Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPemanfaatan menulis jurnal untuk meningkatkan kemampuan menulis kreatif cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa kelas X SMA Negeri 1 Kediri oleh Suska Kusuma N.P.
PenulisKusuma N.P., Suska
Pembimbing1. NURHADI
Penerbitan2009, S1 Program Studi Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah.
Subyek1. BAHASA INDONESIA - MENULIS, KEMAMPUAN
2. BAHASA INDONESIA - MENULIS CERPEN
LabelRs 808.0499221 KUS p
Abstrak

ABSTRAK



Kusuma N.P., Suska. 2008. Pemanfaatan Menulis Jurnal untuk Meningkatkan

Kemampuan Menulis Kreatif Cerpen berdasarkan Pengalaman Pribadi

Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kediri. Skripsi, Prodi Bahasa, Sastra

Indonesia dan Daerah Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra

Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. H. Nurhadi, M.Pd.

Kata kunci: menulis jurnal, menulis kreatif, cerpen, pengalaman pribadi

Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pelajaran Bahasa

Indonesia untuk SMA dan MA disebutkan bahwa keterampilan menulis kreatif

cerpen berdasarkan pengalaman pribadi wajib dikuasai oleh siswa kelas X SMA

dan MA. Tujuannya agar siswa dapat mengenal, memahami, dan mampu menulis

kreatif cerpen.

Berdasarkan hasil studi pendahuluan mengenai keterampilan menulis kreatif

cerpen yang dilakukan pada siswa kelas X-Smart 1 SMA Negeri 1 Kediri, siswa

mempunyai beberapa kesulitan yaitu: menemukan ide yang kreatif dan segar,

mengaplikasikan unsur-unsur pembangun cerpen, menggunakan pilihan kata, ejaan,

tanda baca yang tepat dan benar, dan mengaplikasikan pengalaman pribadi siswa ke

dalam cerpen. Dalam proses pembelajaran, guru tidak memberikan materi yang

cukup tentang menulis cerpen dan belum membimbing siswa selama proses

menulis. Oleh karena itu, siswa terlihat kurang termotivasi dan kurang aktif selama

proses pembelajaran.

Kondisi tersebut, dapat diatasi jika guru mampu menciptakan pembelajaran

yang kreatif dan menyenangkan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah

merencanakan strategi belajar yang menarik, kreatif, inovatif, dan menyenangkan

dengan memanfaatkan strategi menulis jurnal. Penelitian ini bertujuan untuk

meningkatkan kemampuan siswa menulis kreatif cerpen dengan memanfaatkan

menulis jurnal pada tahap pramenulis, menulis, dan pascamenulis.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian

Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing

siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan yang dilaksanakan secara berkelanjutan

dan berurutan. Penelitian ini meliputi beberapa tahap, yaitu: studi pendahuluan,

perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi.

Penelitian pada siklus I dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2008 dan 1

November 2008, sedangkan siklus II dilaksanakan tanggal pada 12 November 2008

dan 13 November 2008. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-Smart 1 SMA

Negeri 1 Kediri yang berjumlah 22 anak. Sumber data penelitian adalah kata-kata

dan tindakan yang dilakukan siswa dan guru selama proses pembelajaran menulis

kreatif cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa dengan memanfaatkan

menulis jurnal. Data penelitian meliputi data verbal berwujud tuturan lisan selama

proses dan hasil tertulis peningkatan keterampilan menulis kreatif cerpen. Data

nonverbal berupa rekaman tindakan siswa dalam foto dan tindakan yang

ditranskripsikan pada pedoman obvervasi dan catatan lapangan. Data diperoleh

melalui instrumen utama, yaitu peneliti dibantu guru dan teman sejawat, sedangkan

instrumen penunjang berupa pedoman wawancara guru, angket siswa, lembar kerja

siswa, pedoman observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan untuk mengetahui

proses dan hasil keterampilan menulis kreatif cerpen siswa.

ii

Berdasarkan hasil analisis data proses peningkatan keterampilan menulis

kreatif cerpen siswa dengan memanfaatkan menulis jurnal dapat ditarik kesimpulan

berikut. Proses peningkatan keterampilan menulis kreatif cerpen dengan

memanfaatkan menulis jurnal pada tahap pra menulis dilakukan dengan (1)

mengidentifikasi pengalaman pribadi yang pernah dialami siswa; (2) memilih

pengalaman pribadi yang menarik untuk dijadikan cerpen; dan (3) membuat

kerangka cerpen berdasarkan pengalaman pribadi yang telah dipilih siswa. Pada

tahap menulis, peningkatan keterampilan menulis kreatif cerpen dengan

memanfaatkan menulis jurnal dilakukan dengan cara mengembangkan kerangka

cerpen yang telah dibuat pada kegiatan pra menulis, yaitu mengembangkan tema,

penokohan, latar, dan alur. Pada tahap pasca menulis, menulis jurnal untuk

meningkatkan keterampilan menulis cerpen dilakukan dengan kegiatan

penyuntingan dan pemublikasian cerpen siswa.

Berdasarkan analisis hasil pemanfaatan menulis jurnal pengalaman pribadi,

keterampilan yang berkembang pada tahap pra menulis yaitu keterampilan

menyusun kerangka cerpen dengan menentukan tema cerpen, menentukan judul

cerpen yang menggambarkan tema atau peristiwa penting dalam cerpen,

menentukan penokohan dalam cerpen, menentukan latar cerpen, dan menentukan

alur cerpen. Pada tahap menulis, pemanfaatan menulis jurnal pengalaman pribadi

dapat (1) meningkatkan keterampilan siswa dalam mengembangkan kerangka

cerpen yang lengkap, rinci, dan sesuai dengan kerangka cerpen yang telah dibuat;

(2) meningkatkan keterampilan siswa dalam mengembangkan peristiwa dengan

narasi yang runtut, utuh dan padu yang dibangun dengan konflik paling menarik

sehingga menimbulkan suspense; mendeskripsikan latar yang memberikan kesan

realistis dan menciptakan suasana yang seolah-olah sungguh-sungguh ada dan

terjadi; menggambarkan dialog dan monolog yang mendukung dan memperkuat

pengembangan alur cerpen, memperkuat penggambaran karakter tokoh cerpen, dan

latar cerpen; (3) meningkatkan keterampilan penggunaan ejaan dan tanda baca

dengan baik yang ditandai dengan rendahnya kesalahan penggunaan ejaan dan

tanda baca yang dilakukan oleh siswa (tidak lebih dari 15 kesalahan). Pada tahap

pasca menulis, pemanfaatan menulis jurnal pengalaman pribadi dapat meningkatkan

keterampilan menyunting yang memungkinkan siswa untuk mengoreksi hasil

karangan temannya sehingga siswa juga mengetahui kesalahan dan kekurangan

pada hasil cerpen mereka, serta memublikasikan cerpen karya mereka dengan cara

membacakannya di depan kelas.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia

untuk memanfaatkan menulis jurnal dalam meningkatkan kemampuan menulis

kreatif cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa. Kepada penulis buku ajar

disarankan untuk menjadikan temuan ini sebagai alternatif strategi pembelajaran

menulis kreatif cerpen. Kepada peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan

dapat bermanfaat sebagai acuan dan gambaran mengenai masalah yang sejenis, dan

disarankan agar mengembangkan strategi menulis jurnal ini pada kompetensi

pembelajaran sastra yang lain.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.