Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulAnalisis efisiensi kinerja keuangan KPRI di Kota Malang dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA) oleh Qurrota A'yuni
PenulisA'yuni, Qurrota
Pembimbing1. F. Danardana Murwani ; 2. Heri Prakito
Penerbitan2012, S1 Program Studi Manajemen.
Subyek1. KEUANGAN, KINERJA
2. DATA ENVELOPMENT ANALYSIS
LabelRs 658.1552 AYU a
Abstrak

Kata kunci: Efisiensi, Kinerja Keuangan, KPRI, Data Envelopment Analysis (DEA).



Rendahnya perkembangan koperasi Indonesia dari tahun ke tahun menunjukkan kinerja keuangan koperasi yang belum efisien. Pengukuran efisiensi kinerja keuangan diperlukan agar koperasi dapat mengevaluasi dan meningkatkan kinerja sehingga dapat bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya. Metode pengukuran efisiensi organisasi yang dapat digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi kinerja keuangan KPRI di Kota Malang, serta menganalisis hasil referensi/benchmarking dan Potential Improvement yang diperoleh untuk perbaikan efisiensi kinerja kedepan. Metode DEA ini menggunakan model CRS, VRS, dan Scale Efficiency.

Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh KPRI yang terdaftar di Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) di Kota Malang tahun 2009-2011. Sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Perhitungan efisiensi DEA menggunakan variabel input dan variabel output dengan pendekatan intermediasi. Variabel input yang digunakan terdiri dari biaya tenaga kerja, aktiva tetap, dan modal sendiri. Sedangkan variabel output yang digunakan adalah total pinjaman yang diberikan, SHU, serta kas. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Analisis data kinerja efisiensi diperoleh dengan menggunakan bantuan software MaxDEA dan Banxia Frontier Analysis.

Hasil perhitungan DEA menunjukkan jumlah rata-rata efisiensi KPRI dengan model CRS selama periode pengamatan sebesar 9%, dengan model VRS 45%, dan dengan model Scale efficiency sebesar 9% dari total sampel. Hasil tersebut menunjukkan rendahnya efisiensi kinerja keuangan KPRI di Kota Malang. Hal ini disebabkan rendahnya jumlah kas yang dimiliki KPRI secara keseluruhan. Kas sebagai variabel output memiliki nilai yang tidak sebanding dengan nilai variabel input. Rendahnya likuiditas dalam tubuh KPRI menunjukkan kurangnya pemahaman pengelolaan keuangan koperasi.

Selanjutnya, penelitian sejenis pada badan usaha koperasi harus ditingkatkan dengan menggunakan data dan sampel yang lebih banyak, sehingga dapat mewakili populasi koperasi dengan lebih baik. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan tambahan penggunaan alat analisis rasio atau regresi dengan model Tobit.




P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas