Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan model pembelajaran advance organizer untuk meningkatkan proses dan hasil belajar pembelajaran PKn pada siswa kelas V SDN Sumber Banteng Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan oleh Titik Puspitasari
PenulisPuspitasari, Titik
Pembimbing1. SUTARNO ; 2. M. IMRON ROSYADI
Penerbitan2010, S1 Program Studi S1 PGSD.
Subyek1. PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PENDIDIKAN DASAR) - PRESTASI BELAJAR
2. PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PENDIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN MODEL AO (ADVANCE ORGANIZER)
LabelRs 372.832044 PUS p
Abstrak

Kata kunci: Model Pembelajaran Advance Organizer, Proses dan Hasil Belajar .





Berdasarkan observasi awal di SDN Sumber Banteng Kecamatan

Kejayan Kabupaten Pasuruan rata-rata prestasi belajar siswa kelas V untuk mata

pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan adalah 67 , nilai tersebut masih di bawah

SKM (Standar Ketuntasan Minimal) yang ditetapkan adalah 70. Dengan

mempelajari pendapat peneliti terdahulu yang melakukan penerapan model

pembelajaran Advance organizer dalam Penelitian Tindakan Kelas ternyata dapat

meningkatkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran dan pada akhirnya juga

dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Tujuan yang diharapkan dari penelitian adalah:1) Mendiskripsikan

peningkatan proses pembelajaran PKn pada siswa kelas V SDN Sumber Banteng

Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan setelah menerapkan model

pembelajaran Advance Organizer. 2) Mendiskripsikan peningkatan hasil belajar

PKn pada siswa kelas V SDN Sumber Banteng Kecamatan Kejayan Kabupaten

Pasuruan setelah menerapkan model pembelajaran Advance Organizer.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan

rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). yang dikembangkan oleh Kemmis

dam Mc Tanggart.meliputi empat jalur (langkah), yaitu: 1) Planning/perencanaan;

2) acting/ tindakan , 3) observing/pengamatan; 4) reflecting /perefleksian.Dalam

penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas V SDN

Sumber Banteng Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan sebanyak 29 siswa.

Teknik pengumpulan data akan dilakukan dengan teknik observasi, wawancara,

tes, dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan

model pembelajaran Advance organizer dapat meningkatkan proses dan hasil

belajar Siswa Kelas V SDN Sumber Banteng Kecamatan Kejayan Kabupaten

Pasuruan. Hal tersebut terbukti pada pra tindakan nilai rata rata 64,8 pada siklus

I hasil nilai rata-rata meningkat 73,8 dan pada siklus II rata-rata 80. Berdasarkan

lembar observasi kegiatan siswa dan guru memperoleh skor 75 % dengan kategori

cukup, pada siklus berikutnya meningkat 95,8 % dengan kategori A.

Untuk lebih meningkatkan aktivitas siswa, diharapkan dalam penerapan

Model pembelajaran Advance organizer divariasikan atau disertai dengan

penggunaan metode-metode pembelajaran yang lainnya yang berorientasi pada

aktivitas siswa. Contohnya penggunaan model pembelajaran Advance organizer

dipadukan dengan metode discovery.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1"Penerapan model pembelajaran bermain peran untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN Duwet 04 Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang" / Tri Tutus Ikhwandaru
2Meningkatkan hasil belajar PKn melalui model inkuiri yurisprudensial pada siswa kelas IV SDN Turi 02 Kota Blitar / Barteck Efraim Romkeni
3Meningkatkan kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran PKn dengan menggunakan model pembelajaran pembentukan konsep di kelas IV SDN Manaruwi II Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan / Fatmah Letsoin
4Penerapan model pembelajaran jigsaw berbantuan media powerpoint untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn siswa kelas V SDN Pantai Ulin Kabupaten Hulu Sungai Selatan / Umar Dani
5Penerapan model pembelajaran deep dialog untuk meningkatkan hasil belajar PKn bagi siswa kelas V SDN Turi 01 Kota Blitar / Muin Sinamona
6Penerapan metode simulasi dengan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa / Dina Hastuti
7Efektifitas penerapan metode contextual teaching and learning (CTL) dalam meningkatkan motivasi belajar pendidikan kewarganegaraan materi norma siswa kelas III SDN Jatiguwi V Sumberpucung Malang tahun 2008 / Marsiti
8Penggunaan media VCD untuk meningkatkan pemahaman konsep musyawarah dalam pembelajaran PKn siswa kelas V SDN Pancur 2 Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan / Hadi Wijoyo
9Meningkatkan pemahaman siswa tentang aturan di masyarakat melalui permainan kata berantai pada mata pelajaran PKN kelas III di SDN Tegalwaru Kecamatan Dau Kabupaten Malang / Titik Restuningsih
10Penerapan model pembelajaran deep dialog untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas V SDN Plinggisan I Kraton Pasuruan / Arafa Kelibay
11Penggunaan model mnemonik untuk meningkatkan kemampuan menghafal dengan efektif dan menyenangkan dalam pelajaran PKn kelas IV SDN Sumbersari 1 Malang / Patricia Anjani Sari
12Penerapan model role-playing untuk meningkatkan pemahaman kedisiplinan tema kehidupan sehari-hari siswa kelas 2 SDN Kauman 3 kecamatan Klojen kota Malang / Harnanik
13Penerapan model pembelajaran preview, question, read, reflecty, recite, review (PQ4R) pada pembelajaran _PKn untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa kelas III SDN Rangge Pasuruan / Novi Prabawanti
14Penerapan media gambar untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran PKn di SDN Lakarsantri I/472 Surabaya / Mujarofah
15