Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPelaksanaan pembelajaran berbasis multimedia komputer untuk meningkatkan pemahaman,sikap dan keterampilan dalam membubut ulir segitiga kelas X kompetensi keahlian teknik pemesinan di SMK, oleh Bambang Eko Soebekti Djatmiko
PenulisDjatmiko, Bambang Eko Soebekti
Pembimbing1. AMAT MUKHADIS ; 2. ISNANDAR
Penerbitan2011, S2 Program Studi Pendidikan Kejuruan.
Subyek1. MESIN BUBUT - MEDIA PEMBELAJARAN
2. MESIN BUBUT - PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA KOMPUTER
LabelRt 621.94207 DJA p
Abstrak

Kata Kunci: kemampuan kognitif, kemampuan afektif, kemampuan psikomotorik, hasil belajar, multimedia.





Penggunaan media pembelajaran merupakan suatu pilihan bagi guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Media pembelajaran dapat memfasilitasi proses belajar siswa dalam pembelajaran yang pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar yang dicapainya. Namun kenyataan menunjukkan hasil belajar siswa SMK Negeri I Singosari untuk materi membubut ulir segitiga masih jauh dari harapan. Salah satu faktor penyebabnya adalah model pembelajaran yang digunakan masih menggunakan media yang terbatas. Tujuan penelitian adalah memaparkan: 1) peningkat pemahaman kompetensi membubut ulir segitiga; 2) peningkat sikap kompetensi membubut ulir segitiga; 3) peningkat keterampilan kompetensi membubut ulir segitiga; dan 4) peningkat hasil belajar membubut ulir segitiga melalui penggunaan pembelajaran berbasis multimedia komputer pada mata pelajaran kerja mesin siswa kelas X Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan terhadap siswa kelas X SMK Negeri I Singosasi sebanyak 35 orang. Melalui 3 siklus kegiatan, penelitian ini menghasilkan temuan: (1) penerapan pembelajaran menggunakan multimedia dapat meningkatkan interaksi guru dan siswa. Hal ini terbukti adanya peningkatan kinerja guru selama proses pembelajaran; (2) dapat meningkatkan interaksi siswa dan siswa. Hal ini terbukti adanya peningkatan interaksi siswa selama proses pembelajaran; (3) dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Hal ini terbukti pada siklus I, persentase siswa secara keseluruhan telah mencapai kompetensi; (4) dapat meningkatkan kemampuan afektif (sikap) siswa. Hal ini terbukti pada siklus I siswa yang mencapai kompetensi mencapai 100%; (5) dapat meningkatkan kemampuan psikomotorik siswa. Hal ini terbukti seluruh siswa telah mencapai kompetensi dengan nilai ≥ 7,00; dan (6) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti persentase siswa yang dinyatakan kompeten secara klasikal sebesar 100% (35 siswa) dengan nilai rata-rata 8,88.

Penggunaan multimedia dalam pembelajaran telah terbukti dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam pencapaian nilai hasil belajar siklus I nilai rata-rata 8,13, siklus II nilai rata-rata 8,38 dan siklus III nilai rata-rata meningkat menjadi 8,88. Oleh karena itu disarankan bisa diterapkan pada pelajaran teknik yang lain. Penggunaan multimedia sebaiknya tetap memperhatikan kriteria-kriteria: (a) Ketepatan dengan tujuan pengajaran; (b) dukungan terhadap isi bahan pelajaran; (c) kemudahan memperoleh media; (d) keterampilan guru dalam menggunakannya; (e) tersedianya waktu untuk menggunakannya; dan (f) sesuai dengan taraf berpikir siswa. Penggunaan multimedia akan efektif apabila multimedia yang dipakai perlu di link-kan ke internet sehingga mudah diakses oleh siswa. Latihan-latihan soal juga perlu di upload ke internet sehingga bisa dipakai latihan oleh siswa.














P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.