Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenggunaan tari gembala sapi dalam pembelajaran anak usia dini untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar anak di kelompok A1 Taman Kanak-kanak (TK) ABA 06 Malang oleh Wahyu Purwaningayu Galih
PenulisGalih, Wahyu Purwaningayu
Pembimbing1. Musa Sukardi ; 2. Usep Kustiawan
Penerbitan2012, S1 Program Studi S1 PG PAUD.
Subyek1. FISIK MOTORIK (TAMAN KANAK-KANAK) - MEDIA PEMBELAJARAN
LabelRs 372.86044 GAL p
Abstrak

Kata kunci: Tari Gembala Sapi, Pembelajaran Anak Usia Dini, Perkembangan Motorik Kasar.







Usia taman kanak-kanak (TK) merupakan waktu yang tepat bagi anak untuk belajar, sehingga disebut usia emas (golden ages). Perkembangan motorik kasar pada anak perlu adanya bantuan dari para pendidik agar kegiatan motorik kasar dapat dikembangkan serta menarik dan menyenangkan bagi anak. Berdasarkan observasi yang dilakukan di TK ABA 06 Malang tepatnya kelompok A1, perkembangan motorik kasar pada anak kurang optimal. Karena kurangnya kreatifitas guru dalam mengajar dan keterbatasan tempat untuk melakukan kegiatan motorik kasar.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan tari gembala sapi dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini dan mendeskripsikan peningkatan perkembangan motorik kasar anak usia dini melalui penerapan tari gembala sapi di kelompok A1 TK ABA 06 Malang.

Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif. Penelitian ini dilakukan di Kelompok A1 TK ABA 06 Malang dengan jumlah siswa 21 anak, 9 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan langkah-langkah penerapan tari gembala sapi dalam pembelajaran motorik kasar anak usia dini yaitu (a) guru memberi contoh seluruh gerakan tarian; (b) posisi guru menghadap atau membelakangi anak; (c) guru memberi contoh gerakan satu persatu dengan hitungan; (d) gerakan dilakukan dengan iringan musik; (e) menggunakan properti dan kostum tari. Adanya peningkatan dari kegiatan Pra tindakan diperoleh skor 52%, Siklus I diperoleh skor 70% dan Siklus II dengan skor 90%.

Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran tari gembala sapi dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini secara maksimal. Langkah-langkah penerapan tari gembala sapi yaitu (a) guru memberi contoh seluruh gerakan tarian; (b) posisi guru menghadap atau membelakangi anak; (c) guru memberi contoh gerakan satu persatu dengan hitungan; (d) seluruh gerakan dilakukan dengan iringan musik; (e) menggunakan properti dan kostum tari. Saran kepada guru agar menggunakan tari gembala sapi dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penerapan permainan sirkuit geometri untuk meningkatkan kemampuan fisik motorik kelompok B di TK Dharma Wanita Kedawung 01 Nglegok Blitar / Ngestireni
2Upaya meningkatkan kemampuan fisik motorik melalui permainan sirkuit kantong ajaib pada kelompok A di TK Pertiwi Bendosari Kabupaten Blitar / Ratna Dwi Puspitasari
3Penggunaan permainan tradisional boy-boyan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B TK Yos Sudarso Kecamatan Sukorejo Kota Blitar / Feronika Evi Retnaningtyas
4Penerapan permainan tradisional petak umpet variatif untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar anak TK A PAUD Laboratorium UM Kota Blitar / Novia Candra Dewi


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.