Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan metode jarimatika untuk meningkatkan penguasaan konsep penjumlahan bilangan 1-20 pada anak kelompok B TK PGRI III Sumbergedang Pandaan Kabupaten Pasuruan oleh Ajeng Putri Pratiwi
PenulisPratiwi, Ajeng Putri
Pembimbing1. Tomas Iriyanto ; 2. I Made Seken
Penerbitan2013, S1 Program Studi PAUD.
Subyek1. PENJUMLAHAN (TAMAN KANAK-KANAK) - MODEL PEMBELAJARAN
2. ARITMATIKA (TAMAN KANAK-KANAK) - MODEL PEMBELAJARAN
LabelRs 372.72044 PRA p
Abstrak

Kata Kunci : Metode, Jarimatika, Penjumlahan Bilangan 1-20

Anak kelompok B mempunyai kemampuan berhitung yang masih belum terstimulasi. Dari hasil observasi pada anak kelompok B di TK PGRI III Sumbergedang Pandaan ditemukan bahwan penguasaan konsep penjumlahan bilangan anak masih belum maksimal. Hal tersebut diperkuat dari 26 anak terdapat 10 anak yang belum mampu menguasai konsep penjumlahan bilangan 1-20.

Rumusan masalah yang ada dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimanakah penerapan metode jarimatika dalam upaya meningkatkan penguasaan konsep penjumlahan bilangan 1-20, (2) Adakah peningkatan penguasaan konsep penjumlahan bilangan 1-20 pada anak kelompok B TK PGRI III Sumbergedang Pandaan Kabupaten Pasuruan setelah dibelajarkan dengan menggunakan metode jarimatika.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dirancang dilaksanakan bersiklus. Tiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian yaitu kelompok B TK PGRI III Sumbergedang Pandaan Kabupaten Pasuruan sebanyak 26 anak. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian yang dipakai adalah deskriptif kuantitatif maupun kualitatif. Penerapan metode jarimatika ini meliputi menirukan yel-yel jarimatika, menirukan simbol jarimatika 1-20, penjumlahan bilangan 1-20, menghitung jarimatika dengan variasi permainan dan mengerjakan lembar kerja

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persentase ketuntasan penguasaan konsep penjumlahan bilangan dilihat dari rata-rata hasil observasi anak mulai dari pratindakan (74) dengan persentase (61%) meningkat pada siklus I (79) dengan persentase (65%), dan meningkat lagi pada siklus II (86) dengan persentase (88%) yang terus mengalami peningkatan.

Disimpulkan bahwa penerapan metode jarimatika ini dapat meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan bilangan 1-20 dan nilai ketuntasan belajar anak. Adapun saran yang dikemukakan peneliti adalah yaitu penerapan metode jarimatika dengan cara pembiasaan dan variasi permainan akan memudahkan, memotivasi, menarik minat anak dalam pelaksanaan kegiatan penjumlahan bilangan, sehingga dapat meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan bilangan 1-20 pada saat pembelajaran.


P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.