| Abstrak | Kata Kunci: Teka-teki Silang, Hasil Belajar Geografi
Hasil observasi yang dilakukan di MTs Surya Buana Malang diketahui
bahwa hasil belajar Geografi siswa kelas VII-A masih rendah. Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKM) yang ditetapkan di MTs Surya Buana Malang adalah 70. Dari 30
siswa, yang memiliki nilai di atas 70 sebanyak 13 siswa, sedangkan yang
memiliki nilai di bawah 70 sebanyak 17 siswa. Dengan demikian, hanya 43,3%
siswa dalam satu kelas yang mampu mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan
berdasarkan hasil wawancara dengan siswa diketahui faktor penyebab hasil
belajar yang rendah yaitu (1) siswa malas membaca (2) siswa malas belajar (3)
pembelajaran di kelas membosankan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan
hasil belajar IPS-Geografi siswa kelas VII-A MTs Surya Buana Malang melalui
penerapan model teka-teki silang (crossword puzzle).
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan
dalam dua siklus. Tindakan yang dilakukan yaitu dengan menerapkan model tekateki
silang (crossword puzzle). Penelitian ini dilakukan di kelas VII-A MTs Surya
Buana Malang. Teknik pengumpulan data hasil belajar dengan menggunakan tes
yang dilakukan satu atau dua minggu setelah akhir masing-masing siklus,
sedangkan pengamatan terhadap kegiatan siswa menggunakan lembar observasi
dan format catatan lapangan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar IPS-Geografi siswa
kelas VII-A mengalami peningkatan. Peningkatan hasil belajar dari pra tindakan
ke siklus I sebesar 50% dan siklus I ke siklus II sebesar 6,7%. Pada pra tindakan
persentase siswa yang tuntas sebesar 43,3%, pada siklus I meningkat menjadi
93,3% dan siklus II meningkat menjadi 100%. Sedangkan menurut penggolongan
kelas, persentase siswa pada kelas atas sebelum tindakan (pra tindakan) sebesar
26,7%, kelas tengah sebesar 50% dan kelas bawah sebesar 23,3%. Pada siklus I
kelas atas meningkat menjadi 56,7%, kelas tengah menurun menjadi 43,3% dan
kelas bawah menurun menjadi 0%. Pada siklus II siswa kelas atas meningkat
menjadi 90%, kelas tengah menurun menjadi 10% dan kelas bawah 0%. Adapun
saran yang diberikan yaitu: (1) Bagi guru geografi disarankan untuk menerapkan
model teka-teki silang (crossword puzzle) untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
(2) Guru hendaknya memperhatikan dan melakukan manajemen waktu dengan
sebaik-baiknya, supaya pembelajaran dapat berjalan dengan lancar sesuai yang
direncanakan dan selesai tepat pada waktunya (3) Bagi peneliti selanjutnya
hendaknya melakukan penelitian sejenis dalam rangka memperbaiki kualitas
pembelajaran dengan model teka-teki silang (crossword puzzle) untuk materi
pelajaran yang berbeda. |