Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan kolaborasi model pembelajaran inquiry dan model pembelajaran student team achievement division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran keamanan, kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan hidup oleh Christi Izhati Choirina Dewi
PenulisDewi, Christi Izhati Choirina
Pembimbing1. HENY KUSDIYANTI ; 2. IMAM BUKHORI
PenerbitanSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, S1 Program Studi Administrasi Perkantoran. 2011
Subyek1. KESELAMATAN KERJA (MANAJEMEN) - PRESTASI BELAJAR
LabelRs 658.382076 DEW p
Abstrak

Kata Kunci: Model Pembelajaran Inquiry, Student Team Achievement Division, Hasil belajar siswa.





Membangun interaksi edukatif sangat sulit, kenyataan menunjukkan bahwa kegiatan belajar mengajar dengan metode konvensional dengan ceramah yang diterapkan oleh guru kurang menarik perhatian siswa untuk berperan aktif di dalam kelas serta menimbulkan kejenuhan bagi siswa. Hal ini yang selanjutnya berdampak pada hasil belajar siswa kelas X APK SMK Cendika Bangsa yang menunjukan hasil belajar yang belum optimal yang dapat terlihat dari hasil nilai ujian tengah semester yang sebagian besar belum memenuhi standart minimal.

Salah satu model pembelajaran kolaboratif yang dapat membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam proses belajar adalah kolaborasi model pembelajaran Inquiry dan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD). Pembelajaran yang lebih memungkinkan siswa untuk lebih aktif dan bertanggung jawab penuh untuk memahami materi pelajaran baik secara berkelompok maupun individual, sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa hal, yang mencakup penerapan kolaborasi model pembelajaran inquiry dan model pembelajaran student team achievement division (STAD) pada mata pelajaran Keamanan, Kesehatan, Keselamtan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH), hasil belajar siswa kelas X APK SMK Cendika Bangsa setelah adanya penerapan model pembelajaran kolaborasi ini, hambatan dan solusi yang dihadapi, serta respon siswa kelas X APK SMK Cendika Bangsa terhadap penerapan model pembelajaran kolaborasi inquiry dan STAD pada mata pelajaran K3LH.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan jenis data kualitatif serta pendekatan partisipatif sehingga peneliti terjun langsung dalam pengumpulan data. Data yang diperoleh berupa hasil belajar siswa kelas X APK SMK Cendika Bangsa, lembar observasi, catatan lapangan dan angket respon siswa. Kegiatan penelitian dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Berdasarkan hasil observasi pada aktivitas belajar siswa yang dilakukan di setiap siklus, diketahui adanya peningkatan yang “sangat baik” terhadap penerapan kolaborasi model pembelajaran Inquiry dan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD), 2) Setelah adanya penerapan kolaborasi model pembelajaran Inquiry dengan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD), hasil belajar siswa lebih baik (meningkat) dibandingkan dengan sebelum adanya penerapan kolaborasi model pembelajaran Inquiry dan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD), 3) Hambatan yang dihadapi peneliti dalam penelitian penerapan kolaborasi model pembelajaran Inquiry dan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) adalah Siswa mengalami kesulitan untuk menemukan fakta nyata yang terkait dengan materi yang dijarkan, Kolaborasi model Pembelajaran Inquiry dan Student Team Achievement Division belum pernah ada sebelumnya, alokasi waktu yang digunakan kurang efektif terutama pada pelaksanaan pembelajaran Siklus I yaitu pada pembentukan kelompok dan pengerjaan soal diskusi kelompok dan pembahasannya, siswa kurang memahami pelaksanaan diskusi yang baik, Siswa kurang berani untuk mengemukakan pendapat dalam diskusi kelas, dan 4) Respon siswa terhadap penerapan kolaborasi model pembelajaran Inquiry dan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran Keamanan, Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup adalah sangat positif.

Saran yang dapat diberikan setelah adanya penerapan kolaborasi model pembelajaran ini antara lain: Saran bagi kementerian pendidikan, penelitian ini dapat dijadikan bahan dalam mengembangkan atau memperbaiki kebijakan yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan melalui penerapan model pembelajaran dalam kegiatan belajar-mengajar, bagi pihak guru untuk inovatif dalam penggunaan model pembelajaran kolaboratif guna meningkatkan hasil belajar siswa, bagi siswa hendaknya selalu mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan sungguh-sungguh melalui penerapan model pembelajaran lainnya yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penerapan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran keamanan keselamatan kesehatan dan lingkungan hidup siswa kelas X-APK SMK PGRI 2 Malang / Danny Ajar Baskoro
2Penerapan model pembelajaran talking stick untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X Penjualan pada mata diklat mengikuti prosedur keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja di SMK Islam Batu / Yarhma Rosmaniar
3Implementasi pembelajaran kooperatif model PBL (problem based learning) dan konvensional untuk meningkatkan hasil belajar mata diklat mengikuti prosedur keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja / Ahmad Abdullah
4Penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa (studi pada siswa Program Studi Administrasi Perkantoran kelas X SMK PGRI 6 Malang) / Arik Ardana


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.