Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenggunaan peta konsep untuk meningkatkan prestasi belajar biologi siswa di kelas X SMA Islam Malang oleh Ruri Eka Yuliana
PenulisYuliana, Ruri Eka
Pembimbing1. SOEDJONO BASOEKI ; 2. FATURRACHMAN
Penerbitan2009, S1 Jurusan Biologi.
Subyek1. BIOLOGI - PRESTASI BELAJAR
2. BIOLOGI - PEMBELAJARAN METODE PETA KONSEP
LabelRs 570.76 YUL p
Abstrak

Metode pembelajaran Biologi yang diterapkan di SMA Islam Malang sebagian menggunakan ceramah dan diskusi. Hasil observasi di kelas X, ditemukan bahwa guru lebih mendominasi kegiatan pembelajaran sehingga siswa cenderung pasif dan kurang motivasi dalam kegiatan pembelajaran, yang akibatnya prestasi belajar siswa kurang memuaskan. Salah satu pembelajaran yang bisa digunakan guru dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa adalah menggunakan peta konsep dalam pembelajaran Biologi dengan melakukan beberapa penilaian alternatif diantaranya adalah penilaian peta konsep, penilaian teman dalam satu kelompok, penilaian presentasi dan diskusi. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan peta konsep untuk meningkatkan prestasi belajar Biologi siswa di kelas X SMA Islam Malang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang pelaksanaannya dilakukan meliputi dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa di kelas X-D SMA Islam Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, pedoman wawancara, dokumentasi berupa catatan lapangan dan data prestasi dari asesmen alternative (terdiri dari penilaian peta konsep, penilaian teman (dalam satu kelompok), penilaian presentasi dan diskusi), angket, dan tes yang dilaksanakan pada akhir setiap siklus.



Hasil analisis data, ditemukan bahwa hasil belajar dengan tes pada siklus I, aspek kognitif yaitu 22,9% siswa sudah tuntas belajar. Sedangkan hasil belajar dengan tes pada siklus II dari aspek kognitif yaitu 100% siswa tuntas belajar. Prestasi belajar siswa untuk aspek afektif juga menunjukkan peningkatan, siswa lebih aktif bertanya dan antusias dalam mengikuti pelajaran. Pada siklus I skor rata-rata yang diperoleh siswa pada penilaian teman (dalam satu kelompok) adalah 89,3, pada siklus II meningkat menjadi sebesar 91,7. Skor rata-rata penilaian presentasi keseluruhan kelompok pada siklus I adalah 70, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 85,7. Penilaian diskusi juga meningkat pada siklus II, jumlah siswa yang berdiskusi pada siklus I sebanyak 14 siswa,

rerata nilai diskusi sebesar 76,6, sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang berdiskusi sebanyak 23 dan rerata nilai diskusi sebesar 78. Sedangkan untuk aspek psikomotorik yang ditunjukkan dari keterampilan siswa dalam membuat peta konsep juga bagus, meningkat pada siklus II, skor rata-rata dari keseluruhan kelompok pada siklus I adalah 62,7, pada siklus II meningkat menjadi sebesar 84,3. Saran yang diajukan adalah (1) bagi guru bidang studi dianjurkan menggunakan peta konsep dalam pembelajaran dan menilai setiap aktivitas yang dilakukan siswa untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, (2) dalam pengelolaan





pembelajaran di kelas guru harus memberi motivasi kepada seluruh siswa, terutama siswa yang memiliki kemampuan lebih rendah, agar mereka lebih aktif dalam mengemukakan pendapatnya, (3) siswa diharapkan mempersiapkan terlebih dahulu segala sesuatunya sebelum pelaksanaan kegiatan belajar di kelas, dan (4) bagi peneliti berikutnya, disarankan melakukan penelitian tentang penggunaan peta konsep dalam pembelajaran Biologi dengan materi yang berbeda untuk mengembangkan dan menerapkan pembelajaran dengan peta konsep.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penerapan model siklus belajar yang menggunakan asesmen presentasi dan diskusi dalam meningkatkan kualitas hasil belajar biologi siswa kelas X semester 1 SMA Negeri 1 Gresik / oleh Surotus Tsaniyah


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas