Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan strategi pembelajaran kooperatif metode numbered heads together (NHT) untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi siswa kelas X-5 di SMA Islam Almaarif Singosari oleh Hasminar Rachman Fidiastuti
PenulisFidiastuti, Hasminar Rachman
Pembimbing1. Herawati Susilo 2. Sri Rahayu Lestari
Penerbitan2010, S1 Prgogram Studi Pendidikan Biologi.
Subyek1. BIOLOGI - PRESTASI BELAJAR
2. BIOLOGI - MOTIVASI BELAJAR
3. BIOLOGI - PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL NUMBERED HEADS TOGETHER
LabelRs 570.76 FID p
Abstrak

Kata kunci: Numbered Heads Together (NHT), motivasi, hasil belajar.





Hasil observasi dan wawancara kepada guru dan beberapa siswa yang dilakukan peneliti selama PPL, menunjukkan bahwa pembelajaran di kelas X-5 SMA Islam Almaarif Singosari cenderung menggunakan pembelajaran dengan metode ceramah, diselingi tanya jawab dan latihan soal, serta tidak pernah melakukan praktikum. Hal ini menyebabkan motivasi dan hasil belajar siswa menjadi rendah. Berdasar hasil observasi, motivasi kelas X-5 rendah, yang terlihat dari sikap belajar siswa yang tidak memiliki rasa ingin tahu dengan cara mengajukan pertanyaan, tidak berusaha menyelesaikan permasalahan (soal) dari guru, menyontek pekerjaan teman, dan tidak mencatat penjelasan guru pada buku catatan. Motivasi belajar yang rendah berakibat pada rendahnya hasil belajar dan banyaknya jumlah siswa yang tuntas belajar, yaitu 77,5 % siswa tidak tuntas belajar pada materi Keanekaragaman Hayati dan 65 % siswa tidak tuntas belajar pada materi Plantae. Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa yaitu dengan menerapkan strategi pembelajaran kooperatif model NHT (Numbered Heads Together).

Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X-5 SMA Islam Almaarif Singosari. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2010. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-5 SMA Almaarif Singosari yang berjumlah 40 orang. Data penelitian ini berupa motivasi dan hasil belajar siswa. Motivasi belajar siswa diukur dengan angket motivasi belajar siswa sebelum melaksanakan pembelajaran dengan Numbered Heads Together dan sesudah melaksanakan pembelajaran dengan Numbered Heads Together, serta lembar observasi pada setiap pertemuan. Hasil belajar siswa diperoleh dari ranah kognitif (ujian akhir siklus) dan ranah afektif (kegiatan siswa selama pembelajaran di kelas, yang meliputi kerja sama, keaktifan dan keberanian). Ketuntasan belajar ditentukan berdasarkan perbandingan hasil ujian akhir siklus dengan kriteria ketuntasan belajar minimal (SKM) yang ditentukan di SMA Islam Almaarif Singosari. Siswa mencapai ketuntasan belajar minimal, jika telah mencapai skor ≥70, sedangkan keberhasilan hasil belajar secara klasikal adalah daya serap klasikal 85% siswa telah mencapai skor ≥70.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada siklus II menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan siklus I. Hal ini dapat dibuktikan dengan terjadinya peningkatan pada setiap indikator motivasi belajar, yaitu peningkatan pada aspek Attention (perhatian) sebesar 16,07%, Relevance (relevansi) sebesar 14,5%, Confidence (percaya diri) sebesar 21,25% dan

i

 

 

 

Satisfaction (kepuasan) sebesar 15,66%. Secara klasikal, peningkatan motivasi belajar siswa adalah sebesar 16,87%, yaitu dari 57,68% dengan taraf keberhasilan cukup pada siklus I menjadi 74,55% dengan taraf keberhasilan baik pada siklus II. Hasil belajar juga mengalami peningkatan antara siklus I dan siklus II. Hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan persentase hasil rata-rata belajar kognitif siswa dari 72,37% pada siklus I menjadi 83,17% pada siklus II. Jumlah siswa yang tuntas belajar mengalami kenaikan sebesar 20%, yaitu dari 70% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II. Sedangkan rata-rata hasil belajar afektif siswa di kelas yang meliputi kerja sama, keaktifan dan keberanian, mengalami kenaikan yaitu dari 64,7 % dengan taraf keberhasilan cukup pada siklus I menjadi 78,9% dengan taraf keberhasilan baik pada siklus II, dengan peningkatan sebesar 14,2%.

Persepsi siswa kelas X-5 di SMA Islam Almaarif Singosari tentang penerapan strategi pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together (NHT) pada mata pelajaran Biologi adalah siswa memberikan respons yang positif terhadap pelaksanaan Numbered Heads Together. Hal ini karena siswa merasa memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengikuti pelajaran, mampu memahami materi dengan baik, dapat meningkatkan semangat kerja kelompok dan mampu memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari setelah melakukan pembelajaran dengan Numbered Heads Together, sehingga siswa lebih termotivasi dalam mengikuti pembelajaran.

Hasil penelitian ini telah menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X-5 SMA Islam Almaarif Singosari. Penelitian ini dapat dijadikan acuan dan dasar dalam melaksanakan penelitian serupa, terutama untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Numbered Heads Together dapat dipadukan dengan praktikum serta melibatkan media lingkungan sebagai bahan belajar siswa. Dengan melibatkan lingkungan sebagai bahan belajar siswa, siswa akan lebih merasa dapat menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari serta mengetahui kegunaan materi dalam memecahkan masalah yang ditemui pada kehidupan sehari-hari.

ii

 

 


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penerapan model siklus belajar yang menggunakan asesmen presentasi dan diskusi dalam meningkatkan kualitas hasil belajar biologi siswa kelas X semester 1 SMA Negeri 1 Gresik / oleh Surotus Tsaniyah


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


1Penerapan model siklus belajar yang menggunakan asesmen presentasi dan diskusi dalam meningkatkan kualitas hasil belajar biologi siswa kelas X semester 1 SMA Negeri 1 Gresik / oleh Surotus Tsaniyah