Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPengembangan modul biologi sistem reproduksi manusia model siklus belajar (learning cycle) 5E untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Malang oleh Dewi Kumalasari
PenulisKumalasari, Dewi
Pembimbing1. HADI SUWONO ; 2. AMY TENZER
Penerbitan2011, S1 Program Studi Pendidikan Biologi.
Subyek1. REPRODUKSI MANUSIA - MODUL PEMBELAJARAN
LabelRs 612.6077 KUM p
Abstrak

Kata kunci: Pengembangan Modul, Siklus Belajar 5E, Sistem Reproduksi Manusia







Prinsip pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia. Salah satu standar kompetensi lulus SMA adalah siswa dapat menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimiliki. Modul merupakan bahan ajar yang sesuai dengan prinsip pelaksanaan KTSP. Berdasarkan hasil observasi di SMA Negeri 1 Malang, proses pembelajaran Biologi masih memanfaatkan Lembar Kerja Siswa (LKS). Bentuk soal dalam LKS masih bersifat literal, sehingga siswa kurang konstruktif dan aplikatif terhadap materi yang dipelajari. Kelas yang dijadikan subjek penelitian adalah kelas XI IPA3. Ketuntasan klasikal sebelum penerapan modul yang dilihat dari dari nilai ulangan harian materi Sistem Ekskresi adalah sebesar 66,7%, padahal ketuntasan klasikal yang diharapkan adalah ≥ 85%. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan Modul Biologi Sistem Reproduksi Manusia model siklus belajar 5E untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Malang.



Prosedur pengembangan modul menggunakan modifikasi model Thiagarajan atau dikenal dengan 4D (define, design, develop, dan disseminate). Tahap define: dilakukan untuk menganalisis situasi awal. Tahap design: merancang perangkat pembelajaran, seperti silabus dan RPP. Tahap develop: melakukan pengembangan dan penulisan modul, validasi modul, revisi I, uji coba modul, revisi II, dan dihasilkan produk akhir hasil pengembangan modul. Tahap disseminate: merupakan tahap penggunaan modul pada skala yang luas. Tahap ini tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu dan biaya penelitian.



Produk hasil pengembangan berupa Modul Sistem Reproduksi Manusia dengan model siklus belajar 5E. Hasil validasi menunjukkan rata-rata persentase modul guru sebesar 88,04% dan modul siswa sebesar 87,64%, keduanya memiliki kriteria sangat valid. Hal ini berarti bahwa modul layak digunakan. Berdasarkan hasil ujicoba, ketuntasan klasikal aspek kognitif kelas XI IPA3 sebesar 86,5% dengan rata-rata kelas 79,1, yang berarti penerapan modul dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Modul dengan model siklus belajar 5E mampu mengarahkan cara berpikir siswa dari hal yang sederhana ke arah yang lebih kompleks sehingga memudahkan siswa untuk meningkatkan pemahamannya tentang materi yang dipelajari. Sementara itu, hasil belajar afektif siswa setelah pembelajaran modul mencapai 100%, yang berarti sikap dan minat siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan modul sangat tinggi. Modul ini telah diujicobakan pada lingkup terbatas dan perlu diujicobakan pada lingkup yang lebih luas lagi.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


