Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan pembelajaran kooperatif melalui permainan balok untuk meningkatkan kemampuan sosial anak di TK Cita Insani Malang oleh Farida
PenulisFarida
Pembimbing1. SUTARNO ; 2. I WAYAN SUTAMA
PenerbitanSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, S1 Program Studi PG PAUD. 2011
Subyek1. TAMAN KANAK-KANAK - PEMBELAJARAN KOOPERATIF
2. ANAK - KEMAMPUAN SOSIAL
LabelRs 372.21044 FAR p
Abstrak

Kata Kunci: pembelajaran kooperatif, permainan balok, kemampuan sosial, taman kanak-kanak





Kegiatan pembelajaran pada kelompok B TK Cita Insani Malang masih belum bisa berinteraksi dengan temannya, belum dapat bekerjasama mengembalikan mainan pada tempatnya, berebut mainan saat digunakan sehingga menimbulkan pertengkaran. Guru memberikan pembelajaran tidak menarik, bermain individual dan anak kurang dilibatkan dalam pembelajaran kelompok. Permainan balok merupakan salah satu permainan yang bisa dijadikan pembelajaran kelompok yang mampu meningkatkan kemampuan sosial dan aktivitas belajar anak.



Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana langkah-langkah penerapan pembelajaran kooperatif melalui permainan balok dapat meningkatkan kemampuan sosial anak di kelompok B TK Cita Insani Malang?, (2) Apakah penerapan pembelajaran kooperatif melalui permainan balok dapat meningkatkan kemampuan sosial di kelompok B TK Cita Insani Malang?, (3) Apakah penerapan pembelajaran kooperatif melalui permainan balok dapat meningkatkan aktivitas belajar anak di kelompok B TK Cita Insani Malang?.



Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap tindakan meliputi perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah anak-anak di kelompok B TK Cita Insani Malang. Adapun instrumen pada penelitian ini adalah pedoman observasi dan dokumentasi.



Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif melalui permainan balok dapat meningkatkan kemampuan sosial dan aktivitas belajar anak. Kemampuan sosial anak pada siklus II ditandai dengan sikap anak untuk bertanggung jawab melakukan kerjasama dan saling membantu semakin baik. Aktivitas belajar anak dengan kompromi dan rasa senang anak dalam bermain juga semakin baik.



Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan: (1) Guru kelompok B TK Cita Insani Malang untuk menggunakan pembelajaran kooperatif melalui permainan yang lain dalam aktivitas pembelajaran, (2) Kepala TK agar digunakan sebagai kebijakan dalam mengatasi masalah di kelompok B pada taman kanak-kanak yang dipimpinnya, (3) peneliti lain, coba teliti lagi penerapan pembelajaran kooperatif untuk diterapkan kemampuan anak yang lain, seperti: fisik motorik, kognitif dan lain sebagainya.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penerapan metode bermain kartu bergambar untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak kelompok B di TK KHA Wahid Hasyim Bangil Kabupaten Pasuruan / Nuril Qomariyah
2Penggunaan media kotak engklek untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak di kelompok A TK PGRI 06 Kalipare Kabupaten Malang / Ika Risawati
3Penerapan aktivitas bermain sentra bahan alam untuk meningkatkan kemampuan sosial anak di Taman Kanak-kanak Anak Saleh Malang / Siti Muntomimah
4Penggunaan messy play dalam upaya meningkatkan kecerdasan naturalis pada anak kelompok B di RA persis Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan / Aida Rika Sari
5Penerapan permainan bisik berantai untuk meningkatkan kemampuan berhasa pada anak kelompok B di TK Pertiwi Kecamatan Sananwetan Kota Blitar / Susi Grihanwanti
6Penerapan permainan kartu huruf untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK Dharma Wanita Persatuan I Tamanan Trenggalek / Ni Kadek Aris Rahmadani
7Penggunaan permainan label huruf yang hilang untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak kelompok B di TK Dharma Wanita Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan / Vionita Ardwiyanti
8Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok A1 di TK PKK Karangsari Kota Blitar / Siti Shofiyah
9Penerapan permainan geometri untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak di RA. Nahdlatus Shibyan Puspo Pasuruan / Khoiriyah
10Penerapan metode eksperimen melalui percobaan magnet untuk meningkatkan kemampuan sains anak kelompok A di TK Arrochmah Bangil Kabupaten Pasuruan/ Naini Rohmah
11Penerapan permainan roda manusia untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional pada anak Kelompok B di Taman Kanak-Kanak PKK Melati Junrejo / Elvin Karina Triandani
12Penerapan permainan "Say Hike" untuk meningkatkan kemampuan membedakan dua kumpulan benda pada anak kelompok A di TK PGRI 03 Wagir / Suniayah Lianah
13Penerapan pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B TK Berdikari Kota Pasuruan / Luluk Fauziah
14Upaya meningkatkan kemampuan motorik kasar melalui gerak dan lagu pada anak kelompok A di TK Negeri Pembina 2 Malang / Siska Martarahayu
15Penerapan permainan kotak berantai untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B di TK Marsudi Siwi Kabupaten Bojonegoro / Siti Kholissatun
16Penerapan metode demonstrasi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus khususnya dalam melipat pada anak kelompok A di TK Al Hidayah Bendo Kota Blitar / Sriyani
17Penerapan metode eksperimen menanam biji-bijan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak di TK Dharma Wanita Persatuan VII Gajahbendo Beji Pasuruan / Siti Rohmah
18Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B TK PKK 7 Plinggisan Kraton Pasuruan / Wahyu Trimulyati
19Penerapan metode karya wisata untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Kartini Kota Batu / Sulikah


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.