Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan pembelajaran kooperatif model numbered heads together untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi sumber daya alam kelas III di SDN Kemulan 02 Turen oleh Mochamad Eko Budi Prastyo
PenulisPrastyo, Mochamad Eko Budi
Pembimbing1. ABDUL MANAN ; 2. AGUS WEDI
Penerbitan2010, S1 Jurusan Teknologi Pendidikan.
Subyek1. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - PRESTASI BELAJAR
2. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN MODEL NHT (NUMBERED HEADS TOGETHER)
3. SUMBER DAYA ALAM
LabelRs 372.357044 PRA p
Abstrak

Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif NHT, Hasil Belajar, Motivasi Belajar.





Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi dan hasil belajar beserta implementasi penerapan pembelajaran kooperatif model NHT pada siswa kelas III mata pelajaran IPA materi Sumber Daya Alam. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Siklus I dan Siklus II ditempuh selama 2 kali pertemuan. Strategi Pengumpulan data untuk mendukung penelitian tersebut dengan menggunakan instrumen penelitian sebagai berikut : (1) Observasi, (2) Tes Hasil Belajar, (3) Wawancara, (4) Angket (5), Dokumentasi. Subyek penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2010/2011 mata pelajaran IPA materi Sumber Daya Alam yang dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2011.



Hasil penelitian penerapan pembelajaran kooperatif model NHT dalam pembelajaran IPA materi Sumber Daya Alam di SDN Kemulan 02 Turen Malang adalah sebagai berikut : (1) Motivasi belajar siswa selama penerapan pembelajaran NHT yang berlangsung pada siklus I dan Siklus II mengalami peningkatan rata - rata, yaitu pada siklus I sebesar 68,73 % dengan klasifikasi cukup dan pada siklus II sebesar 86,88 % dengan klasifikasi sangat baik dan ada selisih peningkatan sebesar 18,15 %. (2) Hasil observasi terhadap tindakan guru menunjukkan bahwa pada siklus I dari 22 indikator yang disusun peneliti menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan guru sebesar 77,27% dan pada siklus II meningkat menjadi 90,90%. (3) Hasil Belajar siswa menunjukkan kenaikan rata - rata pre test dan post test. Pada siklus I, nilai rata-rata pre test sebelum menggunakan pembelajaran kooperatif model NHT adalah 61,87 dengan klasifikasi cukup. Secara klasikal siswa yang tuntas belajar berjumlah 22 siswa (68,75%) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 10 siswa (31,25%). Setelah diterapkan pembelajaran kooperatif model NHT , nilai rata - rata post test siswa meningkat menjadi 70,93 dengan klasifikasi baik. Sedangkan pada siklus II, hasil belajar siswa menjadi lebih baik daripada siklus I. Dimana rata - rata pre test sebesar 65,62 dengan klasifikasi cukup dan meningkat pada post test menjadi 78, 43 dengan klasifikasi baik. Secara klasikal siswa yang tuntas belajar berjumlah 29 siswa (90,62%) dan yang tidak tuntas belajar berjumlah 3 siswa (9,37%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ketuntasan belajar klasikal pada siklus II sudah terpenuhi karena persentase ketuntasan belajar siswa melebihi 85 %



Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diajukan adalah sebagai berikut : (1) Guru kelas III dapat menggunakan pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together (NHT) sebagai alternatif dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran IPA sehingga kegiatan belajar mengajar dapat lebih optimal. (2) Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui keefektifan pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together (NHT) sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar dengan memodifikasi desain atau rancangan penelitian, misalnya penelitian eksperimen sehingga diperoleh pembuktian empirik yang lebih tinggi.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas