Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulUpaya meningkatkan kemampuan fisik motorik melalui permainan sirkuit kantong ajaib pada kelompok A di TK Pertiwi Bendosari Kabupaten Blitar oleh Ratna Dwi Puspitasari
PenulisPuspitasari, Ratna Dwi
Pembimbing1. Pramono ; 2. HAdi Mustofa
Penerbitan2013, S1 Program Studi PAUD.
Subyek1. FISIK MOTORIK (TAMAN KANAK-KANAK) - MEDIA PEMBELAJARAN
LabelRs 372.86044 PUS u
Abstrak

Kata Kunci : permainan, ptk, sirkuit kantong ajaib, fisik motorik



Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelompok A TK Pertiwi Bendosari Kabupaten Blitar, dan ditemukan masalah dalam kemampuan fisik motorik kasar yaitu anak belum dapat melakukan gerakan keseimbangan, kelenturan dan kecepatan. Hasil evaluasi menunjukkan dari 10 siswa 4 anak (40%) belum sempurna dalam hal berjalan melewati papan titian, 3 anak (30%) anak belum sempurna dalam hal keseimbangan dan 3 anak (30%) kelenturan anak masih belum sempurna.

Tujuan penelitian ini adalah; (1) mendeskripsikan penerapan permainan sirkuit kantong ajaib anak kelompok A TK Pertiwi Bendosari Kab. Blitar, dan; (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan bidang fisik motorik anak melalui Permainan Sirkuit Kantong Ajaib kelompok A TK. Pertiwi Bendosari Kabupaten Blitar.

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, siklus 1 dengan 2 pertemuan dan siklus 2 dengan 1 pertemuan. Subyek penelitian adalah anak kelompok A dengan jumlah 10 anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi,dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik data kualitatif yang meliputi cara penyajian data dan pemberian kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan Sirkuit Kantong Ajaib pada anak kelompok A dapat berjalan baik sesuai dengan rencana, hal ini dibuktikan dengan hasil observasi aktivitas fisik motorik anak yang sudah terlaksana sesuai dengan langkah-langkah dalam penerapan permainan Sirkuit Kantong Ajaib dan hasil penilaian proses aktivitas fisik motorik pertama pada pra siklus persentase ketuntasan anak mencapai 20%, pada siklus I pertemuan pertama ketuntasan anak mencapai 30% dan saat petemuan kedua mencapai 70%. Siklus II ketuntasan anak mencapai100%, maka peneliti mengakhiri penelitian.

Disimpulkan bahwa permainan Sirkuit Kantong Ajaib dapat dijadikan pembelajaran untuk meningkatkan fisik motorik anak Taman Kanak-Kanak. Terbukti dengan tuntasnya anak dalam mlakukan pemainan ini. Bagi guru permainan ini juga dapat menjadi referensi bila ada permasalahan yang sama.




P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Penerapan permainan sirkuit geometri untuk meningkatkan kemampuan fisik motorik kelompok B di TK Dharma Wanita Kedawung 01 Nglegok Blitar / Ngestireni
2Penggunaan tari gembala sapi dalam pembelajaran anak usia dini untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar anak di kelompok A1 Taman Kanak-kanak (TK) ABA 06 Malang / Wahyu Purwaningayu Galih
3Penerapan permainan sirkuit rimba untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak Kelompok B TK Taman Indria 1 Kecamatan Klojen Kota Malang / Yuvi Indrawati Purwaningsih
4Penerapan permainan tradisional petak umpet variatif untuk meningkatkan perkembangan motorik kasar anak TK A PAUD Laboratorium UM Kota Blitar / Novia Candra Dewi
5Penggunaan permainan tradisional boy-boyan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B TK Yos Sudarso Kecamatan Sukorejo Kota Blitar / Feronika Evi Retnaningtyas


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.