilan yang lebih tinggi dan terlatih dari yang sudah dimilikinya. Dalam penerapan pembelajaran dengan metode drill terdapat empat tahap yaitu: (1) persiapan, (2) peragaan, (3) praktik dan (4) evaluasi.

Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri I Balikpapan, mulai tanggal 20 Oktober sampai 20 Nopember 2008. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X Program Studi Teknik Konstruksi Kayu, sebanyak 27 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok dan satu orang guru. Dilaksanakan tiga siklus, penelitian ini mengacu pada model yang dikembangkan Kurt Lewin. Setiap siklusnya dengan tahapan perencanaan, tindakan, obsevasi dan refleksi. Format observasi pelaksanaan dibuat untuk menilai aktivitas guru didalam pelaksanaan pembelajaran, penilaian/asesmen praktik untuk mengukur taraf kemampuan akademis siswa sesudah pembelajaran, angket diberikan kepada siswa untuk menjaring umpan balik keefektifan pembelajaran.



Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dapat meningkat; pada siklus I 71,43% kategori cukup baik, siklus II 85,71% kategori baik dan siklus III 100% kategori sangat baik. Hasil belajar siswa pada siklus I ketuntasan klasikal 55,55% kategori kurang baik, siklus II 74,07% kategori cukup baik, dan siklus III 92,59% kategori sangat baik. Umpan balik keefektifan pembelajaran pada siklus I 66,66% kategori cukup positif, siklus II 70,37% kategori positif dan siklus III 77,77% kategori positif.



Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode drill dapat digunakan sebagai salah satu model pembelajaran karena terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, sehingga disarankan bagi guru-guru kelompok bidang studi produktif untuk menerapkan hal yang sama didalam pelaksanaan pembelajaran.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas