Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan model problem based learning (PBL) untuk meningkatkan pembelajaran IPA siswa kelas V SDN Pringapus 2 kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek oleh Linda Rachmawati
PenulisRachmawati, Linda
Pembimbing1. HERU AGUS TRI WIDJAJA ; 2. SUTARNO
PenerbitanSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, S1 Program Studi S1 PGSD. 2011
Subyek1. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING)
LabelRs 372.35044 RAC p
Abstrak

Kata kunci: Pembelajaran IPA, Model Problem Based Laerning (PBL)





PBL merupakan suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran. Berdasarkan hasil observasi dilakukan oleh peneliti pada kelas V SDN Pringapus 2 Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek, pada waktu pembelajaran IPA aktivitas didominasi oleh guru, siswa masih ramai sendiri, guru kurang mengarahkan siswa dalam kelompok. Akibatnya hasil belajar siswa pada materi pesawat sederhana masih rendah. Diperoleh data rata-rata hasil belajar siswa hanya mencapai 49,24 dengan ketuntasan kelas hanya mencapai 24,24 %, sedangkan SKBM (Standart Ketuntasan Belajar Minimal) yang ditentukan adalah. Agar dapat meningkatkan pembelajaran IPA perlu diadakan perbaikan dengan menerapkan model pembelajaran PBL.



Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) penerapan model PBL untuk meningkatkan pembelajaran IPA, (2) aktivitas siswa selama pembelajaran dengan model PBL, (3) hasil belajar siswa setelah diterapkan model PBL.



Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Jenis Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan model kolaboratif partisipatoris. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, tes, dokumentasi dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu lembar observasi penyusunan RPP, lembar observasi pelaksanaan pembelajaran model PBL, lembar observasi aktivitas siswa, soal tes, dan lembar catatan lapangan.



Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran PBL untuk meningkatkan pembelajaran IPA siswa kelas V SDN Pringapus 2 dapat dilaksanakan sesuai harapan peneliti. Hal ini ditunjukkan dengan adanya skor keberhasilan guru dalam penerapan model PBL, pada siklus I yaitu 76,65 dan meningkat pada siklus II menjadi 93,3. Aktivitas siswa meningkat, siklus I diperoleh 58,6 dan pada siklus II menjadi 71,4. Hasil belajar juga meningkat dari rata-rata 63,4 pada siklus I menjadi rata-rata 80,94.



Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa di SDN Pringapus 2. Hasil penelitian ini memiliki saran agar model PBL dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi guru dalam penilaian untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar khususnya pada mata pelajaran IPA di SD.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas