Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulMeningkatkan kemampuan menemukan ide pokok paragraf melalui cooperative learning tipe stad siswa kelas V SDN Bangilan Pasuruan oleh Sulistyowati
PenulisSulistyowati
Pembimbing1. SRI HARMINI
Penerbitan2010, TA Program Studi PJJ S1 PGSD.
Subyek1. MEMBACA (PENDIDIKAN DASAR) - PEMAAMAN
2. MEMBACA (PENIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD
LabelRp 372.4 SUL m
Abstrak

ABSTRAK



Sulistyowati, 2010. Meningkatkan Kemampuan Menemukan Ide Pokok Paragraf melalui

Pendekatan Cooperative Learning Tipe STAD Siswa Kelas V SDN Bangilan Pasuruan.

Fakultas Ilmu Pendidikan. Jurusan KSDP. Program PJJ-SI PGSD.

Pembimbing : Dra. Sri Harmini, S.Pd, M.Pd.



Kata Kunci : Ide Pokok Paragraf, Cooperative Learning Tipe STAD



Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan

ide pokok paragraf bacaan melalui pembelajaran analisis isi paragraf. Penelitian ini didasarkan

atas rumusan masalah berikut: (1) Bagaimanakah proses pembelajaran melalui pendekatan

cooperative learning tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas V SDN Bangilan

Pasuruan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia ? (2) Bagaimanakah proses pembelajaran

melalui pendekatan cooperative learning tipe STAD dapat meningkatkan kemampuan siswa

Kelas V SDN Bangilan dalam menemukan ide pokok paragraf ?



Subyek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 31 orang dengan 16

siswa dan 15 siswi. Penelitian ini diawali dengan pemberian pre-tes atau tes awal dengan tujuan

untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam menemukan ide pokok paragraf. Hasil yang

diperoleh dari tes awal ini sangat memprihatinkan, karena dari 31 siswa, hanya terdapat 1 siswa

atau 3% siswa yang mencapai ketuntasan belajar minimal, sedangkan 30 siswa atau 97% siswa

tidak mencapai ketuntasan belajar minimal. Rendahnya nilai tersebut dikarenakan siswa belum

memahami langkah-langkah menentukan ide pokok paragraf. Siswa juga masih kesulitan untuk

membedakan antara kalimat utama dan ide pokok paragraf.

Perbaikan pembelajaran dilakukan melalui Pnenelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2

siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Setiap siklus mengikuti tahap-tahap perencanaan,

pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Adapun instrumen yang digunakan dalam

penelitian adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), lembar observasi dan pedoman

wawancara.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan peningkatan kemampuan siswa

dalam menemukan ide pokok paragraf, karena setelah dilakukan tindakan perbaikan, hasil post-

tes menunjukan bahwa siswa yang belum tuntas dalam mencapai kompetensi hanya berjumlah 5

orang atau hanya berkisar 16%. 26 siswa atau 84% lainnya sudah mencapai ketuntasan dalam

belajar. Sedangkan dari hasil observasi aktivitas siswa diketahui bahwa aktivitas siswa dalam

belajar kelompok mengalami kenaikan. Pada siklus II pertemuan 1, (1) Tingkat keaktifan siswa

yang tergolong baik mengalami kenaikan sebesar 12% dari, yang tergolong cukup mengalami

kenaikan sebesar 13%, dan tidak terdapat siswa yang tergolong kurang tingkat keaktifannya, (2)

Tingkat ketepatan siswa yang tergolong baik mengalami kanaikan sebesar 22%, yang tergolong

cukup mengalami kenaikan sebesar 3%, dan tidak terdapat siswa yang kategori ketepatannya

kurang, (3) Tingkat keberanian siswa yang tergolong baik mengalami kenaikan sebesar 32%,

yang tergolong cukup mengalami penurunan sebesar 7%, dan tidak terdapat siswa yang kategori

ketepatannya kurang.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penggunaan alat permainan kartu kata bergambar untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa kelas I SDN Ternyang 02 Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang / Yuyun Setyaningsih
2Penggunaan buku cerita untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III SDN Oro-oro Dowo Kota Malang / Arie Rizka Setyawan
3Penerapan peta konsep untuk meningkatkan kemampuan menceritakan kembali teks bacaan 10-15 kalimat siswa kelas II A SDN Bunulrejo 1 Malang / Vivitalia Prabatasari
4Meningkatkan kemampuan membaca intensif melalui metode SQ3R di kelas V MI Riyadlul Ulum Bangil Pasuruan / Siti Hidayatul Mukaromah
5Penggunaan kartu kata bergambar untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa kelas I SDN Sumbergondo 02, Bumiaji Kota Batu / Susanti
6Penerapan model stad untuk meningkatkan keterampilan membaca pada siswa kelas 4 SDN Kebonagung 6 Pakisaji Malang / Citra Anugrah Hendra
7Penerapan media big book untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan kelas 1 subtema Benda Hidup dan Tak Hidup di Sekita Kita di SDN Madyopuro 3 Malang / Puji Rahayu
8Meningkatkan keterampilan membaca pemahaman menggunakan media majalah anak subtema ”Lingkungan Tempat Tinggalku: semester genap pada siswa kelas IV di SDN Banturejo 01 Ngantang / Pita Andriani
9Penggunaan media kartu kata untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di SDN Senggreng 01 Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang / Nadia Joan Rahmadhani
10Meningkatkan kemampuan menbaca melalui pembelajaran membaca melalui pembelajaran membaca cepat di kelas IV SDN Betet II Kec. Ngronggot Kab. Nganjuk / Aan Afidana Setyawan
11Meningkatkan pembelajaran membaca menulis permulaan dengan model kartu huruf di kelas I SDN Kemiri Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan / Erlinawati
12