Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses, dan pemahaman konsep IPA siswa kelas VIII D SMPN 1 Banyuwangi oleh Sugeng Lukito Yuwono
PenulisYuwono, Sugeng Lukito
Pembimbing1. Hj. Siti Zubaidah ; 2. Ibrohim
Penerbitan2013, S2 Program Studi Pendidikan Dasar.
Subyek1. SAINS ( SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ) - PEMBELAJARAN
LabelRt 507.12 YUW p
Abstrak

Kata kunci: pembelajaran inkuiri terbimbing, berpikir kritis, keterampilan proses, pemahaman konsep.



Kemampuan berpikir kritis dan keterampilan proses adalah dua hal yang penting dalam mempelajari IPA. Berpikir kritis berguna untuk membangun penalaran, memberikan alasan dan mengevaluasi alasan yang berkaitan dengan materi pembelajaran IPA. Sedangkan keterampilan proses IPA diperlukan untuk memahami konsep IPA secara utuh. Berdasarkan hasil observasi pada kelas VIII D SMPN 1 Banyuwangi, kemampuan berpikir kritis dan keterampilan proses siswa tergolong rendah. Hal itu juga diikuti oleh rendahnya penguasaan konsep IPA siswa. Hasil beberapa penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkat kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses, dan pemahaman konsep IPA siswa. Oleh karena itu pembelajaran inkuiri terbimbing dipilih untuk menyelesaikan permasalahan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses, dan pemahaman konsepIPA siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Bagaimana keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses, dan pemahaman konsep IPA siswa kelas VIII D SMPN 1 Banyuwangi tahun pelajaran 2012 2013. (2) Bagaimana pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses, dan pemahaman konsep IPA siswa kelas VIII D SMPN 1 Banyuwangi tahun pelajaran 2012 2013.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif, jenisnya adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus, sedang materi yang dibahas dalam pembelajaran adalah pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Pelaksanaan penelitian pada semester gasal tahun pelajaran 2012/2013. Data dalam penelitian ini meliputi data keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing, data kemampuan berpikir kritis siswa, data keterampilan proses siswa, serta data pemahaman siswa terhadap konsep pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Instrumen penelitian terdiri atas observasi, tes, dan wawancara. Observasi digunakan untuk mengetahui keterlaksanaan inkuiri terbimbing dan keterampilan proses IPA siswa. Tes digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep siswa. Sedangkan hasil wawancara untuk menambahkan informasi tentang kondisi lingkungan belajar guna mendukung pelaksanaan pembelajaran inkuiri.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa. (1) Pembelajaran inkuiri terbimbing di kelas VIII D Tahun Pelajaran 2012/2013 SMPN 1 Banyuwangi telah terlaksana dengan sangat baik. Menurut hasil observasi yang dilakukan semua tahap pembelajaran inkuiri telah dilaksanakan sangat baik oleh guru dan siswa.(2) Pembelajaran inkuiri terbimbing di kelas VIII D Tahun Pelajaran 2012/2013 SMPN 1 Banyuwangi dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses, dan pemahaman konsep IPA siswa. Pembelajaran inkuiri terbimbing tersebut dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan proses siswa karena dalam setiap tahap pembelajaran inkuiri memuat aspek-aspek dari kemampuan berpikir kritis dan keterampilan proses IPA. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan proses siswa dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa.

Dari hasil penelitian ini disarankan agar guru sebisa mungkin menerapkan pembelajaran inkuiri setiap mengajarkan materi IPA. Agar siswa tidak mengalami kebosanan dengan sintaks inkuiri yang monoton guru sebaiknya menggunakan teknik yang berbeda untuk setiap pertemuan.




P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.