Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPembelajaran kooperatif TGT untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika pokok bahasan kubus dan balok siswa kelas VIII A SMP Negeri 10 Malang oleh Joko Kurniawan
PenulisKurniawan, Joko
Pembimbing1. DWIYANA ; 2. SUSISWO
PenerbitanSkripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, S1 Program Studi Pendidikan Matematika. 2010
Subyek1. GEOMETRI - PRESTASI BELAJAR
LabelRs 516.15076 KUR p
Abstrak

Kata Kunci: pembelajaran kooperatif, TGT, motivasi, prestasi





Selama ini masih banyak guru yang menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu ceramah. Berdasarkan hasil observasi di kelas VIII A SMP Negeri 10 Malang pada mata pelajaran matematika, pembelajaran dengan metode ceramah membuat siswa kurang antusias sehingga berakibat pada rendahnya prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat hasil perolehan nilai tes/ujian siswa. Dari besar nilai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang ditentukan oleh guru matematika, yaitu 68 ternyata dari 39 siswa hanya 46,15% (18 siswa) yang mampu mencapai kriteria lulus. Mengingat rendahnya motivasi dan prestasi belajar siswa, maka dirancanglah suatu penelitian tindakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan perubahan metode pembelajaran dari paradigma teacher center menuju metode pembelajaran dengan paradigma student center. Metode pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT) merupakan suatu alternatif metode pembelajaran yang berusaha mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran.



Penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus yang diawali dengan kegiatan observasi dan refleksi awal kemudian diikuti dengan tahapan-tahapan pada setiap siklus, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan kelas, pengamatan, dan refleksi. Dalam tahap pelaksanaan tindakan guru menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe TGT yang terdiri dari beberapa kegiatan yang dimulai dengan class presentation, pembentukan kelompok, turnamen, pemberian tugas, tes/kuis, evaluasi, dan diakhiri penutup.



Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan ternyata pembelajaran kooperatif tipe TGT pada mata pelajaran matematika di SMP Negeri 10 Malang terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Dalam akhir kegiatan penelitian tindakan ini dapat diketahui bahwa rata-rata motivasi belajar meningkat sebesar 7,03% dari 64,98% pada siklus 1 menjadi 72,03% pada siklus 2. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa sangat antusias menyelesaikan soal latihan secara kelompok dan aktif bertanya ketika guru menyampaikan materi. Di samping itu pembelajaran kooperatif tipe TGT juga mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Persentase ketuntasan belajar siswa aspek kognitif pada pembelajaran tanpa TGT sebesar 46,15% meningkat pada siklus 1 menjadi 76,92% sedangkan siklus 2 mencapai angka 92,30% dan dikategorikan tuntas dari persyaratan sebesar 75%. Siswa mengaku bahwa adanya interaksi antarkelompok dan penghargaan, mampu memotivasi secara individu untuk tekun belajar guna memperoleh nilai yang baik.



Berdasarkan data di atas, maka terdapat beberapa saran yang diberikan, yaitu: (1) bagi guru mata pelajaran matematika di SMP Negeri 10 Malang dan guru mata pelajaran lain disarankan untuk senantiasa melakukan pembelajaran kreatif dan inovatif dengan mengacu pada model pembelajaran student center. Salah satu bentuk aplikasinya adalah pembelajaran kooperatif dan khususnya tipe TGT. Pembelajaran jenis ini lebih mengedepankan keaktifan siswa dalam pembelajaran yaitu berupa diskusi kelompok dan pembelajaran teman sejawat sehingga diharapkan siswa mampu mengkonstruk sendiri pemikirannya, (2) hendaknya sekolah-sekolah khususnya SMP Negeri 10 Malang senantiasa mengarahkan kepada tenaga pendidiknya untuk melakukan pembelajaran yang berparadigma student center, yang condong untuk menciptakan keaktifan siswa dalam pembelajaran agar siswa mampu mengeksplorasi pemikirannya, (3) bagi peneliti selanjutnya hendaknya dalam melaksanakan kegiatan penelitian tindakan kelas khususnya tentang penerapan model pembelajaran, peneliti memberikan inovasi yang sangat berbeda dengan penelitian-penelitian terdahulu. Hal itu dilakukan dengan harapan dapat memperkaya wawasan bagi tenaga pendidik professional khususnya dalam mengatasi masalah pembelajaran


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas