Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan pembelajaran kooperatif model jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar pada kompetensi dasar mengelola informasi (Studi pada siswa kelas X Program Keahlian Pemasaran di SMK Ma'arifr NU 4 Pakis Kabupaten Malang) oleh Inayatul Fitriya
PenulisFitriya, Inayatul
Pembimbing1. Wening Patmi Rahayu ; 2. Mohammad Hari
Penerbitan2012, S1 Program Studi Tata Niaga.
Subyek1. PEMASARAN - PRESTASI BELAJAR
2. PEMASARAN - MODEL PEMBELAJARAN
LabelRs 658.80076 FIT p
Abstrak

Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw, Hasil Belajar



Model Pembelajaran Kooperatif perlu diterapkan dalam proses belajar mengajar untuk menciptakan situasi pembelajaran yang lebih bervariasi dan dapat meningkatkan peran serta siswa dalam pembelajaran. Belajar kooperatif didasarkan pada hubungan antar motivasi, hubungan interpersonal dan strategi pencapaian khusus. Oleh karena itu, model pembelajaran kooperatif dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan siswa, keterampilan berfikir, sikap positif terhadap materi pelajaran dan hasil belajar. Melalui penggunaan pendekatan pembelajaran Jigsaw ini diharapkan mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw pada Kompetensi Dasar Mengelola Informasi siswa kelas X di SMK Ma’arif NU 4 Pakis, untuk mengetahui: (1) Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw. (2) Hasil belajar siswa setelah mengikuti Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw. (3) Respon siswa setelah mengikuti Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw. (4) Hambatan-hambatan yang muncul selama diterapkannya Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw serta solusinya.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tidakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Pemasaran SMK Ma’arif NU 4 Pakis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Prosedur penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu : (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan & refleksi.

Hasil penelitian tersebut, diperoleh empat simpulan sebagai berikut: pertama, penerapan Pembelajaran Model Jigsaw dilakukan dengan 5 tahap, yaitu: siswa dibagi ke dalam kelompok, membaca, diskusi kelompok ahli, laporan tim, dan tes. Kedua, hasil belajar atas penerapan Model Jigsaw yang diperoleh siswa dari aspek kognitif terbukti mengalami peningkatan dari rata-rata ulangan harian sebelum diterapkan Model Jigsaw sebesar 67 dan meningkat menjadi 78 pada post test siklus I. Sedangkan nilai rata-rata post test siklus II adalah 87. Ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan. Pada post test siklus I sebesar 65,22%, meningkat pada post test siklus II menjadi 91,30%. Ketiga, penerapan Model Jigsaw mendapat respon sangat baik, hal ini berdasarkan pada hasil angket yang menyatakan bahwa siswa senang dengan Model Jigsaw terutama ketika bekerja sama dalam kelompok yang bervariasi karena dapat memupuk rasa saling menyayangi, pernyataan ini mendapatkan respon paling tinggi dari siswa. Dan keempat, terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan Model Jigsaw. Namun hambatan tersebut tidaklah menjadi penghalang untuk tetap bisa menerapkan Model Jigsaw, karena peneliti telah menemukan solusi atas hambatan yang terjadi.

