Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan metode bernyanyi dengan mdia felt kids untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia toddler di TK & playgroup kreatif Primagama Malang oleh Maria Ulfah
PenulisUlfah, Maria
Pembimbing1. MUSA SUKARDI ; 2. TOMAS IRIYANTO
Penerbitan2011, S1 Program Studi S1 PG PAUD.
Subyek1. ANAK - BAHASA, KEMAMPUAN
LabelRs 372.4 ULF p
Abstrak

Kata kunci: metode bernyanyi, media felt kids, bahasa, anak usia toddler









Bahasa merupakan salah satu aspek yang penting untuk sarana komunikasi anak

Toddler dengan lingkungannya, karena usia 1-3 tahun adalah masa peka perkembangan

bahasa. Kenyataanya kondisi kemampuan bahasa anak Toddler di TK & Playgroup Kreatif

Primagama hanya memiliki perbendaharaan 180-200 kata, anak belum mampu menirukan

perintah sederhana, belum mampu menyanyikan lagu sederhana. Bernyanyi dapat menambah

perbendaharaan kosa kata anak melalui lirik atau syair yang dinyanyikan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa

anak usia Toddler di TK & Playgroup Kreatif Primagama Malang, menggunakan metode

bernyanyi dengan media Felt Kids. Kemampuan bahasa yang diteliti adalah aspek atau

indikator perkembangan bahasa anak usia 2-3 tahun, sesuai dengan tingkat pencapaian

perkembangan pada kurikulum Nomor 58 Tahun 2009 tentang PAUD.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan

Mc Taggart yang terdiri atas: perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan

(observing), refleksi (reflecting). Data penelitian berupa paparan deskriptif kuantitatif

maupun deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik

observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa

tabel observasi penelitian peningkatan bahasa. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan

kegiatan trianggulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap penelaahan data, tahap

identifikasi dan klasifikasi data dan tahap evaluasi data.

Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh dua kesimpulan sebagai berikut: pertama,

kegiatan penelitian dimulai dengan pra kegiatan (circle time) di halaman, kegiatan awal

bernyanyi atau mengucapkan sajak sederhana sesuai tema, kegiatan inti menirukan perintah

sederhana bermain felt kids sambil menyanyi dan bercerita sesuai bentuk felt kids yang

dibuat, kegiatan akhir mereview kegiatan yang sudah dilakukan melalui tanya-jawab. Kedua,

kemampuan bahasa anak usia toddler di TK & Playgroup Kreatif Primagama Malang sudah

meningkat setelah diterapkan metode bernyanyi dengan media felt kids, peningkatan

kemampuan bahasa anak pada siklus I hanya mencapai 48,89%. Selanjutnya, dengan

perbaikan pada siklus II, kemampuan bahasa anak usia toddler meningkat menjadi 82,64%.

Disarankan kepada guru dan lembaga PAUD dalam upaya peningkatan kemampuan

bahasa anak usia toddler, untuk menerapkan metode bernyanyi dengan inovasi yang lebih

kreatif dan atraktif. Bagi peneliti lanjutan diharapkan dapat melakukan penelitian yang lebih

mendalam untuk mengamati perkembangan kemampuan anak usia toddler dan memperbaiki

kelemahan-kelemahan yang ada pada metode bernyanyi. Kata kunci: metode bernyanyi, media felt kids, bahasa, anak usia toddler

Bahasa merupakan salah satu aspek yang penting untuk sarana komunikasi anak

Toddler dengan lingkungannya, karena usia 1-3 tahun adalah masa peka perkembangan

bahasa. Kenyataanya kondisi kemampuan bahasa anak Toddler di TK & Playgroup Kreatif

Primagama hanya memiliki perbendaharaan 180-200 kata, anak belum mampu menirukan

perintah sederhana, belum mampu menyanyikan lagu sederhana. Bernyanyi dapat menambah

perbendaharaan kosa kata anak melalui lirik atau syair yang dinyanyikan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa

anak usia Toddler di TK & Playgroup Kreatif Primagama Malang, menggunakan metode

bernyanyi dengan media Felt Kids. Kemampuan bahasa yang diteliti adalah aspek atau

indikator perkembangan bahasa anak usia 2-3 tahun, sesuai dengan tingkat pencapaian

perkembangan pada kurikulum Nomor 58 Tahun 2009 tentang PAUD.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan

Mc Taggart yang terdiri atas: perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan

(observing), refleksi (reflecting). Data penelitian berupa paparan deskriptif kuantitatif

maupun deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik

observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa

tabel observasi penelitian peningkatan bahasa. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan

kegiatan trianggulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap penelaahan data, tahap

identifikasi dan klasifikasi data dan tahap evaluasi data.

Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh dua kesimpulan sebagai berikut: pertama,

kegiatan penelitian dimulai dengan pra kegiatan (circle time) di halaman, kegiatan awal

bernyanyi atau mengucapkan sajak sederhana sesuai tema, kegiatan inti menirukan perintah

sederhana bermain felt kids sambil menyanyi dan bercerita sesuai bentuk felt kids yang

dibuat, kegiatan akhir mereview kegiatan yang sudah dilakukan melalui tanya-jawab. Kedua,

kemampuan bahasa anak usia toddler di TK & Playgroup Kreatif Primagama Malang sudah

meningkat setelah diterapkan metode bernyanyi dengan media felt kids, peningkatan

kemampuan bahasa anak pada siklus I hanya mencapai 48,89%. Selanjutnya, dengan

perbaikan pada siklus II, kemampuan bahasa anak usia toddler meningkat menjadi 82,64%.

Disarankan kepada guru dan lembaga PAUD dalam upaya peningkatan kemampuan

bahasa anak usia toddler, untuk menerapkan metode bernyanyi dengan inovasi yang lebih

kreatif dan atraktif. Bagi peneliti lanjutan diharapkan dapat melakukan penelitian yang lebih

mendalam untuk mengamati perkembangan kemampuan anak usia toddler dan memperbaiki

kelemahan-kelemahan yang ada pada metode bernyanyi.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.