Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan metode pembelajaran kooperatif Jigsaw untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar mata pelajaran IPS siswa kelas V semester II tahun 2011 oleh 2012 di SD Negeri Tanjungrejo I Malang oleh Ilham Fahriansah
PenulisFahriansah, Ilham
Pembimbing1. Agus Wedi ; 2. Saidah Ulfa
Penerbitan2012, S1 Program Studi Teknologi Pendidikan.
Subyek1. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (PENDIDIKAN DASAR) - PRESTASI BELAJAR
2. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (PENDIDIKAN DASAR) - MODEL PEMBELAJARAN
LabelRs 372.83044 FAH p
Abstrak

Kata Kunci : Metode Pembelajaran Kooperatif, Jigsaw, Keaktifan, Hasil Belajar







Metode Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dipilih untuk diterapkan di SD Negeri Tanjungrejo I Malang, Mata pelajaran IPS Kelas V Semester II karena proses pembelajarannya belum sesuai dengan prinsip belajar sehingga berdampak terhadap hasil belajar siswa yang rendah. Selain itu juga pelajaran IPS materinya membutuhkan waktu lama, waktunya terbatas jika dikerjakan secara individu, harus dikuasai secara mendalam agar pengetahuan yang sudah diperoleh siswa tidak mudah dilupakan, dan siswa dapat mencari sendiri makna dari sesuatu yang mereka pelajari. Maka dengan metode pembelajaran kooperatif jigsaw waktu yang dibutuhkan tidak terlalu lama karena materi dikerjakan secara berkelompok dimana setiap siswa diberikan materi yang berbeda dalam kelompok dan kemudian masing-masing siswa menjelaskan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain, bisa meringankan siswa dalam menguasai suatu materi, proses pembelajarannya menekankan pada keaktifan dan pengalaman siswa secara langsung sehingga materi yang diperoleh siswa tidak mudah dilupakan, hasil belajarnya dapat dicapai dengan kelompok jigsaw atau kelompok ahli.

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif jigsaw untuk siswa kelas V semester II di SD Negeri Tanjungrejo I Malang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam penelitian tindakan kelas terdiri dari 2 siklus. Dimana pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dalam penelitian ini setiap siklusnya ada 2x pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini berasal dari tes hasil belajar siswa, hasil observasi/pengamatan dan dilengkapi dengan data wawancara, catatan lapangan, dan pedoman dokumentasi.

Proses perbaikan pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti dari siklus I ke siklus II yaitu peneliti lebih merangsang interaksi antar siswa, dan peneliti lebih berusaha untuk menemukan soal-soal yang sulit.

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa setelah penerapan metode pembelajaran kooperatif jigsaw hasil dan keaktifan belajar siswa dalam kelompok pada mata pelajaran IPS kelas V semester II di SD Negeri tanjungrejo I meningkat. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil belajar pada siklus I sebesar 71,20 dan ketuntasan klasikal 69% menjadi sebesar 84,13 dan ketuntasan klasikal 90% pada siklus II. Sedangkan rata-rata keaktifan siswa pada siklus I pertemuan 1 dan 2 sebesar 67,8% dan 69,7% menjadi sebesar 82,4% dan 86,6% pada siklus II pertemuan 1 dan 2.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


1Penerapan pendekatan kontekstual dalam meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar sains siswa kelas IV semester VII tahun ajaran 2006/2007 SDN Sumber Sekar II Dau Malang / Lisdiana
2Penggunaan media kartu permainan bilangan pecahan dan blok pecahan untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi pokok pecahan siswa kelas III SDN Percobaan Malang / Umi Nor Hidayati