Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPenerapan pembelajaran dengan pendekatan open-ended setting kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP Negeri Satu Atap 1 Karangjaya
PenulisMulyana, Dani
Pembimbing1. Toto Nusantara ; 2. Abdul Qohar
Penerbitan2016, S2 Pascasarjana.
Subyek1. MATEMATIKIA - PRESTASI BELAJAR
2. MATEMATIKA - MODAL PEMBELAJARAN
3. MATHEMATICS - STUDY AND TEACHING
LabelRt 510.76 MUL p
Abstrak

ABSTRAK



Mulyana, Dani. 2016. Penerapan Pembelajaran dengan Pendekatan Open-Ended Setting Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VIII SMP Negeri Satu Atap 1 Karangjaya. Tesis, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing; (1) Prof. Dr. Toto Nusantara, M.Si. dan (2) Dr. Abdul Qohar, M.T.



Kata Kunci: Pendekatan Open-Ended, Kooperatif Tipe STAD, Kemampuan Berpikir Kreatif



Berdasarkan hasil observasi awal, ketika siswa diberikan soal-soal open ended yang memiliki banyak kemungkinan jawaban benar, siswa masih banyak yang memberikan jawaban tunggal. Dari jawaban siswa terlihat bahwa mereka belum memiliki kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran dengan pendekatan open ended setting kooperatif tipe STAD yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP Negeri Satu Atap 1 Karangjaya.

Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di kelas VIII SMP Negeri Satu Atap 1 Karangjaya dengan subjeknya sebanyak 33 siswa. Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus. Data yang dikumpulkan antara lain berasal dari : 1) hasil observasi aktivitas siswa dan aktivitas guru selama pembelajaran berlangsung, 2) tes kuis, 3) tes akhir siklus, 4) hasil wawancara, 4) catatan lapangan.

Dari hasil penelitian, pada Siklus I persentase kemampuan berpikir kreatif siswa berada pada kategori kurang baik yaitu 35,2 %, skor rata-rata aktivitas guru berada pada kategori cukup baik yaitu 2,95 dan aktivitas siswa berada pada kategori cukup baik yaitu 2,93. Pada Siklus II persentase kemampuan berpikir kreatif siswa berada pada kategori cukup baik yaitu 53,5 %, skor rata-rata aktivitas guru berada pada kategori baik yaitu 3,55 dan aktivitas siswa berada pada kategori baik yaitu 3.45. Sehingga, memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan.

Langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan open ended setting kooperatif tipe STAD yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa adalah : 1) orientasi, 2) presentasi kelas, 3) tim (mengorganisir siswa ke dalam tim-tim belajar yang beranggotakan 4-5 siswa secara heterogen, 4) belajar kelompok (siswa belajar secara berkelompok dengan aktivitas masalah open ended), 5) kuis (siswa mengerjakan kuis berupa soal-soal open ended secara individual), 6) rekognisi tim (memberikan pengakuan atau penghargaan kepada tim belajar berdasarkan poin individu yang didapat anggota tim), 7) Penutup.

Peneliti menyarankan kepada para guru untuk (1) menerapkan pembelajaran dengan pendekatan open ended setting kooperatif tipe STAD sebagai alternatif pembelajaran di kelas, (2) mengalokasikan waktu secara baik dalam merancang perangkat pembelajaran dan mengelola pembelajaran, (3) memberikan bimbingan kepada siswa yang mengalami kesulitan pada saat mengerjakan masalah open ended secara kelompok, (4) memberikan masalah open ended yang lebih bervariasi, menarik dan mudah dipahami.




P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

Tidak ada.

P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.