Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan model pembelajaran think pair share dan talking stick untuk meningkatkan hasil belajar siswa (Studi pada siswa kelas X APK SMK Muhammdiyah 2 Malang standar kompetensi mengelola data oleh informasi di tempat kerja) oleh Linda Hesti Sariningtyas
PenulisSariningtyas, Linda Hesti
Pembimbing1. MOHAMMAD ARIEF ; 2. HENY KUSDIYANTI
Penerbitan2011, S1 Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran.
Subyek1. DATA, PENGELOLAAN - PEMBELAJARAN MODEL TPS (THINK PAIR SHARE)
LabelRs 651.807 SAR p
Abstrak

Kata Kunci: Model Pembelajaran Think Pair Share, Talking Stick, Hasil Belajar





Berdasarkan data-data pada saat pra penelitian yang dilakukan di SMK Muhammdiyah 2 Malang diperoleh informasi bahwa pembelajaran pada standar kompetensi Mengelola data/informasi di tempat kerja masih jarang menggunakan model pembelajaran yang bervariasi. Guru mengawali pelajaran dengan menjelaskan materi, meminta siswa berdiskusi lalu siswa presentasi di depan kelas. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa yang masih belum maksimal. Untuk mengatasi masalah ini dapat digunakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, yang dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran sehingga pemahaman siswa mengenai materi dapat lebih maksimal. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick. Model pembelajaran ini akan membuat siswa lebih mengusai materi serta menghilangkan rasa bosan karena diselingi dengan permainan. Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick ini dilaksanakan dalam dua kali pertemuan dalam tiap siklus. Pada pertemuan pertama diterapkan tahap Think dan tahap Pair. Sedangkan pada pertemuan kedua diterapkan tahap Share dan dalam tahap ini diselingi dengan Talking Stick. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui penerapan pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick, 2) Untuk mengetahui tingkat hasil belajar siswa pada pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick, 3) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick, 4) Untuk mengetahui solusi apa saja yang yang dapat digunakan untuk mencegah atau mengatasi faktor penghambat pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick, 5) Untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1) Wawancara, 2) Tes, 3) Observasi, 4) Catatan lapangan, 5) Angket, 6) Dokumentasi. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan di SMK Muhammadiyah 2 Malang dengan subjek penelitian kelas X APK yang berjumlah 39 siswa. Standar kompetensi yang digunakan adalah Mengelola data/informasi di tempat kerja. Untuk mengetahui hasil belajar siswa digunakan tes sebelum dan sesudah siswa menerima materi yaitu berupa pre test dan post test.

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penerapan model

pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick sudah berjalan dengan baik, 2) Rata-rata hasil belajar siswa pada pre test siklus I adalah 49,74 sedangkan nilai rata-rata hasil belajar post test siklus I adalah 91,16. Pada pre test siklus II ratarata hasil belajar siswa adalah 68,97 sedangkan pada post test siklus II rata-rata hasil belajar siswa adalah 91,41. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X APK SMK Muhammadiyah 2 Malang standar kompetensi Mengelola data/informasi di tempat kerja, 3) Model pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick mempunyai beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukungnya yaitu: adanya perlengkapan pembelajaran yang mudah dicari yaitu tongkat, penguasaan materi dan tahap-tahap model pembelajaran oleh guru yang bersangkutan serta kemamupuan guru dalam mengelola kelas. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu: masih belum tersedia buku-buku penunjang mengenai standar kompetensi Mengelola data/informasi di tempat kerja karena standar kompetensi ini merupakan standar kompetensi yang masih baru, jumlah siswa ganjil sehingga salah satu siswa tidak mendapat pasangan, 4) Solusi untuk mengatasi dan mencegah faktor penghambat yaitu: mengusulkan pada pihak sekolah agar melengkapi buku-buku penunjang khususnya pada standar kompetensi Mengelola data/informasi di tempat kerja. Sedangkan solusi untuk jumlah siswa yang ganjil adalah dengan meminta salah satu observer untuk menjadi pasangan siswa, 5) Berdasarkan hasil perolehan respon siswa dapat diketahui bahwa siswa merasa senang dengan adanya model pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, saran yang diberikan oleh peneliti adalah 1) Bagi sekolah diharapkan dapat mengusahakan adanya buku penunjang maupun modul khususnya bagi standar kompetensi Mengelola data/informasi di tempat kerja, 2) Bagi guru penerapan model pembelajaran Think Pair Share dan Talking Stick sangat cocok untuk dilaksanakan karena dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa, memupuk rasa saling membutuhkan dan belajar untuk saling menghargai pendapat orang lain, 3) Bagi peneliti berikutnya model pembelajaran ini sangat cocok diterapkan pada materi-materi yang bersifat teori serta diharapkan dapat mengembangkan penelitian berikutnya dengan baik.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas