Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman sifat-sifat bangun ruang dalam pembelajaran matematika siswa kelas V SDN Bocek 02 Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang oleh Yayuk Wahyuni
PenulisWahyuni, Yayuk
Pembimbing1. AHMAD SAMAWI
Penerbitan2010, TA Program Studi S1 PJJ PGSD.
Subyek1. GEOMETRI (PENDIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN
2. GEOMETRI (PENDIDIKAN DASAR) - MEDIA PEMBELAJARAN
3. ELEKTRONIK TUGAS AKHIR
LabelRp 372.716044 WAH p
Abstrak

Kata Kunci : Pemanfaatan, Barang Bekas, Media Pembelajaran, Pemahaman.





Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran matematika untuk materi sifat-sifat bangun ruang, dengan memanfaatkan barang-barang bekas kemasan sebagai media pembelajaran. Adapun yang menjadi subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN Bocek 02 Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Dengan jumlah murid 30 siswa dengan rincian 19 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan model siklus. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua kali putaran atau dua kali siklus. Dalam setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan kegiatan observasi, serta kegiatan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, dokumentasi, dan tes. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data diskriptif kuantitatif dan analisis diskriptif kualitatif.

Pembelajaran yang dilaksanakan dengan memanfaatkan media pembelajaran berupa benda-benda yang ada di sekitar siswa dapat meningkatkan keaktifan, motivasi dan hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat bangun ruang. Dalam kegiatan pembelajaran siswa melakukan kegiatan bersama kelompok untuk menemukan sendiri sifat-sifat bangun ruang.

Berdasarkan tabel yang terlampir peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa meningkat dari pre test, ke siklus I, dan dari siklus I ke siklus II. Pada tes awal rata-rata yang diperoleh siswa 41,3 dan terdapat 13,3 % siswa yang mengalami ketuntasan belajar. Pada hasil pembelajaran siklus I rata-rata yang diperoleh siswa 63,7 dan terdapat 50 % siswa mengalami ketuntasan belajar. Pada hasil pembelajaran siklus II rata-rata yang diperoleh siswa 79,7 dan terdapat 83,3 % siswa mengalami ketuntasan belajar. Ini berarti hasil pembelajaran meningkat 70% dari tes awal sampai pos test siklus II dan telah memenuhi ketentuan dari penelitian ini yaitu lebih 80% siswa mengalami ketuntasan belajar.

Dengan demikian, pembelajaran dengan memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran dapat berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sifat-sifat bangun ruang. Pembelajaran dengan menggunakan media barang-barang bekas dapat meningkatakan keaktifan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar yang diperoleh siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas