Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan teknik Team Games Tournament dalam pelajaran IPS untuk meningkatkan kesadaran karier siswa kelas tiga sekolah dasar oleh Syaiful Hadi
PenulisHadi, Syaiful
Pembimbing1. DANY M. HANDARINI ; 2. MARTHEN PALI
Penerbitan2010, S2 Program Studi Bimbingan dan Konseling.
Subyek1. BIMBINGAN KARIER (PENDIDIKAN DASAR)
2. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (PENDIDIKAN DASAR) - METODE PEMBELAJARAN
LabelRt 372.14 HAD p
Abstrak

Tesis, Program Studi Bimbingan Konseling, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: (1) Dr. Dany M. Handarini, MA., (2) Dr. Marthen Pali, M.Psi.



Kata kunci: Team Games Tournament, Pelajaran IPS, Kesadaran Karier





Bimbingan karier di sekolah dasar tidak dimaksudkan agar anak-anak melakukan pilihan-pilihan prematur. Fokusnya adalah pada kesadaran akan pilihan-pilihan yang bakal tersedia, cara-cara mengantisipasi dan merencanakannya, serta hubungannya dengan ciri-ciri pribadi. Banyak murid yang perlu mengetahui bahwa mereka akan mempunyai kesempatan-kesempatan untuk memilih dan kompetensi untuk melaksanakannya. Siswa-siswa ini juga perlu menyadari dirinya, bagaimana mereka berubah, dan bagaimana mereka dapat menggunakan pengalaman-pengalaman sekolah untuk menjelajah dan bersiap guna menyongsong masa depan. Pada anak usia sekolah dasar, perkembangan kariernya berada pada tahap kesadaran karier. Sampai saat ini di Indonesia pada tingkat sekolah dasar belum ada tenaga profesional konselor, oleh karena itu program bimbingan dilakukan dengan mengintegrasikan program tersebut dalam mata pelajaran. Berdasarkan studi pendahuluan diperoleh informasi bahwa di Sekolah Dasar Negeri Percobaan Malang belum pernah diselenggarakan bimbingan karier dengan mengintegrasikannya dalam mata pelajaran. Atas dasar hal tersebut, dilakukan penelitian penerapan teknik team games tournament dalam pelajaran IPS untuk meningkatkan kesadaran karier siswa kelas tiga sekolah dasar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini meliputi (1) pemetaan standar kompetensi mata pelajaran IPS yang berhubungan dengan kesadaran karier dan pemetaan standar kompetensi bimbingan karier kelas tiga sekolah dasar, (2) menyusun materi pembelajaran, (3) menyusun rencana tindakan, (4) pelatihan terhadap guru dalam melaksanakan pembelajaran, (5) pelaksanaan tindakan, (6) hasil pelaksanaan tindakan, dan (7) evaluasi dan diskusi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru. instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci; peneliti memegang peran kunci dalam proses pengumpulan, penganalisisan, maupun penyimpulan data. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan perekaman. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis data mengalir yang dimulai dari tahap reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penyimpulan data. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan triangulasi dan pengecekan teman sejawat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik team games tournament dalam pelajaran IPS dapat meningkatkan kesadaran karier kelas tiga sekolah dasar. Secara keseluruhan siswa mempunyai kesadaran karier yang baik. Dari 42 siswa kelas III B Sekolah Dasar Negeri Percobaan Malang yang mampu menjawab paling sedikit 80% pertanyaan yang berhubungan dengan kesadaran karier rata-rata 7,3% yaitu kurang lebih 3 orang siswa. Pada tahap perencanaan pembelajaran, guru melaksanakannya dengan baik. Hal itu tercermin dari (1) rencana disusun berdasarkan kurikulum, dan (2) penerapan teknik team games tournament dalam pelajaran IPS untuk meningkatkan kesadaran karier siswa kelas tiga Sekolah Dasar Negeri Percobaan Malang disusun dan diwujudkan dalam bentuk rencana pembelajaran. Rencana pembelajaran disusun secara kolaboratif dengan peneliti yang terdiri dari (a) standar kompetensi, (b) kompetensi dasar, (c) indikator, (d) hasil belajar, (e) tujuan pembelajaran, (f) kegiatan pembelajaran, (g) media dan sumber belajar, (h) metode, dan (i) teknik penilaian.

Pada tahap pelaksanaan pembelajaran, guru melakukannya dengan optimal. Guru telah melaksanakan pembelajaran team games tournament sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang telah disusun. Hasil analisis proses kegiatan guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran termasuk dalam kualifikasi baik sekali. Penggunaan pembelajaran team games tournament menciptakan kegiatan belajar mengajar yang aktif dan menyenangkan.

Pada tahap penilaian, guru telah mampu melaksanakan secara komprehensif. Guru tidak hanya melaksanakan penilaian hasil tetapi juga melaksanakan penilaian proses. Penilaian proses direkam dengan menggunakan pedoman analisis kegiatan siswa. Sedangkan penilaian hasil dilakukan dengan menganalisis hasil perolehan poin pada setiap tahapan dengan menggunakan panduan penilaian.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


1Penerapan model experiential learning sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan coping self-talk bago calon konselor / Irene Maya Simon
2Penerapan problem based learning untuk meningkatkan perspective taking skill siswa SD / Rusmiyati
3Penerapan metode role playing untuk meningkatkan empati pada siswa kelas IV MI Yaspuri Malang / Nutfah A.M. Arif
4Penerapan teknik Team Games Tournament dalam pelajaran IPS untuk meningkatkan kesadaran karier siswa kelas tiga sekolah dasar / Syaiful Hadi
5Penerapan strategi self-regulated learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar (SD) / Dinny Budiavianti
6Penerapan problem-based learning untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SMP kelas olahraga / Kantiningrum