Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulUpaya meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan melalui penerapan strategi learning community pada mata pelajaran PKn bagi siswa kelas X-3 di SMA Negeri I Durenan Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek oleh Wiwin Pradita
PenulisPradita, Wiwin
Pembimbing1. Arbaiyah Prantiasih ; 2. Margono
Penerbitan2012, S1 Program Studi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan.
Subyek1. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN - STRATEGI LEARNING COMMUNITY
LabelRs 323.607 PRA u
Abstrak

Kata Kunci : Peningkatan, Kemampuan Mengemukakan Pendapat, Kemampuan Mengambil Keputusan, Mata Pelajaran PKn, Strategi Learning Community







Pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang mengembangkan kompetensi siswa agar mampu berperan aktif dan bertanggung jawab bagi kelangsungan pemerintahan demokratis melalui pengembangan pengetahuan, karakter dan ketrampilan kewarganegaraan. Pembelajaran PKn juga menuntut siswa untuk mengembangkan dan menerapkan konsep beserta nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka dari itu, siswa harus mampu mengemukakan pendapat dan dapat mengambil keputusan sesuai pemikiran dan pemahamannya sendiri agar mampu mengembangkan konsep beserta nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pelaksanaan pembelajaran PKn di sekolah kurang menerapkan suatu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan. Akibatnya, siswa cenderung teksbook dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan tanpa adanya pemikiran dan pemahamannya sendiri. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan adalah dengan menerapkan strategi learning community. Strategi learning community pelaksanaannya lebih terstuktur sehingga siswa memiliki motivasi dalam belajar yang dapat berdampak pada peningkatan hasil belajarnya khususnya dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan.

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas siswa kelas X-3 di SMA Negeri I Durenan dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan pada pelaksanaan proses pembelajaran PKn dengan menerapkan teknik learning community, peningkatan kemampuan mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan siswa kelas X-3 SMA Negeri I Durenan dengan menerapkan strategi learning community, dan untuk mengetahui hambatan yang ditemui oleh siswa kelas X-3 di SMA Negeri 1 Durenan dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan dapat berkurang setelah menerapkan teknik Learning Community

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri I Durenan dengan sejumlah siswa sebanyak 36 siswa dengan rincian 8 siswa laki- laki dan 28 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Prosedur penelitian tindakan kelas ini meliputi (1) Studi Pendahuluan, (2) Rencana tindakan, (3) Pelaksanaan tindakan, (4) Pengamatan, (5) Refleksi. Adapun data penelitian ini meliputi data pra tindakan, data tindakan dan data hasil tindakan. Data pra tindakan berupa hasil kegiatan studi pendahuluan yakni data hasil wawancara dan pra penelitian serta hasil pengamatan di kelas sebelum tindakan diberikan. Data tindakan atau data proses peneliti berupa catatan lapangan tentang hasil pembelajaran di kelas selama pembelajaran dengan penerapan strategi learning community berlangsung. Data hasil tindakan yang dikumpulkan adalah data verbal yang dihasilkan siswa, berupa tuturan pendapat dan keputusan yang disampaikan oleh siswa serta hasil refleksi. Berdasarkan hasil analisis data proses tindakan yang telah dilaksanakan pada siklus I dan siklus II, dapat dideskripsikan strategi learning community dalam pembelajaran PKn khususnya untuk mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan, yaitu diawali dengan pembentukan kelompok secara heterogen, tahap menemukan artikel yang merupakan salah satu kasus pelanggaran HAM, tahap menganalisis, tahap diskusi/sharing antar anggota kelompok, tahap hasil dengan mempresentasikan hasil diskusi, tahap pelaporan secara lisan, dan tahap pembuatan display berbentuk laporan sederhana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam menerapkan strategi learning community sangat antusias dan lebih termotivasi. Kemampuan mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan melalui penerapan strategi learning community menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hasil penelitian pada siklus pertama terdapat 12 siswa yang mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan yakni 1 siswa yang menyatakan pendapat dan keputusannya dalam kategori kurang, 2 siswa dalam kategori cukup, 6 siswa dalam kategori baik, dan 3 siwa dalam kategori baik sekali. Sedangkan pada siklus II terdapat 21 siswa yang mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan. Siklus II ini tidak ada siswa yang mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan berada pada kategori kurang, cukup, dan baik. 21 siswa yang mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan berada pada kategori baik sekali. Siswa yang mengalami kendala dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan pada mata pelajaran PKn mengalami penurunan menjadi 23% siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan bagi guru mata pelajaran PKn, hendaknya dapat menggunkan strategi learning community sebagai alternatif dalam kegiatan pembelajaran PKn karena dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan. Guru harus lebih kreatif dalam menggunakan variasi strategi pembelajaran untuk dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan agar siswa lebih termotivasi dan tidak merasa bosan dalam pembelajaran PKn.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas