Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPemanfaatan media pembelajaran benda kongkrit untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang pesawat sederhana di kelas V SDN Benerwojo Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan oleh Susmiati
PenulisSusmiati
Pembimbing1. PURWENDARTI ; 2. ENDRO WAHYUNO
Penerbitan2009, S1 Program Studi S1 PGSD.
Subyek1. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - PRESTASI BELAJAR
2. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - MEDIA PEMBELAJARAN
LabelRs 372.35044 SUS p
Abstrak

Guru sebagai pelaksana dan pengembang pembelajaran harus mampu memilih dan menetapkan berbagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa. Hasil observasi awal diketahui bahwa pembelajaran IPA siswa kelas V di SDN Benerwojo Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan belum menggunakan metode dan media pembelajaran yang tepat, sehingga sebagian besar siswa belum mampu mencapai kriteria ketuntasan belajar individu yang ditetapkanyaitu skor 70. Hasil belajar yang diperoleh pada mata pelajaran IPA semester I tahun ajaran 2008/2009 rata-rata kelasnya hanya 6,2. Berdasarkan hal itu maka media pembelajaran benda kongrit dapat dimanfaatkan sebagai alternatif dalam proses pembelajaran, karena siswa dapat melihat dan mencoba secara langsung media pembelajaran, sehingga dalam proses pembelajaran dapat menyenangkan dan meningkatkan aktivitas siswa.

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah: (1) Untuk mendiskripsikan pemanfaatan media pembelajaran benda kongkrit dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Benerwojo Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. (2) Untuk mendiskripsikan dampak pemanfaatan media benda kongkrit dalam pembelajaran IPA terhadap aktivitas belajar siswa kelas V SDN Benerwojo Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan.

Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), siklus tindakan ini dihentikan jika telah mencapai kriteria ketuntasan belajar individu dengan skor 70. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V sebanyak 18 siswa di SDN Benerwojo Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Sedangkan instrument penelitian yang digunakan berupa panduan observasi mengenai : aktivitas siswa dalam pembelajaran, pemanfaatan media pembelajaran benda kongrit, kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran, dan soal-soal tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan memanfaatkan media pembelajaran benda kongrit.

Dari hasil analisis data pada siklus I dan siklus II dalam pembelajaran IPA dengan memanfaatkan media pembelajaran benda kongkrit menunjukkan bahwa : (1) Aktivitas siswa dalam pembelajaran hanya sebagian kecil siswa yaitu 3 siswa(16,6%) yang yang belum mendapatkan kriteria baik dan pada siklus II mengalami peningkatan sebanyak 18 siswa (99,9%) siswa sudah mendapatkan kriteria baik. (2) Kemampuan guru dalam proses pembelajaran pada siklus I mendapatkan kriteria cukup (57,6%) dengan kategori C dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan mendapatkan kriteria baik (80,7%) dengan kategori baik. (3). Pemanfaatan media benda kongrit dalam pembelajaran pada siklus I hanya mencapai 71,4% dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 100%. (4) Hasil belajar pada pra tindakan dengan rata-rata kelas 57,22 tergolong rendah mengalami peningkatan pada siklus I dengan rata-rata kelas 66,6 dan mengalami peningkatan lagi pada siklus II dengan rata-rata kelas 77,77, meskipun ada 2 siswa yang belum dapat mencapai kriteria ketuntasan belajar individu dengan skor 70 yang disebabkan oleh beberapa faktor.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah : (1) pemanfaatan media benda kongrit juga telah berhasil meningkatkan perolehan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti sebanyak 16 siswa telah mencapai kriteria ketuntasan belajar yang diharapkan yaitu skor 70, sementara ada 2 siswa yang belum bisa mencapai kriteria ketuntasan belajar disebabkan beberapa faktor. (2) Dampak pembelajaran dengan memanfaatkan media benda kongrit pada siswa kelas V SDN Benerwojo Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan telah berdampak positif terhadap aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran. Hal ini terbukti semua siswa(99,9%) telah mencapai kriteria yang diharapkan.

Selanjutnya peneliti menyarankan untuk para guru agar dapat memanfaatkan media pembelajaran benda kongrit yang ada disekitar siswa dan menyesuikannya pada setiap proses pembelajaran, sehingga hasil belajar diharapkan akan lebih baik. Sekolah diharapkan dapat menyediakan media pembelajaran yang dibutuhkan agar pembelajaran berlangsung menyenangkan bagi siswa. Kepala Sekolah hendaknya selalu memberikan dukungan dan motivasi kepada para guru untuk mengembangkan pengetahuan yang telah diperoleh.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas