Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPengaruh pengelolaan modal kerja terhadap tingkat rentabilitas pada PT. Gudang Garam Tbk. oleh Retno Wulandari
PenulisWulandari, Retno
Pembimbing1. MULYOSO ; 2. HARI, MUHAMMAD
Penerbitan2003, S1 Jurusan Manajemen.
Subyek1. MODAL KERJA - PENGELOLAAN
LabelRs 658.155 WUL p
Abstrak

Persaingan yang ketat diantara industri-industri yang ada mengharuskan

pimpinan perusahaan untuk mengelola faklor-faktor produksi yang dimilikinya

seefektifd an seefisienm ungkin agar perusahaany ang dipimpinnya dapat mencapai

tujuan utamanya yaitu mencapai laba yang optimal. Pengelolaan modal ke{a yang

tepat serta efisien dalam aktifitas perusahaan merupakan salah satu cara untuk

mencapalia ba yang optimal denganp engorbanany ang seminimal mungkin, dimana

kemampuanm odal suatu perusahaand alam menghasilkanl abanyad icerminkano leh

tingkat rentabilitas yang dicapai perusahaan.

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menguji pengaruh pengelolaan

modal kerja terhadap tingkat rentabilitas pada PT. Gudang Garam Tbk. Penelitian ini

mempunyai dua variabel, yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas

penelitian ini terdiri dari pengelolaan modal kerja dan tingkat rentabilitas ekonomi.

Sedangkanv ariabel terikatnyat erdiri dari tingkat rentabilitasd an tingkat rentabilitas

modal sendiri.

Menurut tingkat eksplanasinyam aka penelitian ini termasuk jenis penelitian

asosiatifdenganb entuk hubungank ausal.P engambiland ata dilakukan melalui teknik

dokumentasi. Pengukuran dilakukan mulai tahun 1994-2001 dengan menggunakan

analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas, aktivitas, dan profitabilitas

serta analisis regresi yang dilakukan dengan bantuan program komputer SPSSfo r

I4/indows.

Dari hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa PT. Gudang

Garam Tbk. kurang efisien dalam mengelola modal ke{anya. Hal ini disebabkan

karena dana yang tertanam dalam modal kerja berlebihan sebagai akibatnya ada dana

yang menganggurs ehinggap rofitabilitas perusahaanle bih kecil, jika dibandingkan

dengans tandari ndustrinya.P enumpukand anat ersebutd itunjukkan olehc unent rqtio

yang melebihi standar 200ol0. Rendahnya efisiensi modal kerja juga disebabkan

rendahnya working capital turnover jika dibandingkan dengan rata-rata industrinya

sebesar 5 kali, sehingga pada akhimya akan berakibat pda kecilnya profitabilitas

yang dicapai perusahaanD. ari hasil perhitunganj uga diperoleh tingginya tingkat

rentabilitas yang dicapai PT. Gudang Garam Tbk., apabila dibandingkan dengan

tingkat suku bungak redit yang berlaku yaitu sebesa2r 0%.

Daria nalisisd atar egresip adap engujiany ang pertamap adat araf signiftkan 5Tod apat

disimpulkanb ahwa ada pengaruhy ang positif antara Wngelolaanm odal ker.la

terhadatpin gkatr entabilitaie konomid enganp engujianF :1 1,083d engans ignifikansi

F={,02i. Untuk pengujian yang kedua pada taraf signifikan 5o/o dapat disimpulkan

bahwaa dap "ngarutry ang positif antarap engelolaanm odal kerja terhadapt ingkat

rentabilitams odal sendiri denganp engujianF :8,378 dengans ignifikansiF :0,034.

Dan untuk pengujian yang ketiga pada taraf sigrifikan 5Yo dapat disimpulkan bahwa

adap engarulha ng positif antara tingkat rentabilitase konomi terhadapt ingkat

tenta6ititumr odats endirid enganp engujianF :55,239 dengans ignifikansFi :0,000.

Saran yang bisa dikemukakan berkaitan dengan temuan yang diperoleh

selama melaksanakan penelitian ini adalah: (l) Perusahaan harus dapat

memperlahankapno sisinyas ebagaip rodusenr okok terbesard i Indonesiad engan

menjagae fisiensi usaha yang salah satunya dapat dilakukan d9ng1n efisiensi

png"tot*n modal kerja. (2) Quick ratio yang rendah harus ditingkatkan agar

iituioltur perusahaante rjaga sehinggat idak mengangguk epercayaanp ihak luar

terhadapp erusahaan(. 3) Perusahaanh arus tetap memperhatikan.p engelolaan

ferhadappe rsediaank,h ususnyap ersediaanb arangjadia gart idak sampami enumpuk

sehingga

-

tidak merugikan perusahaan. (4) Untuk meningkatkan rentabilitas,

p.**huun harus dapat menjaga efisiensi usaha dimana hal ini tidak bisa terlepas dari

ifisiensi pengelolaanm odal kerja yang terbukti dengan adanyap engaruhy ang

signifikan antar keduanya. Untuk itu setiap komponen dari modal.ke{a harus

mendapapt erhatiand alam upaya peningkatanr entabilitas.( 5) Mengingat adanya

keterbitasand alam penelitian ini, dan sehubungand engand itemukannyap engaruh

variabel lain maka dipandang perlu untuk dikembangkan lagi masalah pengelolaan

modakl erjam elaluip enelitian-penelitiasne lanjutnya.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas