Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan pendekatan discovery dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPA di kelas V SDN Banjarsari Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan oleh Sutomo
PenulisSutomo
Pembimbing1. MOH. SOCHIB ; 2. SUKAMTI
Penerbitan2010, S1 Program Studi S1 PGSD.
Subyek1. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - PRESTASI BELAJAR
2. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN DISCOVERY
LabelRs 372.35044 SUT p
Abstrak

Kata Kunci : Hasil Belajar, Pendekatan Discovery, Tumbuhan Hijau



Pembelajaran IPA seringkali disampaikan secara konvensional artinya guru masih menerapkan pembelajaran dengan metode ceramah dan pemberian tugas saja, anak tidak diberi kesempatan untuk mengidentifikasi dan menemukan sendiri konsep IPA sehingga peserta didik menjadi malas dan jenuh. Hal ini berakibat terhadap prestasi belajar anak menjadi menurun, yang didukung dari hasil ulangan harian dan hasil tes standarisasi mutu pada semester yang lalu.

Dari hasil observasi awal ditemukan: 1) Selama berlangsungnya pembelajaran IPA siswa sering terlihat kurang perhatian. 2) Hasil belajar IPA semester II tahun pelajaran 2009-2010 rata-rata kelasnya hanya mencapai 62.00. Salah satu pendekatan untuk membantu memecahkan masalah tersebut adalah dengan pendekatan discovery, langkah-langkahnya: Merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis data, menyajikan data, dan mengkomunikasikan data.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan discovery, hasil belajar siswa kelas V dalam pembelajaran tumbuhan hijau di SDN Banjarsari Kec. Pandaan Kab. Pasuruan.

Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), terdiri dari empat tahapan yaitu; perencanaan, tindakan, observasi/pengamatan, refleksi.

Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa selama penerapan pendekatan discovery mengalami peningkatan. Sebagai indikatornya adalah aktivitas siswa semakin terfokus pada kegiatan pembelajaran, selain itu bimbingan guru pada setiap tahapan semakin intensif dan efektif. Begitu juga dasil belajar siswa telah mengalami peningkatan. Pada pre tes hanya 11 siswa yang mengalami ketuntasan yang ditetapkan, meningkat menjadi 24 siswa pada siklus I pertemuan kedua rata-rata kelasnya mencapai 66.75. Sedangkan pada siklus II pertemuan kedua rata-rata kelasnya mencapai 79.79 dan siswa yang mengalami ketuntasan sebanyak 24 siswa.

Berdasarkan hasil penelitian dan temuan-temua yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA materi tumbuhan hijau dengan pendekatan discovery bagi anak dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Sedangkan saran yang diberikan adalah guru menggunakan pendekatan discovery yang terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tumbuhan hijau. Menggunakan pendekatan pembelajaran yang memberikan stuasi belajar dikelas menjadi aktif, yang memberikan pengalaman langsung pada siswa dan membangkitkan minat belajar siswa. Sebagai referensi penelitian lebih lanjut.







IPA merupakan salah satu mata pelajaran yang berguna bagi kehidupan siswa sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah-masalah yang diidentifikasikan. Penerapan IPA perlu dilakukan secara bijaksana agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan. Pembelajaran ini diarahkan pada pengalaman belajar untuk merancang dan membuat suatu karya melalui penerapan secara Bijaksana (Depdiknas, 2006:203). Pendekatan discovery merupakan salah satu pendekatan yang dapat mempermudah melatih siswa dalam mengembangkan ilmu yang di peroleh membuat siswa lebih bersemangat lagi dalam belajar. Siswa mempunyai kesempatan memperoleh pengalaman secara langsung, menambah percaya diri pada siswa, sedang siswa dapat menemukannya sendiri jawaban yang benar adalah Pendekatan Discovery yang memiliki tahapan-tahapan sebagai berikut: merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis data, meyajikan data, dan mengkomunikasikan data.

Sutomo adalah mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM). Artikel ini diangkat dari Skripsi Sarjana Pendidikan, Program S1 Universitas Negeri Malang, 2010.












P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas