Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan pembelajaran kooperatif model struktural roundtable untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPS 1 SMA Laboratorium UM Malang oleh Ratih Nilla Kartika
PenulisKartika, Ratih Nilla
Pembimbing1. MASHURI ; 2. NAJIB JAUHARI
PenerbitanSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah, S1 Program Studi Pendidikan Sejarah. 2008
Subyek1. SEJARAH - STUDI DAN PENGAJARAN
2. SEJARAH - METODE PEMBELAJARAN
LabelRs 907.6 KAR p
Abstrak

ABSTRAK

Kartika, Ratih Nilla. 2008. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Struktural

Roundtable Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran

Sejarah Kelas XI IPS 1 SMA Laboratorium UM Malang. Skripsi, Jurusan Sejarah

Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mashuri,

M.Hum, (II) Najib Jauhari, S.Pd, M.Hum.

Kata Kunci : Model struktural Roundtable, motivasi belajar siswa, pelajaran

Sejarah

Dalam memperbaiki mutu pendidikan, peran motivasi bagi siswa sangatlah

penting dalam belajar. Peran guru dalam hal ini sangat penting dalam

meningkatkan motivasi belajar siswa dan menentukan keberhasilan belajar siswa.

Hasil observasi dan wawancara dengan guru mata pelajaran sejarah SMA

Laboratorium UM Malang menunjukkan adanya permasalahan yang dihadapi oleh

guru yaitu motivasi belajar sejarah siswa khususnya kelas XI IPS1 sangat rendah

hal ini dibuktikan dalam proses pembelajaran sejarah hanya didominasi oleh

siswa-siswa tertentu saja dan sebagian siswa yang lain tidak terlalu aktif, dan

banyak siswa yang gaduh didalam kelas serta tidak memperhatikan penjelasan

guru. Hasil belajar Sejarah sebelum dilakukan tindakan masih kurang yaitu 72, hal

ini masih dibawah Standar Ketuntasan Minimum (SKM) yang diterapkan di SMA

Laboratorium UM Malang yaitu 75. Salah satu metode pembelajaran yang

diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa adalah pembelajaran

kooperatif model struktural Roundtable. Model struktural Roundtable diperlukan

dalam menghadapi masalah ini karena merupakan model pembelajaran yang tidak

hanya unggul untuk membantu siswa dalam memahami konsep-konsep yang sulit

tetapi juga melatih siswa untuk menumbuhkan kemampuan berfikir mandiri

sehingga diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan

pembelajaran kooperatif model Struktural Roundtable pada siswa kelas XI IPS1

SMA Laboratorium UM Malang? (2) Bagaimana motivasi belajar siswa kelas XI

IPS 1 SMA Laboratorium UM Malang terhadap mata pelajaran sejarah dengan

penerapan metode pembelajaran kooperatif model Struktural Roundtable?.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan

pembelajaran kooperatif model Struktural Roundtable pada siswa kelas XI IPS1

SMA Laboratorium UM Malang, serta untuk mengetahui bagaimana motivasi

belajar siswa kelas XI IPS1 SMA Laboratorium UM Malang dengan penerapan

pembelajaran kooperatif Model Struktural Roundtable.

Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2008/2009

dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek

penelitian ini adalah siswa SMA Laboratorium UM Malang kelas XI IPS1 yang

berjumlah 26 siswa dengan rincian 14 orang siswa perempuan dan 12 orang siswa

laki-laki.Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan empat kali

pertemuan yaitu pada tanggal 11 dan 13 November 2008 untuk pelaksanaan siklus

yang pertama, serta tanggal 18 dan 20 November 2008 untuk siklus yang kedua.

Analisis data pada penelitian ini menggunakan model Milles dan Hubermen yang

meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa

terhadap mata pelajaran sejarah setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif

model struktural Roundtable. Peningkatan ini ditunjukkan melalui aspek motivasi

belajar siswa yang terdiri dari perhatian, waktu belajar, usaha, irama perasaan, dan

penampilan. Setiap aspek motivasi ini terdiri dari beberapa deskriptor yang

dihitung berdasarkan motivasi setiap siswa. Pada siklus pertama prosentase

masing-masing aspek 41%, 88%, 45%, 63%, 68%. Sedangkan pada siklus kedua

perolehan prosentase masing-masing aspek motivasi adalah 84%, 100%, 71%,

90%, 100%, sehingga masing-masing aspek motivasi belajar siswa mengalami

peningkatan sebesar 43%, 16%, 24%, 27%, 32%. Terjadinya peningkatan

terhadap aspek-aspek motivasi belajar siswa tersebut menunjukkan bahwa

motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran sejarah mengalami peningkatan

dari siklus I menuju siklus II. Masing-masing aspek motivasi belajar siswa

mengalami peningkatan, yang berarti motivasi belajar siswa juga mengalami

peningkatan.

Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan

terhadap motivasi belajar siswa, disarankan agar guru menerapkan pembelajaran

kooperatif model struktural Roundtable pada mata pelajaran sejarah dimaterimateri

yang lain namun harus disesuaikan dengan materi yang tepat dan sesuai

dengan model pembelajaran Roundtable. Selain itu guru juga diharapkan

menggunakan metode dan model pembelajaran yang lebih bervariasi tidak hanya

metode ceramah atau konvesional.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas