Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulImplementasi pembelajaran koopeartif tipe TTW (Think-Talk-Write) dalam upaya meningkatkan kemampuan komunikasi matematika pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Talun oleh Zemmy Indra Kumala Dewi
PenulisDewi, Zemmy Indra Kumala
Pembimbing1. ASKURY ; 2. CHOLIS SA'DIJAH
Penerbitan2010, S1 Jurusan Matematika.
Subyek1. MATEMATIKA - PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TTW (THINK-TALK-WRITE)
LabelRs 510.7 DEW i
Abstrak

ABSTRAK



Dewi, Zemmy Indra Kumala. 2010. Implementasi Pembelajaran Kooperatif tipe

TTW (Think-Talk-Write) dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan

Komunikasi Matematika pada Siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Talun.

Skripsi, Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas

Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Askury, M.Pd (II) Dr. Hj. Cholis

Sa’dijah, M.Pd, M.A.

Kata kunci: pembelajara kooperatif tipe TTW, kemampuan komunikasi siswa,

respon siswa

Sebagai pendidik, guru dituntut agar tugas dan peranannya tidak lagi

sebagai pemberi informasi (transmission of knowledge), melainkan sebagai

pendorong belajar agar siswa dapat mengkonstruksi sendiri pengetahuannya

melalui berbagai aktivitas seperti pemecahan masalah dan komunikasi.

Peningkatan kemampuan komunikasi siswa dapat dilakukan dengan melakukan

inovasi dalam pembelajaran. Dalam hal ini, perlu dirancang suatu pembelajaran

yang membiasakan siswa untuk mengkonstruksi sendiri pengetahuannya,

sehingga siswa lebih memahami konsep yang diajarkan serta mampu

mengkomunikasikan pemikirannya baik dengan guru, teman maupun terhadap

materi matematika itu sendiri. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk

meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa adalah dengan

melaksanakan model pembelajaran yang relevan untuk diterapkan oleh guru yang

memberi kesempatan kepada siswa untuk mengkomunikasikan ide-idenya dalam

bentuk lisan maupun tulisan. Model pembelajaran tersebut adalah model

pembelajaran kooperatif tipe Think-Talk-Write (TTW).

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Talun, tanggal 19 Maret sampai

7 Mei 2010. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan

kelas dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini terdiri dari siklus I dan siklus II.

Tingkat keberhasilan peningkatan kemampuan komunikasi siswa dapat dilihat

dengan mengamati peningkatan yang diperoleh dari siklus I ke siklus II dan

penelitian dikatakan berhasil jika hasil kemampuan komunikasi siswa “baik”.

Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi siswa adalah

tes di akhir siklus yang berupa permasalahan open-ended. Sedangkan untuk

mengetahui respon siswa digunakan instrumen berupa angket.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe

TTW dapat meningkatkan kemampuan komunikasi siswa yaitu kemampuan

komunikasi siswa pada observasi awal adalah “kurang baik”, setelah dilakukan

tindakan siklus I kemampuan komunikasi meningkat menjadi “cukup baik”,

kemudian dilakukan tindakan siklus II sehingga kemampuan komunikasi siswa

meningkat menjadi “baik”. Sedangkan respon siswa terhadap pembelajaran

kooperatif tipe TTW adalah “sangat positif”, hal ini menunjukkan bahwa siswa

sangat antusias dan tertarik dengan pembelajaran ini.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas