Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan pembelajaran kontekstual dengan metode belajar kooperatif teams games tournaments (TGT) untuk meningkatkan motivasi, aktivitas dan hasil belajar biologi siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Jember tahun pelajaran 2009 oleh 2010 oleh Rahayuningsih
PenulisRahayuningsih
Pembimbing1. SITI ZUBAIDAH ; 2. IBROHIM
Penerbitan2011, S2 Program Studi Pendidikan Dasar.
Subyek1. BIOLOGI - PRESTASI BELAJAR
2. BIOLOGI - PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MODEL TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT)
LabelRt 570.76 RAH p
Abstrak

Kata kunci: Motivasi belajar, Aktivitas Kooperatif, Hasil belajar, Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament, Pembelajaran Kontekstual





Melihat permasalahan yang terjadi di SMPN 3 Jember yaitu kurangnya motivasi siswa dalam kegiatan pembelajaran dan hasil belajar yang masih rendah maka perlu adanya terobosan baru dalam proses pembelajaran biologi di sekolah dengan tepat. Aktivitas siswa juga masih rendah dan siswa masih sedikit mendapat kesempatan bekerjasama dalam tugas kelompok. Masalah tersebut dicoba diatasi dengan pembelajaran kontekstual. Pembelajaran kontekstual akan menjadikan pembelajaran bermakna karena selalu dikaitkan dengan kehidupan nyata, sehingga siswa mudah memahami materi pelajaran. Metode belajar kooperatif TGT (Teams Games Tournament) sebagai alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam kegiatan yang menyenangkan dan menantang.

Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus pembelajaran, siklus I terdiri dari 4 pertemuan dan siklus II terdiri dari 4 pertemuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar, aktivitas dan hasil belajar biologi siswa melalui penerapan pembelajaran kontekstual dengan metode belajar kooperatif TGT. Subjek dalam penelitian ini adalah 28 siswa kelas VIIA SMP Negeri 3 Jember Semester Genap Tahun Pelajaran 2009/2010.Waktu penelitian mulai Bulan Januari sampai dengan Bulan Juni 2010.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II. Hasil analisis data dengan angket menunjukkan ada peningkatan motivasi dari sebelum tindakan yaitu 76,1% dengan kriteria baik menjadi 84% di akhir tindakan dengan kriteria sangat baik. Hasil analisis data melalui lembar observasi, motivasi belajar siswa juga meningkat dari siklus I sebesar 64% ke siklus II sebesar 80,1%, sehingga peningkatan motivasi belajar adalah sebesar 16,1%. Aktivitas kooperatif siswa mengalami peningkatan dari siklus I (80,4%) ke siklus II (85,8%), sehingga peningkatan aktivitas kooperatif sebesar 5,4%. Hasil belajar siswa berupa tes kognitif juga meningkat dari siklus I ke siklus II. Peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus I (75%) ke siklus II (89,3%). Secara klasikal peningkatan tersebut sudah memenuhi ketuntasan yang ditetapkan yaitu 85%. Penerapan pembelajaran kontekstual dengan metode belajar kooperatif TGT dapat memberikan respons positif dengan kategori skala sikap sangat baik (4,18).

Berdasarkan hasil penelitian, diajukan saran sebagai berikut: (1) guru diharapkan dapat menerapkan pembelajaran ini dalam melaksanakan pembelajaran biologi karena siswa merasakan situasi pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan, melatih kerjasama dengan teman, membantu siswa membangun kebiasaan berpikir positif dan memotivasi siswa supaya lebih giat belajar, (2) pembelajaran kooperatif TGT salah satu komponennya adalah pemberian penghargaan kepada siswa berupa piagam sebagai bentuk penguatan (reinforcement), maka hendaknya kepada guru dalam penerapan pembelajaran kooperatif tidak melupakan komponen ini, karena penghargaan dapat menimbulkan kepuasan dalam diri siswa dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penerapan model siklus belajar yang menggunakan asesmen presentasi dan diskusi dalam meningkatkan kualitas hasil belajar biologi siswa kelas X semester 1 SMA Negeri 1 Gresik / oleh Surotus Tsaniyah


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.