Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan metode bermain peran untuk meningkatkan kedisiplinan anak kelompok B di TK-SD Satu Atap Bandungrejosari 1 Kota Malang oleh Intan Maharani Krisnawati
PenulisKrisnawati, Intan Maharani
Pembimbing1. TOMAS IRIYANTO ; 2. I MADE SEKEN
Penerbitan2010, S1 Program Studi PAUD.
Subyek1. ANAK (TKK) - DISIPLIN
LabelRs 372.15 KRI p
Abstrak

Kata Kunci: Metode, Bermain Peran





Penelitian ini berlatar belakang pada rendahnya kemampuan kedisiplinan anak. Hal ini disebabkan karena kegiatan pembelajaran belum melibatkan anak dan belum memberikan kebebasan kepada anak untuk berekspresi dan mencoba kegiatan yang menyenangkan bagi anak.

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan cara penggunaan metode bermain peran yang dapat meningkatkan kedisiplinan anak kelompok B di TK-SD Satu Atap Bandungrejosari 1, 2) mendeskripsikan peningkatan kedisiplinan anak kelompok B di TK-SD Satu Atap Bandungrejosari 1 setelah dibelajarkan dengan menggunakan metode bermain peran

Penelitian ini dilakukan di TK SD Satu Atap bandungrejosari 1 Malang tanggal 30 Juli sampai 20 Agustus 2010. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan kelas dengan proses bersiklus. Dalam setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan , yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan Guru Kelas B.

Hasil analisis data menunjukkkan kemampuan kedisiplinan anak dalam berdoa meningkat pada siklus I dari 75 % menjadi 78,94 % pada siklus II. Kemampuan menaati peraturan juga meningkat dari 75 % pada siklus I menjadi 86,84 % pada siklus II. Kemampuan perhatian anak meningkat dari 71,05 % pada siklus I menjadi 89,43 % pada siklus II. Kedisiplinan bekerja sama juga meningkat dari 66,7 % pada siklus I menjadi 84,2 % pada siklus II. Peningkatan kemampuan kedisiplinan lainnya adalah dalam menyelesaikan tugas tepat waktu, meningkat dari 76,3 % pada siklus I menjadi 94,76 % pada siklus II.

Disimpulkan penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan kedisiplinan anak usia dini. Kepada peneliti lanjutan disarankan, temuan ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan sebagai refleksi untuk mengembangkan hasil penelitian penerapan metode bermain peran dalam bidang pembelajaran bahasa, seni, kognitif, fisik motorik dan kompetensi dasar anak usia dini lainnya.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.