Berdasarkan uraian di atas beberapa saran yang disampaikan peneliti adalah sebagai berikut: 1) Bagi guru disarankan untuk mencoba menerapkan Pembelajaran Jigsaw karena dari respon siswa, diperoleh data bahwa siswa sangat senang dengan Pembelajaran Jigsaw ini. Selain itu, Pembelajaran Jigsaw diharapkan dapat memberikan variasi cara guru dalam mengajar sehingga siswa tidak bosan hanya dengan menggunakan metode ceramah saja. 2) Untuk peserta didik lebih meningkatkan keberaniannya untuk mengajukan pertanyaan, jawaban maupun tanggapan, karena semakin aktif siswa dalam Pembelajaran Jigsaw akan semakin baik. 3) Bagi peneliti berikutnya diharapkan untuk melakukan penelitian dengan menggunakan pembelajaran kooperatif dengan model yang sama pada mata pelajaran yang sama/beda namun dalam tempat yang berbeda untuk mengembangkan dan menerapkan Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penerapan model modified Problem BAsed Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan efikasi diri mahasiswa (studi pada mahasiswa Ekonomi Manajemen Universitas Malang) / Brahma Wahyu Kurniawan
2Penerapan model pembelajaran make a match untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa (studi pada siswa kelas XI Pemasaran mata pelajaran Melakukan negoisasi di SMK Patria Babat Kab. Lamongan) / Ghozzyi Abbad
3Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bekerjasama dengan kolega dan pelanggan / Yunita Aspriyanti
4Penerapan kolaborasi model pembelajaran STAD dengan tutor sebaya untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran strategi pemasaran (studi pada siswa kelas X PBR SMK PGRI 2 Malang) / Destri Cahyono
5Penerapan model pembelajaran numbered heads together dan model pembelajaran talking stick untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bekerja sama dengan kolega dan pelanggan (studi pada siswa tingkat X Jurusan Administrasi Perkantoran SMK Muhammadiyah 5
6Penerapan model pembelajaran kooperatif two stay two stray (TSTS) untuk meningkatkan aktifitas hasil belajar (studi pada siswa kelas x program keahlian pemasaran pada standar kompetensi melakukan konfirmasi keputusan pelanggan di SMK Ma'arif NU 04 Pakis Kab. Malang) / A
7Implementasi pembelajaran kontekstual dengan pendekatan Somatis Auditori Visual Intelektual (SAVI) untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa (studi pada mata pelajaran bekerja sama dengan kolega dan pelanggan kelas X-APK SMK Kosgoro 1 Lawang-Malang) / Agnesti
8Penerapan metode SQ3R untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar (Studi pada siswa kelas X Program Keahlian Pemasaran di SMK Wisnuwardhana Malang) / Nenci Oktafia
9Penerapan pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray (TSTS) dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa (studi pada siswa kelas X Jurusan Pemasaran SMK PGRI 2 Malang tahun ajaran 2012/2013) / Ari Dita Anggraeni
10Penerapan pembelajaran kooperatif model jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Pemasaran pada mata pelajaran bekerjasama dengan kolega dan pelanggan di SMK PGRI 3 Malang tahun ajaran 2013/2014 / Jauhari Febria Kisdianata
11Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada mata pelajaran pemasaran on-line (studi pada kelas XI PM 3 SMK Negeri 2 Blitar) / Habib Sulton Mahmud
12Penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dengan Mind Mapping untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran strategi pemasaran (studi pada siswa kelas X Pemasaran SMK PGRI 2 Malang) / Puspa Anggun Dinda Dahlia
13Implementasi pembelajaran kooperatif dengan model Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar mata diklat pemasaran barang dan jasa kelas 2 Jurusan Penjualan di SMK Pemuda kelas 1 Kesamben Blitar / Devit
14Penerapan pembelajaran kooperatif model role playing pada mata diklat melakukan negosiasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X pemasaran di SMKN 1 Turen Malang / Viky Rizki Firdiansyah
15Penerapan model pembelajaran kooperatif problem based learning (PBL) untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata diklat negosiasi kelas X Pemasaran di SMK PGRI 6 Malang / Irul Kurniawan
16Penerapan pembelajaran kooperatif model make a match untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata diklat pelayanan prima (studi pada siswa kelas X Program Keahlian Pemasaran SMK PGRI 6 Malang) / Anis Widya Harnita
17Implementasi model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar (studi pada siswa kelas X Pemasaran pada mata diklat strategi pemasaran SMK PGRI 6 Malang) / Elsa Priskila Dewi
18Penerapan metode pembelajaran drill and practice untuk meningkatkan akativitas dan hasil belajar siswa (study pada kelas XI Pemasaran di SMK Islam Batu) / Prayogi Yuda Permana
19Penerapan pembelajaran berbasis pemecahan masalah (problem based learning) untuk meningkatkan hasil belajar siswa (studi pada kelas X PMS SMK PGRI 2 Malang pad mata pelajaran penglolaan usaha pemasaran) / Anis Rahmawati Fathonah
20Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa (studi pada kelas X PMS SMK PGRI 2 Malang Mapel Stretegi Pemasaran) / Octavia Kurniawati Wijaya
21Penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran strategi pemasaran (studi pada siswa kelas X Jurusan Pemasaran SMK YPI Darussalam 2 Cerme Kabupaten Gresik) / Winda Nur Rohmawati
22Penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran perencanaan pemasaran (studi pada siswa kelas X Jurusan Pemasaran SMK PGRI 2 Malang) / M. Rizki Perdana Putra
23Penerapan model pembelajaran ARIAS sebagai upaya meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Perencanaan Pemasaran (studi pada siswa kelas X Program Keahlian Manajemen Niaga di SMK PGRI 3 Malang) / Sindy Novenia
24Penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pemasaran barang dan jasa (studi pada siswa kelas XI Pemasaran 3 di SMKN 2 Blitar) / Endah Suprihatin
25Implementasi pembelajaran kooperatif model JIGSAW untuk meningkatkan proses dan hasil belajar (Studi pada siswa kelas XI Program Keahlian Pemasaran pada mata pelajaran pemasarabn barang dan jasa di SMK Islam Batu) / Dewi Ratih
26Penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) berbasis lesson study untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa (studi pada siswa kelas X Pemasaran SMK PGRI 2 Malang tahun ajaran 2012/2013) / Ekawati Slaning Wulan
27Penerapan pembelajaran kooperatif model mix and match untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada standar kompetensi melakukan pemasaran barang dan jasa (studi pada siswa kelas XI Program Keahlian Pemasaran di SMK Kosgoro 1 Lawang Kabupaten Malang) / Winda Tri Wulandari
28Kolaborasi model pembelajaran STAD (Student Teams Achievement Divisions) dengan Group Investigation (GI) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa (studi pada siswa kelas XI Program Keahlian Pemasaran, mata pelajaran menata produk di SMK Negeri 1 Malang) / Da
29Implementasi pembelajaran kooperatif model STAD (Student Team Achievement Division) untuk meningkatkan hasil belajar siswa (studi pada siswa kelas X Pemasaran SMK YP 17 Pare) / Gigih Prasetyo Widodo
30Penerapan pembelajaran kooperatif model Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan prestasi belajar pada mata diklat pemasaran barang dan jasa kelas X program keahlian penjualan di SMK PGRI 6 Malang / Rahma Romadani
31Penerapan pembelajaran kooperatif metode struktural think-pair-share untuk meningkatkan hasil belajar mata diklat pemasaran barang dan jasa kelas I Program Keahlian Penjualan di SMK PGRI 2 Malang / Niati Ngakisah
32Penerapan model pembelajaran student teams achievement division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Program Keahlian Pemasaran SMK PGRI 3 Malang / Hadi Ma'ruf
33Penerapan metode pembelajaran Make A-Match untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X program keahlian pemasaran pada mata pelajaran menemukan peluang baru dari pelanggan di SMK Islam Batu / Aprilia Rukmana
34Penerapan model pembelajaran creative problem solving untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa (Studi pada siswa kelas X kompetensi keahlian pemasaran pada standar kempetensi membuka usaha eceran / ritel SMK Muhammadiyah 2 Malang) / Venny Ridawati


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.