Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan model teka-teki silang (crossword puzzle) untuk meningkatkan hasil belajar IPS-Geografi siswa kelas VII-A MTs Surya Buana Malang oleh Anita
PenulisAnita
Pembimbing1. EDY PURWANTO ; 2. BUDI HANDOYO
Penerbitan2011, S1 Program Studi Pendidikan Geografi.
Subyek1. GEOGRAFI (PENDIDIKAN DASAR) - PRESTASI BELAJAR
2. GEOGRAFI (PENDIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN MODEL TTS (TEKA-TEKI SILANG)
LabelRs 372.89044 ANI p
Abstrak

Kata Kunci: Teka-teki Silang, Hasil Belajar Geografi





Hasil observasi yang dilakukan di MTs Surya Buana Malang diketahui

bahwa hasil belajar Geografi siswa kelas VII-A masih rendah. Kriteria Ketuntasan

Minimal (KKM) yang ditetapkan di MTs Surya Buana Malang adalah 70. Dari 30

siswa, yang memiliki nilai di atas 70 sebanyak 13 siswa, sedangkan yang

memiliki nilai di bawah 70 sebanyak 17 siswa. Dengan demikian, hanya 43,3%

siswa dalam satu kelas yang mampu mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan

berdasarkan hasil wawancara dengan siswa diketahui faktor penyebab hasil

belajar yang rendah yaitu (1) siswa malas membaca (2) siswa malas belajar (3)

pembelajaran di kelas membosankan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan

hasil belajar IPS-Geografi siswa kelas VII-A MTs Surya Buana Malang melalui

penerapan model teka-teki silang (crossword puzzle).

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan

dalam dua siklus. Tindakan yang dilakukan yaitu dengan menerapkan model tekateki

silang (crossword puzzle). Penelitian ini dilakukan di kelas VII-A MTs Surya

Buana Malang. Teknik pengumpulan data hasil belajar dengan menggunakan tes

yang dilakukan satu atau dua minggu setelah akhir masing-masing siklus,

sedangkan pengamatan terhadap kegiatan siswa menggunakan lembar observasi

dan format catatan lapangan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar IPS-Geografi siswa

kelas VII-A mengalami peningkatan. Peningkatan hasil belajar dari pra tindakan

ke siklus I sebesar 50% dan siklus I ke siklus II sebesar 6,7%. Pada pra tindakan

persentase siswa yang tuntas sebesar 43,3%, pada siklus I meningkat menjadi

93,3% dan siklus II meningkat menjadi 100%. Sedangkan menurut penggolongan

kelas, persentase siswa pada kelas atas sebelum tindakan (pra tindakan) sebesar

26,7%, kelas tengah sebesar 50% dan kelas bawah sebesar 23,3%. Pada siklus I

kelas atas meningkat menjadi 56,7%, kelas tengah menurun menjadi 43,3% dan

kelas bawah menurun menjadi 0%. Pada siklus II siswa kelas atas meningkat

menjadi 90%, kelas tengah menurun menjadi 10% dan kelas bawah 0%. Adapun

saran yang diberikan yaitu: (1) Bagi guru geografi disarankan untuk menerapkan

model teka-teki silang (crossword puzzle) untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

(2) Guru hendaknya memperhatikan dan melakukan manajemen waktu dengan

sebaik-baiknya, supaya pembelajaran dapat berjalan dengan lancar sesuai yang

direncanakan dan selesai tepat pada waktunya (3) Bagi peneliti selanjutnya

hendaknya melakukan penelitian sejenis dalam rangka memperbaiki kualitas

pembelajaran dengan model teka-teki silang (crossword puzzle) untuk materi

pelajaran yang berbeda.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


1Penerapan metode problem solving dalam pembelajaran IPS-Geografi untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Sriwedari Malang / Susanti Ely Setiorini
2Penerapan strategi pembelajaran timbal balik (reciprocal teaching) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan perolehan belajar geografi siswa kelas X SMA Negeri Ambulu Jember / Ida Kurniawati
3Penerapan team assisted individualization (TAI) dalam pembelajaran geografi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X.6 SMA Negeri 9 Malang / Syarif Hidayatullah
4Aplikasi metode problem solving untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa geografi di SMI Negeri I Paiton / Hendra Pratama
5Penerapan keterampilan bertanya untuk meningkatkan hasil belajar geografi pokok bahasan hidrosfer pada siswa kelas X-G MAN Malang I / Lilik Nurwahyuni