Penelitian Tindakan Kelas :: UPT Perpustakaan UM




JudulPemanfaatan media boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan bercerita anak kelompok B di TK PKK Eka Kartini Desa Kedungrejo Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo oleh Amalia Hafifatus Nikmah
PenulisNikmah, Amalia Hafifatus
Pembimbing1. Tomas Iriyanto ; 2. Sandy Tegariyani Santoso
Penerbitan2016, S1 Program Studi Pendiidikan Guru Anak Usia Dini.
Subyek1. BERCERITA (TAMAN KANAK-KANAK) - MEDIA PEMBELAJARAN
2. STORYTELLING (KINDERGARTEN) - STUDY AND TEACHING
LabelRs 372.677044 NIK p
Abstrak

ABSTRAK

Nikmah, Amalia Hafifatus. 2016. Pemanfaatan Media Boneka Tangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Bercerita Anak Kelompok B Di Tk Pkk Eka Kartini Desa Kedungrejo Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tomas Iriyanto, S.Pd, (II) Sandy Tegariyani Putri Santoso, M.Pd.



Kata Kunci: kemampuan berbahasa lisan, kegiatan bercerita, boneka tangan,



Bahasa merupakan salah satu aspek perkembangan anak yang perlu untuk dikembangkan dan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan anak yang merupakan alat komunikasi bagi anak dalam mengekspresikan diri, mengungkapkan gagasan, dan berimajinasi. Kegiatan bercerita menggunakan media boneka tangan meliputi kegiatan pengembangan bahasa melalui proses bercerita dalam bentuk penggunaan media Boneka Tangan. Berdasarkan hasil observasi pada anak kelompok B di TK PKK Eka Kartini Probolinggo, diketahui bahwa kemampuan berbahasa lisan anak masih sangat kurang dan belum sesuai dengan harapan peneleliti.

Penelitian menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) sebanyak 2 siklus. Pada setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi (foto dan video). Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian meliputi langkah penyajian data dan pemberian kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bercerita dilaksanakan dengan baik oleh guru dan anak sesuai dengan langkah-langkahnya. Kemampuan berbahasa lisan anak dalam kegiatan bercerita menggunakan media boneka jari mencapai 48,6 dan persentase 37,17% dengan kriteria kurang baik pada siklus I, sedangkan pada siklus II mencapai rata-rata 78,9 dan persentase 81,82% dengan kriteria sangat baik.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemanfaatan media boneka tangan dalam kegiatan bercerita yang dilakukan guru dan anak dengan sangat baik dapat meningkatkan kemampuan berbahasa lisan anak kelompok B dengan baik pula. Disarankan pada guru kelompok B untuk hendaknya mampu melakukan inovasi yang dapat meningkatkan atau memperbaiki kualitas proses belajar mengajar dengan berbagai cara. Inovasi tersebut baik pada metode mengajar, cara belajar anak, materi pembelajaran, media pembelajaran dan sebagainya, sehingga ketika kegiatan pembelajaran dilaksanakan anak tidak jenuh. Hal ini diharapkan agar anak lebih aktif, kreatif dan imajinatif dalam kegiatan pembelajaran selanjutnya.




P.T.K yang memiliki kemiripan dengan diatas

1Pemanfaatan boneka jari untuk meningkatkan keterampilan bercerita anak kelompok A di Taman Kanak-kanak Al-Hidayah XV Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar / Rarasanti Mutiara Putri
2Upaya meningkatkan kemampuan bercerita anak kelompok A melalui permainan kartu gambar seri di TK Ahmad Yani Genengan Pakisaji Malang / Ni'matul Choiroh


P.T.K yang memiliki keterhubungan dengan diatas


Tidak ada.