1Penerapan model siklus belajar yang menggunakan asesmen presentasi dan diskusi dalam meningkatkan kualitas hasil belajar biologi siswa kelas X semester 1 SMA Negeri 1 Gresik / oleh Surotus Tsaniyah
2Penerapan siklus belajar dengan metode simulasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sistem peredaran darah manusia di kelas II SMU Negeri 6 Kota Malang / oleh Erlis Fitriana Dewi
3Pemberian motivator berupa penggunaan media asli pada materi pelajaran avertebrata untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SMU Negeri 3 Malang / oleh Riski Arifiyanti
4Penerapan strategi konflik kognitif untuk meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa kelas II cawu 1 MTs Negeri Wonorejo Pasuruan / oleh Ika Yulia Verawati
5Penggunaan fenomena konflik kognitif untuk meningkatkan sikap belajar biologi dan penguasaan materi konsep indera mata di SMUN I Batu / oleh Dwi Edi Peni
6Penerapan pembelajaran berdasarkan masalah dengan metode praktikum untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa tentang keanekaragaman hayati kelas X - H SMA Negeri 1 Bangil Pasuruan / oleh Lailatul Fitriyah
7Penerapan metode discovery-inquiry untuk meningkatkan pemahaman pemahaman konsep dan sikap siswa pada konsep keanekaragaman hayati bagi bagi siswa kelas X-7 SMAN 1 Purwosari / oleh Muflikhah
8Penerapan kegiatan praktikum kontekstual pada pokok bahasan keaneragaman hayati untuk meningkatkan motivasi dan aktivitas siswa kelas X-A di SMA Negeri 1 Gondang Wetan Pasuruan / oleh Rahmawati
9Penerapan model siklus belajar dengan metode eksperimen pada konsep fotosintesis untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII semester I SMP Negeri I Gresik / oleh Rafifa Sari Dewi
10Penerapan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa kelas III SD Laboratorium Universitas Negeri Malang / oleh Dian Siskarini
11Penerapan metode diskoveri-inkuiri dalam pembelajaran IPA-Biologi untuk meningkatkan kerja ilmiah siswa kelas VIIB SMP N 18 Malang semester 2 tahun ajaran 2004/2005 pada materi komponen ekosistem, peran, dan interaksinya / oleh Sukirno
12Penerapan pembelajaran kooperatif model STAD (Student Teams Achievement Divisions) untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar biologi siswa kelas VIII A di SMPN 2 Beji Pasuruan / oleh Nurul Indriani
13Penerapan pembelajaran kontekstual metode inkuiri untuk meningkatkan keterampilan proses dan prestasi belajar siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Sumberpucung, Malang / Rismawati
14Penerapan pembelajaran kooperatif model student team achievement division (STAD) dengan menggunakan pendekatan inkuiri untuk meningkatkan kemampuan kerja ilmiah, aktivitas, dan prestasi belajar biologi siswa kelas VII E SMPN 1 Purwosari Pasuruan tahun aja
15Penerapan metode inkuiri dipadu dengan reciprocal teaching pada mata pelajaran sains untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan aktivitas siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hasyim III Malang / Devi Taulina Wati
16Penerapan pembelajaran kontekstual dengan metode inkuiri dalam upaya meningkatkan motivasi, aktivitas, dan hasil belajar sains pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hasyim III Malang / Dyah Pramesthi Isyana Ardyati
17Penerapan pembelajaran kooperatif model group investigation (GI) untuk meningkatkan kerja ilmiah dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi kelas X.1 SMA Laboratorium Universitas Negeri Malang / Dewi Nurlitasari
18Penerapan pembelajaran berdasarkan masalah melalui strategi kooperatif model STAD (Student Team-Achievement Divisions) untuk meningkatkan keterampilan proses dan kemampuan berpikir siswa pada mata pelajaran biologi kelas VII-E SMP Negeri I Pujon / Kartika
19Penerapan pembelajaran kooperatif jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Tlogo Blitar tahun ajaran 2006/2007 / Rentin Miyanti
20Penerapan pembelajaran kooperatif model numbered heads together untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi siswa kelas XI-A2 SMA Negeri 4 Malang / Ririn Hamidatus Syarofatin
21Penerapan pembelajaran kooperatif STAD dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri I Pademawu Pamekasan / Akhmad Subaidi
22Penerapan pembelajaran kooperatif jigsaw sebagai upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 7 Malang Jawa Timur / Sri Utami
23Penerapan pembelajaran kooperatif dengan model Group Investigation (GI) untuk meningkatkan kemampuan kerja ilmiah dan hasil belajar biologi siswa kelas X MAN Pamekasan / Imraatul Mufidah
24Penerapan pembelajaran kooperatif model two stay two stray (dua tinggal dua tamu) untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas X8 SMAN 5 Malang pokok bahasan aliran energi dan daur biogeokimia / Ida Ayu Gede Prima Wulandari
25Penerapan belajar diluar kelas dengan metode diskoveri inkuiri untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X-1 SMA Negeri 10 Malang / Yesita Santi Pandadaran
26Penerapan pembelajaran kooperatif model group investigation (GI) untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 7 Malang / Ardhitya Dewi Kumalasari
27Penerapan pembelajaran kooperatif model Group Investigation (GI) untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar biologi siswa kelas VII SMP Dewantoro Purwosari Pasuruan / F.X. Gamaliel