Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulMeningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran gerak atletik dasar dengan menggunakan metode bermain pada siswa kelas IV SD Negeri Sukoharjo 2 Malang oleh Reza Maulana Nugraha
PenulisNugraha, Reza Maulana
Pembimbing1. Oni Bagus Januarto ; 2. Sulistyorini
Penerbitan2012, S1 Jurusan Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan.
Subyek1. ATLETIK - MODEL PEMBELAJARAN
LabelRs 796.07 NUG m
Abstrak

Kata kunci: Meningkatkan, Partisipasi Siswa, Gerak Dasar Atletik, Metode Bermain.







Gerak dasar atletik adalah gerakan-gerakan yang dinamis dan harmonis yang terdiri

dari: jalan, lari, lompat, dan lempar. Gerak dasar atletik merupakan salah satu materi atletik

yang terdapat pada standar kompetensi sekolah dasar kelas IV. Salah satu kompetensi

dasarnya yaitu mempraktikkan gerak dasar atletik dengan memperhatikan nilai-nilai pantang

menyerah, bersemangat,sportifitas, percaya diri dan kejujuran. Pada observasi awal yang

dilakukan peneliti diperoleh data dan fakta antara lain : 1). Materi pendidikan jasmani,

olahraga dan kesehatan atletik dasar yang diajarkan di kelas IV yaitu gerak dasar atletik yang

di kordinasikan: jalan, lari, lompat, loncatdan lempar. 2). Metode pembelajaran gerak dasar

atletik yaitu dengan metode ceramah dan demonstrasi. Guru menjelaskan terlebih dahulu,

kemudian siswa melakukan secara bergantian sesuai instruksi dari guru. 3). Dari 5 kelas yang

telah di observasi oleh 2 orang guru pendidikan jasmani sekolah lain observer menilai tingkat

partisipasi siswa dengan indikator partisipasi sebagai berukut: 1). Indikator keaktifan dalam

pembelajaran, 2) Indikator motivasi, 3) Indikator prakarsa, 4) Indikator ketekunan, 5)

Indikator senang atau enjoy dalam pembelajaran. Dari indikator tersebut didapat hasil

observasi dari observer pertama kelas I nilai rata-ratanya 52,98%, kelas II nilai rata-ratanya

59,14%, kelas III nilai rata-ratanya 48,52%, kelas IV nilai rata-ratanya 22,35%, dan kelas V

nilai rata-ratanya yaitu 51,52.Sedangkan rincian nilai rata-rata pada observer kedua yaitu

untuk kelas I nilai rata-ratanya 52,14%, kelas II nilai rata-ratanya 60,25, kelas III nilai rataratanya

49,52, kelas IV nilai rata-ratanya 23,58, dan kelas V nilai rata-ratanya yaitu 52,29.

Sehingga persentase partisipasi kelas IV paling rendah dari pada kelas yang lain, dengan

jumlah siswa kelas IV 27 orang terdiri dari 10 siswa diantaranya perempuan dan 17 siswa

laki-laki.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran

gerak dasar atletik menggunakan motode bermain siswa kelas IV SD Negeri Sukoharjo 2

Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pedekatan diskriptif

kualitatif, pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus tiap 1 siklus ada 3

pertemuan dimana tiap siklus terdiri 4 tahap yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3)

Pengamatan, (4) Refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Sukoharjo 2

Malang, pengambilan data dilaksanakan 16 Mei-22 Juni 2012. Data diperoleh dari catatan

lapangan, lembar observasi, dan dokumentasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan partisipasi siswa selama

mengikuti pembelajaran gerak dasar atletik di setiap siklus dari siklus 1 dan siklus 2. Pada

siklus 1 masih terdapat kekurangan di setiap indikator partisipasi siswa. Pada siklus 1 total

persentase indikator tiap siklus adalah sebagai berikut : 1). Indikator keaktifan dalam

pembelajaran 62,32% dengan taraf keberhasilan cukup baik, 2) Indikator motivasi sebesar

60,90% dengan taraf keberhasilan cukup baik, 3) Indikator prakarsa sebesar 47,42% dengan

ii

taraf keberhasilan kurang baik, 4) Indikator ketekunan sebesar 56,57% dengan taraf

keberhasilan cukup baik, 5) Indikator senang atau enjoy dalam pembelajaran sebesar 55,21%

dengan taraf keberhasilan kurang baik. Rata-rata skor partisipasi siswa di atas sebesar 56,48%

yang termasuk dalam kategori cukup baik.

Pada siklus 2 terjadi peningkatan disetiap indikator partisipasi siswa. Persentase total

tiap indikator tersebut adalah sebagai berikut : 1) Indikator keaktifan dalam pembelajaran

sebesar 84,68% dengan taraf keberhasilan baik, 2) Indikator motivasi sebesar 73,82% dengan

taraf keberhasilan cukup baik, 3) Indikator prakarsa sebesar 64,19% dengan taraf

keberhasilan cukup baik, 4) Indikator ketekunan sebesar 80,48% dengan taraf keberhasilan

baik, 5) Indikator senang/enjoy dalam pembelajaran sebesar 77,52% dengan taraf

keberhasilan baik. Rata-rata skor partisipasi siswa di atas sebesar 75,13% yang termasuk

dalam kategori baik.

Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran dengan

metode bermain dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran gerak dasar atletik

siswa kelas IV SD Negeri Sukoharjo 2 Malang. Peneliti menyarankan bagi guru pendidikan

jasmani, olahraga dan kesehatan untuk memperkaya model pembelajaran dengan metode

bermain yang dapat digunakan sebagai referensi dalam memberikan materi gerak dasar

atletik berikutnya untuk meningkatkan partisipasi siswa. Selanjutnya bagi peneliti hendaknya

dapat dijadikan masukan untuk melakukan penelitian lebih lanjut.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas