Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan model-model latihan kelentukan tubuh untuk meningkatkan pembelajaran senam lantai guling ke belakang bagi siswa kelas VII-A SMP Negeri 3 Nganjuk oleh Willian Adi Pratama
PenulisPratama, Willian Adi
Pembimbing1. Tatok Sugiarto ; 2. Sri Purnami
Penerbitan2012, S1 Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.
Subyek1. SENAM LANTAI (GULING) - PEMBELAJARAN
LabelRs 796.4407 PRA p
Abstrak

Kata kunci: Pelatihan Kelentukan Tubuh, Senam Guling ke Belakang.



Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan khususnya materi senam guling ke belakang belum berjalan dengan baik, hal tersebut dikarenakan bahwa dalam pelaksanaan senam guling ke belakang perlu dipersiapkan pemanasan yang benar terutama pemanasan yang menuju pada kelentukan tubuh. Berdasarkan observasi awal pada mata pelajaran roll guling ke belakang di SMPN 3 Nganjuk, diperoleh hasil pemberian pemanasan yang menuju pada pelaksanan guling belakang saat awal pembelajaran kurang maksimal, 2) jumlah pembelajaran efektif untuk senam guling belakang ada 2 kali tatap muka yang terdiri dari 1 kali pemberian materi dan 1 kali tes, 3) kurang variatif materi yang diberikan, 4) tidak adanya pendinginan dan evaluasi setelah pelajaran. Oleh karena itu perlu adanya pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan yang sistematis..

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembelajaran senam guling ke belakang dengan penerapan model-model latihan kelentukan tubuh pada 30 Siswa Kelas VII-A SMP Negeri 3 Nganjuk.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus yang terdiri dari 4 tahappada setiap siklusnya yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelatihan kelentukan tubuh.

Hasil pada siklus I melakukan kaki rapat, badan tegak, kedua tangan lurus menyudut ke atas dan pandangan mata lurus ke depan 100%, melakukan jongkok dengan kedua tangan lurus kedepan 90%, menempelkan pantat ke matras 63,3%, melakukan guling belakang dengan cara menempelkan punggung ke matras berguling, disertai ayunan lengan dari depan ke belakang sampai menjadi tumpuhan 53,3%, melakukan jongkok sebagai gerak lanjutan sebelum melakukan sikap akhir 53,3%, melakukan kaki rapat, badan tegak, kedua tangan lurus menyudut ke atas dan pandangan mata lurus ke depan 80%.

Hasil pada siklus II melakukan kaki rapat, badan tegak, kedua tangan lurus menyudut ke atas dan pandangan mata lurus ke depan 100%, melakukan jongkok dengan kedua tangan lurus kedepan 100%, menempelkan pantat ke matras 100%, melakukan guling belakang dengan cara menempelkan punggung ke matras berguling, disertai ayunan lengan dari depan ke belakang sampai menjadi tumpuhan 76,6%, melakukan jongkok sebagai gerak lanjutan sebelum melakukan sikap akhir 100%, melakukan kaki rapat, badan tegak, kedua tangan lurus menyudut ke atas dan pandangan mata lurus ke depan 100%.

Peneliti menyarankan dalam pembelajaran senam guling ke belakang dengan menggunakan latihan kelentukan tubuh dapat diterapkan dalam pembelajaran senam guling ke belakang, karena dengan menggunakan latihan tersebut terbukti dapat meningkatkan keterampilan senam guling ke belakang di SMP Negeri 3 Nganjuk menjadi lebih baik.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas