Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan metode permainan simulasi pada mata pelajaran PKn untuk meningkatkan aktivitas belajar siswakelas IX di SMPN 1 Kauman Ponorogo oleh Rizki Wahyunita W.
PenulisWahyunita W., Rizki
Pembimbing1. Sri Untari 2. Siti Awaliyah
Penerbitan2010, S1 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Subyek1. KEWARGANEGARAAAN - MODEL PEMBELAJARAN
LabelRs 323.60712 WAH p
Abstrak

Kata kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, permainan simulasi, aktivitas belajar

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang secara umum bertujuan untuk mengembangkan potensi individu warga negara Indonesia, sehingga memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggung jawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pendidikan Kewarganegaraan menuntut siswa menunjukkan sikap yang baik, kreatif, dan bertanggungjawab. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, metode yang digunakan masih berpusat pada guru (teacher centered), siswa sering pasif dalam kegiatan pembelajaran, jarang bertanya maupun menjawab atau dengan kata lain siswa kurang terlibat secara optimal dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini merupakan salah satu penyebab kurangnya aktivitas belajar siswa.

Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: (1) bagaimana penerapan metode permainan simulasi untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IX di SMPN 1 Kauman Ponorogo?, (2) apakah metode permainan simulasi dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IX di SMPN 1 Kauman Ponorogo?

Untuk mengatasi permasalahan seperti diuraikan diatas, maka peneliti mencoba menerapkan metode permainan simulasi dan menganalisis dampaknya terhadap aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Tahap-tahap dalam penelitian ini meliputi 4 tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini berlangsung dalam 2 tahap, yaitu tindakan I dan tindakan II. Subyek penelitian adalah siswa kelas IX A SMPN 1 Kauman Ponorogo. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis data terdiri atas beberapa kegiatan yang diantaranya yaitu klasifikasi data, penyajian data, dan penilaian keberhasilan tindakan.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa metode permainan simulasi yang diterapkan dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PKn. Peningkatannya adalah dari hasil analisis siklus I, aktivitas belajar siswa sebesar 67.44%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 89.41%. Hasil ini diharapkan akan bermanfaat sebagai informasi bahwa penerapan metode permainan simulasi dapat meningkatkan aktivitas siswa di SMP.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang bisa peneliti sampaikan sehubungan dengan metode permainan simulasi adalah bagi guru Pendidikan Kewarganegaraan dianjurkan menerapkan pembelajaran menggunakan metode permainan simulasi pada mata mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan karena siswa memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran menggunakan metode ini dan bagi siswa sekolah menengah disarankan agar selalu meningkatkan aktivitas belajarnya agar terbiasa untuk aktif dalam pembelajaran di kelas supaya proses belajar dapat berjalan dengan baik dan menarik


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas