Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenggunaan metode discovery untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN Suwaru Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang oleh Devienta Maya Sari
PenulisSari, Devienta Maya
Pembimbing1. Imam Nawawi ; 2. Nur Hanifah
Penerbitan2012, S1 Program Studi PGSD.
Subyek1. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (PENDIDIKAN DASAR) - PRESTASI BELAJAR
2. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (PENDIDIKAN DASAR) - MODEL PEMBELAJARAN
LabelRs 372.83044 SAR p
Abstrak

Kata kunci: Metode Discovery, aktivitas belajar, hasil belajar, IPS SD







Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi di kelas IV yang menunjukkan bahwa ketuntasan belajar pada pembelajaran IPS masih rendah. Rendahnya tingkat ketuntasan belajar siswa disebabkan oleh beberapa faktor yaitu (a) kurangnya pengelolaan kelas oleh guru, (b) kurangnya kreativitas guru dalam merancang kegiatan pembelajaran, (c) penggunaan metode yang monoton, (d) pengetahuan yang didominasi fakta dan data tidak mudah diingat oleh siswa (e) penggunaan media belum maksimal, (f) siswa kurang aktif dalam pembelajaran dan tidak mendapat perhatian dari guru. Salah satu metode yang dapat digunakan guru untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar yaitu metode Discovery. Metode Discovery adalah metode pembelajaran yang menekankan pada proses penemuan pengetahuan data dan fakta (keterampilan proses). Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penggunaan metode Discovery dalam pembelajaran IPS kelas IV SDN Suwaru, (2) mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar IPS siswa kelas IV SDN Suwaru melalui penggunaan metode Discovery, (3) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN Suwaru melalui penggunaan metode Discovery

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis&Mc Taggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV yang berjumlah 24 siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan antara lain pedoman observasi aktivitas guru, pedoman observasi aktivitas siswa, dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Discovery dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari peningkatan skor rata-rata siswa pada setiap tahap. Prosentase aktivitas siswa mengalami peningkatan pada siklus I 50% dan siklus II sebesar 83,33% atau meningkat sebesar 33,33%". Sedangkan peningkatan prosentase hasil belajar siswa yang tuntas belajar dari siklus I 54,16% ke siklus II 83,33% menjadi naik sebesar 29,17%, (dari 24 siswa, 20 tuntas belajar) dan yang belum tuntas ada 4 siswa, karena kemampuannya sangat rendah.

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode Discovery dalam pembelajaran IPS kelas IV SDN Suwaru telah berhasil dan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran serta dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Suwaru. Disarankan bagi guru hendaknya mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menarik, mempertimbangkan penggunaan waktu dan membuat penilaian yang sesuai tujuan pembelajaran.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas