Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran mengikuti prosedur keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja (studi pada siswa Administrasi Perkantoran kelas X SMK PGRI 2 Malang) oleh Pratam
PenulisHeriyadhi, Pratama
Pembimbing1. Heny Kusdiyanti 2. Sarbini
Penerbitan2010, S1 Program Studi Administrasi Perkantoran.
Subyek1. KESELAMATAN KERJA - PRESTASI BELAJAR
2. KESELAMATAN KERJA - PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING
3. ADMINISTRASI PERKANTORAN
LabelRs 658.382076 HER p
Abstrak

Kata kunci : Pembelajaran berbasis masalah, dan hasil belajar



Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta adanya globalisasi menuntut tersedianya sumber daya manusia yang memiliki keahlian dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan jaman. Pendidikan merupakan suatu upaya dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian dan ketrampilan sesuai tuntutan pembangunan bangsa, dimana kualitas suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh faktor pendidikan.Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita sekarang adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang ada selama ini ternyata hanya membuat siswa sangat terbebani dengan materi dan tugas yang diberikan oleh guru dengan metode ceramah.Tujuan dari penelitian ini adalah dapat memaksimalkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar yaitu metode pembelajaran berbasis masalah diharapkan tidak hanya memperdalam pemahaman peserta didik tetapi juga meningkatkan sikap positif terhadap pelajaran, rasa saling menghargai, saling memiliki dan dapat pula mengembangkan keterampilan untuk menghargai orang lain oleh karena itu dengan penerapan pembelajaran berbasis masalah diharapkan siswa dapat meningkatkan hasil belajarnya sehingga memperoleh hasil yang maksimal.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil pre test siswa pada siklus I diketahui bahwa rata-rata dari skor tes siswa sebelum tindakan adalah 62,5 dengan skor tertinggi 80 dan jumlah siswa yang tuntas belajar (skor ≥70) sebanyak 10 siswa dengan presentase tingkat ketuntasan belajar sebesar 31,25 %. Setelah diterapkan pembelajaran problem based learning rata-rata skor tes siswa meningkat menjadi 75,22 dengan skor tertinggi sebesar 95 dan jumlah siswa yang tuntas belajar (skor ≥70) sebanyak 26 siswa dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 81,25 %. Ini tentu saja belum memenuhi kriteria kelulusan secara kelompok yaitu lebih dari 85%.

Pada siklus II, rata-rata dari skor tes siswa sebelum tindakan adalah 76,25 dengan skor tertinggi 100 dan jumlah siswa yang tuntas belajar (skor ≥70) sebanyak 21 siswa dengan presentase tingkat ketuntasan belajar sebesar 65,63 %. Setelah diterapkan pembelajaran problem based learning rata-rata skor tes siswa meningkat menjadi 78,90 dengan skor tertinggi sebesar 95 dan jumlah siswa yang tuntas belajar (skor ≥70) sebanyak 29 siswa dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 90,63 %. ini membuktikan bahwa pada siklus II ini, sudah melebihi kriteria kelulusan secara kelompok.

Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Keamanan, Keselamatan, dan Kesehatan Kerja dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah mengalami peningkatan. Sehingga model ini perlu untuk diimplementasikan, serta dikembangkan bukan hanya pada mata pelajaran Keamanan, Keselamatan, dan Kesehatan Kerja, akan tetapi juga pada mata pelajaran lain yang sesuai. Karena strategi ini selain meningkatkan prestasi belajar siswa, strategi ini juga sangat berguna dalam melatih siswa untuk memecahkan masalah dan kemampuan siswa dalam berpikir kritis.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penerapan kolaborasi model problem based learning dan mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar siswa (studi pada siswa kelas X APK SMK Cendika Bangsa Kepanjen dalam mata pelajaran menerapkan K3LH) / David Anggik Anggada
2Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran mengikuti prosedur K3 (studi pada siswa APK kelas X SMK PGRI Sumbermanjing Kab. Malang) / Maharani Sribekti
3Penerapan model Team Assisted Individualization (TAI) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa mata pelajaran K3LH (studi pada kelas X APK di SMK Cendika Bangsa Kepanjen Malang) / Ahmad Syarifudin Helmi
4Penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dan Student Facilitator and Explaining (SFAE) untuk meningkatkan hasil belajar (studi pada mata pelajaran mengikuti prosedur K3LH kelas X APK 1 di SMKN 2 Blitar) Devi Dwi Kurniasari
5Penerapan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran keamanan keselamatan kesehatan dan lingkungan hidup siswa kelas X-APK SMK PGRI 2 Malang / Danny Ajar Baskoro
6Penerapan model pembelajaran talking stick untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X Penjualan pada mata diklat mengikuti prosedur keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja di SMK Islam Batu / Yarhma Rosmaniar
7Implementasi pembelajaran kooperatif model PBL (problem based learning) dan konvensional untuk meningkatkan hasil belajar mata diklat mengikuti prosedur keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja / Ahmad Abdullah
8Penerapan kolaborasi model pembelajaran inquiry dan model pembelajaran student team achievement division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran keamanan, kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan hidup / Christi Izhati Choirina Dewi
9Penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa (studi pada siswa Program Studi Administrasi Perkantoran kelas X SMK PGRI 6 Malang) / Arik Ardana
10Implementasi pembelajaran kooperatif model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada mata pelajaran mengikuti prosedur keamanan keselamatan dan keszehatan kerja (Studi pada siswa kelas X-ADM SMK Nu Bululawang) / Indra Pahlawan
11Penerapan pembelajaran kooperatif model problem based learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata diklat mengikuti prosedur keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) (Studi pada siswa program keahlian administrasi perkantoran kelas XI di SMK Muh
12Penerapan pembelajaran kontekstual problem based learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran keamanan, keselamatan, dan kesehatan kerja (Studi pada siswa kelas X APK Negeri 2 Blitar) / Didit Satria
13Penerapan pembelajaran kooperatif model group investigation (GI) dengan pendekatan problem based learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar pada mata diklat keamanan, kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan hidup kelas X APK SMK PGRI 2 Malang / Enggar Asriani
14Penerapan pembelajaran kooperatif model probem based learning (PBL) untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran keamanan, keselamatan, dan kesehatan kerja (studi pada siswa kelas X APK SMK PGRI 2 Malang) / Niki Puspitasari


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.